Tentang Gunung Bayangkaki

http://www.belantaraindonesia.org/2011/01/tentang-gunung-bayangkaki.html

Gunung Bayangkaki adalah gunung yang tak aktif yang terletak di Ponorogo Jawa Timur, tepatnya di Desa Temon Kecamatan Sawoo, selain indahnya alam yang luar biasa, juga gunung ini terkenal dengan segala mitos – mitosnya yang berbau mistis dan di percaya hingga kini.

Gunung Bayangkaki memiliki empat puncak, yakni paling timur bernama puncak atau gunung Ijo, puncak yang kedua bernama puncak atau Gunung Tuo, yang nomor tiga bernama Puncak Tumpak atau Puncak Bayangkaki kemudian yang ujung barat dinamakan puncak atau gunung Gentong. Tetapi kebanyakan orang tidak tahu nama keempat puncak tersebut, yang mereka tahu hanyalah Gunung Bayangkaki.

Keempat puncak tersebut memiliki keindahan alam yang luar biasa. Di balik indahnya alam dan kokohnya batu-batu besar yang menjulang tersebut, Bayangkaki memiliki keunikan – keunikan dan masih diselimuti dengan hal – hal dan sekaligus mitos yang terus berkembang dalam masyarakat sampai sekarang.

PUNCAK ATAU GUNUNG GENTHONG

Gunung Genthong ini terletak paling barat ( jika dilihat dari utara ), gunung ini merupakan gunung batu dengan puncak yang tidak rata ( melengkung ). Kalau dicermati bentuk gunung ini hampir mirip dengan kepala kera raksasa. Di puncak gunung ini tidak ada tumbuhan besar yang hidup, yang ada hanya rumput. Mitos yang berkembang dalam masyarakat dengan Gunung Genthong ini adalah ketika puncak ini sudah terbakar berarti musim penghujan akan segera tiba.  

Mitos ini sudah berkembang sejak jaman nenek moyang dulu, hingga sekarang kepercayaan tersebut masih berkembang. Menurut kepercayaan masyarakat yang membakar puncak ini bukanlah manusia. Entah apa dan siapa yang membakar puncak tersebut tidak ada yang tahu. Kapan waktu terbakarnya pun orang tidak tahu. Tiba – tiba saja gunung tersebut sudah hangus.

Walau tidak terjadi kemarau panjang dan rumput diatas puncak masih hijau, ketika musim penghujan akan tiba gunung ini pasti terbakar. Mitos ini dimanfaatkan masyarakat sekitar, ketika mengetahui puncak gunung ini sudah gosong karena terbakar, mereka segera berbenah mempersiapkan peralatan dan perlengkapan bercocok tanam.

Selain itu mitos yang berkembang, jika hutan yang ada di Bayangkaki dibuka atau dikelola menjadi lahan produktif walau cuma satu jengkal, mitosnya akan keluar hama tikus yang menyerang lahan pertanian disebelah timur gunung. Masih banyak lagi mitos yang menyelimuti Bayangkaki.

Dibalik mitos mistis yang menyelimuti Bayangkaki, Bayangkaki memiliki keindahan alam yang luar biasa. Untuk itulah bagi siapa saja yang ingin mencari suasana yang berbeda, datanglah ke Bayangkaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *