Monthly Archives: May 2020

Tentang Gunung Bayangkaki

http://www.belantaraindonesia.org/2011/01/tentang-gunung-bayangkaki.html

Gunung Bayangkaki adalah gunung yang tak aktif yang terletak di Ponorogo Jawa Timur, tepatnya di Desa Temon Kecamatan Sawoo, selain indahnya alam yang luar biasa, juga gunung ini terkenal dengan segala mitos – mitosnya yang berbau mistis dan di percaya hingga kini.

Gunung Bayangkaki memiliki empat puncak, yakni paling timur bernama puncak atau gunung Ijo, puncak yang kedua bernama puncak atau Gunung Tuo, yang nomor tiga bernama Puncak Tumpak atau Puncak Bayangkaki kemudian yang ujung barat dinamakan puncak atau gunung Gentong. Tetapi kebanyakan orang tidak tahu nama keempat puncak tersebut, yang mereka tahu hanyalah Gunung Bayangkaki.

Keempat puncak tersebut memiliki keindahan alam yang luar biasa. Di balik indahnya alam dan kokohnya batu-batu besar yang menjulang tersebut, Bayangkaki memiliki keunikan – keunikan dan masih diselimuti dengan hal – hal dan sekaligus mitos yang terus berkembang dalam masyarakat sampai sekarang.

PUNCAK ATAU GUNUNG GENTHONG

Gunung Genthong ini terletak paling barat ( jika dilihat dari utara ), gunung ini merupakan gunung batu dengan puncak yang tidak rata ( melengkung ). Kalau dicermati bentuk gunung ini hampir mirip dengan kepala kera raksasa. Di puncak gunung ini tidak ada tumbuhan besar yang hidup, yang ada hanya rumput. Mitos yang berkembang dalam masyarakat dengan Gunung Genthong ini adalah ketika puncak ini sudah terbakar berarti musim penghujan akan segera tiba.  

Mitos ini sudah berkembang sejak jaman nenek moyang dulu, hingga sekarang kepercayaan tersebut masih berkembang. Menurut kepercayaan masyarakat yang membakar puncak ini bukanlah manusia. Entah apa dan siapa yang membakar puncak tersebut tidak ada yang tahu. Kapan waktu terbakarnya pun orang tidak tahu. Tiba – tiba saja gunung tersebut sudah hangus.

Walau tidak terjadi kemarau panjang dan rumput diatas puncak masih hijau, ketika musim penghujan akan tiba gunung ini pasti terbakar. Mitos ini dimanfaatkan masyarakat sekitar, ketika mengetahui puncak gunung ini sudah gosong karena terbakar, mereka segera berbenah mempersiapkan peralatan dan perlengkapan bercocok tanam.

Selain itu mitos yang berkembang, jika hutan yang ada di Bayangkaki dibuka atau dikelola menjadi lahan produktif walau cuma satu jengkal, mitosnya akan keluar hama tikus yang menyerang lahan pertanian disebelah timur gunung. Masih banyak lagi mitos yang menyelimuti Bayangkaki.

Dibalik mitos mistis yang menyelimuti Bayangkaki, Bayangkaki memiliki keindahan alam yang luar biasa. Untuk itulah bagi siapa saja yang ingin mencari suasana yang berbeda, datanglah ke Bayangkaki.

12 Kemampuan Agar Selamat Saat Di Alam Bebas

Dunia alam bebas memang dunia yang tidak mudah kita tebak dalam hal unsur memberi keselamatan bagi para perambahnya. Banyak hal yang membuat kita menjadi celaka saat berada di tengahnya. Yang paling utama adalah keteledoran kita karena tidak memiliki kemampuan agar selamat di alam bebas. Benarkah?

www.belantaraindonesia.org

Petualang dan penulis buku asal Amerika, Creek Stewart, terkenal dengan kalimatnya yang bilang bahwa bencana itu hanya masalah waktu. “Bukan apakah kita akan tertimpa bencana, tapi kapankah.” katanya dalam bukunya yang berjudul Build the Perfect Bug – Out Bag: Your 72 – Hour Disaster Survival Kit.

Dan berikut ini 12 kemampuan yang seharusnya Anda miliki agar selamat saat di alam bebas.

1. Menemukan Lokasi Bermalam Yang Aman
Anda mesti menemukan tempat yang kering dan tidak terletak lebih rendah dari permukaan tanah di sekitarnya. Hindari lembah dan area yang bisa dialiri air karena banjir bisa datang kapan saja. Pilih tempat yang jauh dari sarang serangga atau pohon – pohon lapuk. Anda tak mau ditimpuk kayu saat tidur, ‘kan?

www.belantaraindonesia.org

2. Mendirikan Shelter Darurat
Ingat ya, ini sekedar tempat berlindung. Jadi jangan harap, Anda akan menemukan kenyamanan ala di tenda. Hipotermia adalah pembunuh utama jika Anda terdampar di daerah bercuaca dingin seperti gunung. Supaya selamat, Anda butuh tempat berlindung yang terisolasi agar suhu badan tetap hangat.

Temukan beberapa cabang pohon yang cukup kuat untuk disusun sebagai tempat berlindung. Gunakan pohon yang masih berdiri sebagai tumpuan. Lapisi shelter Anda dengan daun atau ranting. Jangan lupa, lapisi juga lantainya dengan daun yang lebih lebar. Itu untuk mencegah panas tubuh diserap oleh tanah.

3. Menyalakan Api

www.belantaraindonesia.org

Anda dianjurkan menyalakan api menggunakan baterai. Baterai jenis apa saja bisa — Anda tinggal bikin arusnya jadi pendek. Hubungkan kutub (+) dan (-) dari baterai dengan kertas timah ( dari bungkus rokok atau permen karet ). Percikkan api yang akan tercipta ke bundelan yang terbuat dari benda kering dan lembut seperti akar, rumput, atau kain. Jaga api supaya tetap menyala. Siapkan kayu bakar.

4. Membesarkan Api

www.belantaraindonesia.org

Setelah berhasil menyalakan api di bundelan, Anda butuh kayu dalam beberapa ukuran: sebesar tusuk gigi, cotton bud, dan pensil. Pertama – tama, siapkan balok kayu seukuran lengan sebagai alas bundelan. Kemudian, sandarkan kayu sebesar tusuk gigi dengan miring di atas bundelan tersebut — ini akan membentuk sudut yang bisa dilalui oksigen. Tambahkan kayu yang berukuran lebih besar satu per satu. Begitu seterusnya hingga api unggun siap.

5. Mencari Air Bersih
Ada dua jenis air di alam liar: air yang bisa Anda minum dan air yang bisa membunuh Anda. Saat Anda ragu air itu bisa diminum atau tidak, pilihan terbaik adalah memasaknya. Jika opsi memasak air tak ada di menu, Anda harus bergantung pada hujan dan embun karena air hujan dan embun tak perlu dimasak. Tampung air ketika hujan. Di pagi hari, usap embun di dedaunan dengan kain lap lalu peras kainnya di wadah penampung.

www.belantaraindonesia.org

Akar – akar pohon dan beberapa jenis kaktus seperti sylibum ( milk thistles ) mengandung air di dalamnya. Kalau Anda sedang di luar negeri dan ada pohon Mapel disekitar Anda, sayat batangnya karena getah pohon mapel bisa jadi sirup berenergi buat Anda.

6. Memanen Air Dari Pohon

www.belantaraindonesia.org

Seperti manusia, tumbuhan itu juga ‘berkeringat’ sepanjang hari. Proses menguapkan air ini namanya transpirasi. Untuk bisa memanen air bersih dan bisa diminum ini, Anda tinggal membungkus ranting pohon yang berdaun dengan plastik, lalu ikat plastiknya rapat – rapat. Dalam waktu beberapa jam air udah terkumpul di dalam plastik dan siap diminum.

7. Mencari Tumbuhan Yang Bisa Dimakan
Dalam,situasi dimana tujuan utama Anda adalah bertahan hidup, tak usah muluk – muluk berniat berburu hewan liar. Jangankan rusa, kelinci saja susah ditangkap. Gantungkan hidup Anda pada hewan – hewan kecil kayak ikan, katak, atau kadal.

www.belantaraindonesia.org

Namun, pilihan paling aman adalah menyantap tumbuhan. Pisang dan nanas sangat mudah ditemukan di hutan Indonesia. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi rotan, rebung, daun semanggi, dan paku – pakuan. Tambah wawasan Anda soal makanan di alam liar dari buku – buku panduan.

8. Berburu Dengan Tombak
Ketika hasrat karnivora Anda sudah tak bisa dibendung lagi, buatlah tombak bermata empat yang akan jauh lebih efektif dalam menangkap ikan dan hewan buruan lain daripada tombak bermata tunggal. Caranya, tebas kayu pohon sehingga panjangnya sama dengan tombak pada umumnya dan diameternya kira – kira 2,5 sentimeter.

www.belantaraindonesia.org

Belah salah satu ujungnya jadi empat bagian, masing – masing sepanjang 25 cm. Sempalkan kayu atau batu kecil agar empat bagian tadi terpisah. Tajamkan ujung – ujungnya. Jadilah tombak bermata empat hasil kerja keras Anda.

9. Membaca Kompas Alam

www.belantaraindonesia.org

Jika GPS dan kompas Anda rusak ( atau lupa Anda bawa ), dengan mudah Anda bisa menentukan arah timur dan barat dari posisi Matahari terbit dan terbenam. Jika Anda menggunakan jam tangan analog, hadapkan jarum jam ke arah Matahari. Tarik garis imajiner diantara jarum jam dan angka 12 — itu adalah garis yang menghubungkan utara dan selatan.

10. Membaca Rasi Bintang
Cari paling mudah untuk menentukan arah mata angin setelah Matahari terbenam ialah menemukan rasi bintang Beruang Besar. Rasi ini dikenal juga dengan nama Gayung Besar. Istimewanya, ketika rasi bintang lain berputar dan ‘berpindah’ sepanjang malam rasi bintang ini tetap berada di utara.

www.belantaraindonesia.org

Ciri – ciri gugusan bintang ini adalah terdiri dari 7 bintang dan berbentuk gayung. Nah, di seberang Gayung Besar terdapat gugusan bintang Gayung Kecil, yang seperti namanya berukuran lebih kecil dan tidak sebenderang Gayung Besar. Di ujung ‘gagang’ Gayung Kecil terdapat Polaris a.k.a. North Star: arah utara yang paling hakiki. Di daerah khatulistiwa seperti Indonesia, North Star bisa ditemui di dekat garis horizon.

11. Membuat Simpul Bowline

www.belantaraindonesia.org

Beruntung jika Anda dulu rajin ikut kegiatan Pramuka: anak – anak Pramuka mengatakan, simpul ini sebagai simpul bendera. Bagi Anda yang belum tahu, simpul ini berguna untuk mengikat dan menahan beban. Semakin berat beban yang ditahannya, semakin kencang simpul itu mengikat.

12. Mengirim Sinyal S.O.S
Pada suatu waktu, mungkin karena kondisi fisik, satu – satunya harapan Anda adalah menunggu pertolongan. Pastikan Anda berada di tempat terbuka seperti padang rumput atau puncak bukit agar Anda mudah dilihat dan dievakuasi. Pilihan pertama membuat sinyal ialah dengan kepulan asap dari api.

www.belantaraindonesia.org

Harap diingat: ini bukan soal api besar saja, tapi juga bagimana caranya asap yang Anda hasilkan bisa mengepul tebal sehingga menarik perhatian pesawat atau kapal yang lewat. Jadi ketika api yang Anda buat udah membara, tumpukkan dedaunan dan rumput yang masih hijau dan lembab di atasnya. Asap akan mengepul tebal. Walaupun hanya bertahan 10 – 15 detik, itu akan cukup untuk menarik perhatian.

Sinyal Dari Cermin
Pilihan kedua adalah menggunakan sinyal dari cermin. Bahkan refleksi dari cahaya Bulan bisa dilihat dari jarak hampir 160 kilometer, lebih jauh jangkauannya daripada senter. Manfaatkan benda apapun yang bisa memantulkan cahaya seperti spion atau layar ponsel.

www.belantaraindonesia.org


Kuncinya ialah mengarahkan pantulan cahaya secara tepat, dan ini cukup mudah. Arahkan cermin Anda ke Matahari atau Bulan ( tidak secara langsung, tapi dimiringkan sedikit ) hingga Anda melihat pantulan cahaya di permukaan cermin tersebut.

Ketika Anda melihat kapal atau pesawat lewat, bikin salam peace dengan salah satu tangan Anda, dan “letakkan” kapal atau pesawat nan jauh disana itu di antara dua jari damai tadi. Kemudian gerakkan pemantul cahaya maju dan mundur dibelakang salam peace Anda.

10 Budaya Indonesia Yang Pernah Di Klaim Malaysia

Indonesia negara yang kaya akan budaya dan aneka ragam kekayaan lainnya. Semua yang dimiliki Indonesia tentu menjadi kebanggaan rakyatnya yang jumlahnya ratusan juta berjajar di pulau – pulau yang jumlahnya juga ribuan. Tetapi seiring itu, kabar tidak sedap pun berhembus, bahwa budaya Indonesia di klaim oleh negara tetangga, Malaysia.

Sedih, marah, bingung. Tetapi lebih baik kita mencintai budaya Indonesia dengan terlebih dahulu mengenalnya. Dan inilah 10 budaya Indonesia yang pernah di klaim Malaysia.

1. Batik
Kepemilikan batik sebagai warisan budaya tak berbenda menggelinding setelah Malaysia mengklaim sebagai warisan nenek moyangnya. Untuk mengakhiri polemik, Pemerintah Indonesia akhirnya mendaftarkan batik ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan.

www.belantaraindonesia.org

3 September 2008 sebagai titik awal proses Nominasi Batik Indonesia ke UNESCO. Namun baru diterima secara resmi oleh UNESCO pada 9 Januari 2009. UNESCO kemudian melakukan pengujian tertutup di Paris 11-14 Mei 2009. Hasilnya, 2 Oktober 2009, UNESCO mengukuhkan batik sebagai warisan budaya IndonesiaBatik adalah milik Indonesia Malaysia tak berhak lagi mengklaimnya.

2. Lagu Rasa Sayange

www.belantaraindonesia.org

Polemik klaim lagu “Rasa Sayange” cepat berakhir. Pemerintah Malaysia sendiri yang mengakhirinya. 11 November 2007, Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Budaya Malaysia, Rais Yatim mengakui bahwa Rasa Sayange adalah milik Indonesia.

3. Reog Ponorogo

www.belantaraindonesia.org

Usai mengklaim Lagu Rasa Sayange, perilaku Malaysia yang suka mengklaim budaya Indonesia berlanjut. Namun masalah ini tidak berlanjut ke UNESCO karena Pemerintah Diraja Malaysia melakukan klarifikasi. Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Zainal Abidin Muhammad Zain membantah bahwa Pemerintah Malaysia tidak pernah mengklaim Reog Ponorogo. Reog Ponorogo sendiri kata dia bukan sebagai budaya asli negaranya.

4. Wayang Kulit

www.belantaraindonesia.org

Malaysia pernah mengklaim wayang kulit sebagai budayanya. Padahal sudah jelas wayang kulit ini adalah budaya khas Jawa. Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 27 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi.

5. Kuda Lumping

www.belantaraindonesia.org

Tarian ini berasal dari Jawa. Namun, orang – orang Jawa mewariskannya kepada anak – anaknya yang sudah menetap di Malaysia sehingga diklaim sebagai budaya warisan negeri Jiran.

6. Rendang Padang

www.belantaraindonesia.org

Klaim Rendang Padang tak berlangsung lama karena dalam catatan sejarah masakan yang paling enak di dunia itu bukanlah produk asli Malaysia. Masakan Rendang berasal dari Sumatera Barat.

7. Keris
Keris merupakan salah satu senjata para raja Majapahit. Wilayah yang paling banyak memakai keris adalah Jawa, Madura, Nusa Tenggara, Sumatera, Pesisir Kalimantan dan Sulawesi. Malaysia tak bisa mengklaimnya karena sejarah membuktikan bahwa budaya Indonesia.

www.belantaraindonesia.org

Bukti keris merupakan budaya Indonesia terdapat di Candi Borobudur. Dalam satu panel relief Candi Borobudur ( abad ke – 9 ) yang memperlihatkan seseorang memegang benda serupa keris.

8. Angklung

www.belantaraindonesia.org

Angklung adalah budaya khas dari masyarakat Sunda, Jawa Barat, Indonesia. Warisan leluhur ini juga pernah diklaim oleh Malaysia. Polemik klaim Malaysia berakhir setelah alat musik ini terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia di UNESCO sejak November 2010.

9. Tari Pendet dan Tari Piring
Kedua tari yang berasal dari Pulau Sumatera ini juga pernah diklaim Malaysia. Tari piring adalah salah satu seni tari tradisional di Minangkabau yang berasal dari Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat.

www.belantaraindonesia.org
www.belantaraindonesia.org

Sementara Tari Pendet dari Bali. Namun yang paling menonjol klaim Malaysia pada Tari Pendet. Sebab tari ini dijadikan sebagai iklan promosi kunjungan ke Malasyia “Visit Malaysia Years”.

10. Gamelan Jawa

www.belantaraindonesia.org

Gamelan Jawa merupakan alat musik khas Jawa yang terdiri dari berbagai macam alat musik. Selain bonang, gong, ada pula rebab dan alat musik lainnya yang biasanya mengiringi wayang.

KINI, ADA BEBERAPA BENDA ATAU MAKANAN KHAS INDONESIA SUDAH DI KLAIM YAITU : NASI GORENG, GAMELAN, CENDOL DAN ADA BEBERAPA LAGI. Entah apalagi nanti, mungkin Belantara Indonesia jadi Belantara Malaysia!