Not seeing a Kembali Ke Atas? Go to our FAQ page for more info.
Join Us on FacebookFollow us on TwitterAdd to Circles
+81391470737 savanna@belantaraindonesia.org

Legenda Dan Mitos Di 7 Gunung Indonesia

Satu hal yang tak pernah bisa lepas dari Indonesia adalah hal - hal yang berbau mitos, mistis dan klenik. Di masa lalu, sebelum gelombang persebaran agama datang, rakyat Indonesia banyak yang menganut kepercayaan seperti animise atau dinamisme. Mereka percaya adanya roh - roh penunggu benda tertentu, bahkan ada juga yang sampai menyembahnya.

Kepercayaan seperti ini terus berlanjut hingga sekarang. Bahkan diturunkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Salah satu kepercayaan yang masih kental adalah percaya adanya penunggu atau pemilik dari suatu gunung api di Indonesia. Hampir setiap gunung api besar di Indonesia memiliki legenda dan kisah unik yang dipercaya nyata adanya. Berikut ini legenda dan mitos di 7 gunung Indonesia.

1. Gunung Kelud

Gunung Kelud memiliki legenda yang terus diturunkan dari mulut ke mulut. Alkisah ada seorang manusia berkepala sapi yang ingin menikahi gadis dari kerajaan Majapahit. Ia mengikuti berbagai sayembara dan akhirnya menang. Namun sayang, sang putri pujaan hati enggan menikahinya.

www.belantaraindonesia.org

Akhirnya sang putri meminta syarat kepada Lembu Sura, si manusia berkepala sapi untuk membuat sumur di puncak Gunung Kelud. Jika keinginan putri dipenuhi maka ia mau dinikahi. Tentu saja permintaan itu dipenuhi oleh Lembu Sura. Ia menggali gunung dengan culanya. Sang Putri akhirnya panik karena Lembu Sura akan berhasil. Akhirnya ia meminta ayahnya yang merupakan Prabu Brawijaya untuk mengubur lubang galian yang masih ada Lembu Sura di dalamnya.

Lembu Sura yang ada di dalam meminta tolong dan memohon untuk dikeluarkan. Namun ia harus menerima kenyataan jika mereka memang sengaja mengubur untuk melenyapkan di manusia berkepala sapi ini. Dengan sisa tenaga, akhirnya Lembu Sura mengutuk Kerajaan Majapahit dengan bunyi seperti ini:

Yoh, Kediri sesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping - kaping yaiku Kediri dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung dadi kedung.” ( Ya, Kediri akan dapat balasanku berkali - kali, Kediri jadi sungai, Blitar jadi daratan, dan Tulungagung jadi perairan dalam. )

Dan benar juga, Kelud terus meletus dan membumihanguskan kerajaan. Jika anda datang melihat Gunung Kelud, patung Lembu Sura akan menyambut anda dengan gagahnya. Pemerintah setempat sengaja membuatnya untuk persembahan. Jika kondisi Kelud mulai panas, biasanya pemerintah Blitar atau Kediri melakukan upacara larung sesaji agar “Lembu Sura” tidak mengamuk lagi.

2. Gunung Bromo

Gunung Bromo adalah ikon pariwisata di Jawa Timur. Hampir setiap hari ada ratusan turis dari berbagai negara datang untuk menikmati keindahan gunung dan Matahari terbit. Di balik keindahan ini, ternyata Bromo menyimpan legenda yang terus hidup hingga sekarang.

www.belantaraindonesia.org

Dahulu kala di Bromo hiduplah seorang pemuda bernama Joko Seger yang jatuh hati dengan gadis keturunan dewa bernama Rara Anteng. Mereka menjalin kasih hingga memutuskan akan menikah. Namun rencana itu harus terhenti karena ada orang jahat dan sakti yang mendadak melamar Rara Anteng.

Gadis cantik itu tak bisa menolak karena takut, namun ia membuat persyaratan kepada si pria jahat sebelum pernikahannya dilaksanakan. Rara Anteng menyuruhnya membuat lautan di Bromo dalam waktu semalam. Pria jahat itu menyanggupi, ia mengeruk tanah menggunakan batok kelapa semalaman.

Rara Anteng takut jika lautan itu akan selesai sebelum ayam pertama berkokok. Akhirnya ia memukulkan alu seperti saat menumbuk padi. Mendengar bunyi tetabuhan itu ayam-ayam bangun. Si pria jahat akhirnya kalah, ia mengamuk dan melempar batok yang sekarang menjadi Gunung Batok.

Rara Anteng dan Jaka Seger akhirnya menikah. Namun mereka tak kunjung dikaruniai anak. Akhirnya mereka melakukan pertapaan di gunung. Sebuah suara gaib terdengar dan bilang jika mereka akan memberi anak tapi anak pertama harus dikorbankan ke gunung.

Rara Anteng dan Jaka Seger setuju. Mereka akhirnya dikaruniai 25 anak, namun ingkar janji karena tak tega anaknya dikorbankan. Akhirnya terjadilah bencana dan anak pertama mereka mati. Sejak saat itu budaya upacara Kasada mulai diadakan sebagai ganti pengorbanan manusia ke dalam gunung. Oh ya, nama Suku Tengger berasal dari singkatan Rara Anteng dan Jaka Seger.

3. Gunung Merapi

Gunung Merapi memiliki banyak sekali versi legenda yang dipercaya oleh masyarakat sekitarnya. Namun yang paling dominan adalah adanya kerajaan gaib yang bersarang di puncak gunung. Para makhluk gaib ini dipercaya akan membawa petaka yang sangat besar kepada masyarakat di Yogyakarta.

www.belantaraindonesia.org

Itulah mengapa Keraton Yogyakarta selalu menunjuk salah satu abdi dalemnya untuk menjadi juru kunci gunung. Salah satu juru kunci yang paling terkenal adalah Mbah Maridjan yang meninggal saat erupsi Merapi beberapa tahun lalu.

Beberapa tempat di Gunung Merapi dijadikan tempat makhluk halus untuk tinggal. Sebut saja Pasar Bubrah, tempat ini dipercaya ramai saat malam karena para makhluk halus mulai keluar dmeruan muncul. Selain itu ada tempat-tempat seperti Hutan Patuk Alap - Alap yang digunakan untuk penggembalaan ternak milik kerajaan gaib Merapi.

Di waktu - waktu tertentu hewan gaib seperti macan putih, ular besar, dan lainnya kerap membuat orang yang mendaki harus lari terpontang - panting. Satu hal yang harus dipahami ketika ke Gunung Merapi: selalulah jaga hati, lisan, dan perbuatan.

4. Gunung Semeru

Gunung paling tinggi di Pulau Jawa ini ternyata memiliki legenda yang sangat unik. Diceritakan bahwa dahulunya Pulau Jawa adalah pulau yang mengapung - apung di lautan lepas. Para dewa tahu itu dan akhirnya memutuskan memakunya agar diam dan tak terus terbawa arus laut.

www.belantaraindonesia.org

Mereka memaku Pulau Jawa dengan memindahkan Gunung Meru dari India menuju Jawa. Dewa Wisnu mengubah wujudnya menjadi kura - kura raksasa dan Dewa Brahma berubah jadi Ular besar untuk mengikat gunung.

Akhirnya Gunung Meru itu sampai dan membuat Pulau Jawa diam. Orang Hindu di Jawa dan Bali percaya jika Gunung Meru yang serang bernama Semeru ini merupakan tempat persemayaman banyak Dewa. Selain itu, puncak Gunung merupakan gerbang yang menghubungkan dunia Dewa dan manusia.

Saking sakralnya, masyarakat Hindu kerap melakukan upacara keagamaan di tempat ini. Anda boleh percaya atau tidak dengan legenda ini. Namun yang jelas, Gunung Semeru menyimpan banyak sekali keindahan yang tak bisa dilewatkan. Itulah mengapa gunung ini selalu menjadi tujuan pendakian yang menantang. Bahkan dijadikan seting pembuatan salah satu film nasional.

5. Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu yang terletak di Jawa Barat selalu identik dengan legenda Sangkuriang. Anda mungkin masih ingat cerita tentang Dayang Sumbi yang menikahi anjing sakti karena sumpahnya sendiri. Dari pernikahan itu ia dikaruniai anak dan dinamai Sangkuriang.

www.belantaraindonesia.org

Suatu ketika Sangkuriang membunuh anjing bernama Tumang yang sebenarnya ayah kandungnya sendiri. Sang ibu marah dan memukulkan centong nasi ke kening Sangkuriang hingga membuat bekas yang dalam.

Singkat cerita Dayang Sumbi diusir dari kerajaan dan Sangkuriang pergi mengembara. Saat dewasa Sangkuriang terpesona dengan kecantikan ibunya sendiri. Ia memaksa untuk menikahi Dayang Sumbi. Mengetahui pria tampan itu anaknya, Dayang Sumbi akhirnya membuat syarat yang sangat sulit.

Ia menyuruh Sangkuriang membuat bendungan di sepanjang bukit dan membuat perahu dalam waktu semalam. Mengetahui Sangkuriang akan berhasil, Dayang Sumbi melakukan berbagai cara untuk menggagalkan tantangan yang sedang dikerjakan.

Dan benar saja, tantangan itu akhirnya gagal, karena ayam terlanjur berkokok namun perahu tak kunjung kelar. Sangkuriang tahu jika ia sedang ditipu. Akhirnya untuk meluapkan amarahnya, ia menjebol bendungan hingga mengakibatkan banjir bandang. Perahu yang ia buat dilempar dan berubah jadi Gunung Tangkuban Perahu. Dayang Sumbi akhirnya meninggal dan hilang dalam banjir yang dibuat Sangkuriang.

6. Gunung Kemukus

Banyak sekali versi yang beredar mengenai legenda Gunung Kemukus yang terletak di Jawa Tengah ini. Salah satu versi yang banyak diketahui orang adalah kisah hubungan gelap antara Pangeran Samudro dan Ibu tirinya.

www.belantaraindonesia.org

Keduanya melakukan hubungan badan di Gunung Kemukus namun ketahuan. Akhirnya mereka dibunuh dan disemayamkan di salah satu bagian gunung. Saat ini Gunung Kemukus justru digunakan sebagai lokasi prostitusi terselubung dengan latar belakang kisah Pangeran Samudro.

Dipercaya jika melakukan hubungan badan dengan bukan pasangannya, keinginan dan harapan akan dikabulkan. Akhirnya banyak orang berduyun - duyun datang ke sini untuk mencoba ritual nakal itu. Akibat dari adanya legenda agak nyeleneh ini, banyak sekali bermunculan lokalisasi dadakan di Gunung Kemukus. Tujuannya hanya satu, menjembatani pengunjung untuk melakukan ritual uniknya: bercinta tujuh kali dengan bukan pasangan! Edan!

7. Gunung Slamet

Gunung Slamet awalnya bernama Gunung Gora. Seorang pangeran bernama Syeh Maulana mengubah nama gunung setelah ia mendapatkan keselamatan di sana. Singkat cerita sehabis melaksanakan ibadah Solat Subuh, Syeh Maulana melihat cahaya yang sangat terang di langit.

www.belantaraindonesia.org

Ia tertarik dan akhirnya mengikutinya hingga sampai di pesisir pantai Gresik, Jawa Timur. Saat itu cahaya telah hilang. Namun hari berikutnya muncul cahaya di sekitaran pantai Pemalang, Jawa Tengah. Syeh Maulana mengikuti lagi cahaya aneh itu.

Sebelum sampai tempat, Syeh Maulana mengalami gatal seluruh tubuh yang membuatnya tak bisa melakukan apa - apa. Akhirnya ia memohon petunjuk dan diberi mimpi agar mengunjungi Gunung Gora. Di sana Syeh Maulana akhirnya mandi di pancuran air panas yang membuatnya sembuh dari penyakit. Ia akhirnya memutuskan untuk menetap di daerah itu dan mengubah nama Gunung Gora menjadi Gunung Slamet. Karena telah menyelamatkannya.

Selain itu, sebuah legenda menyebutkan jika Gunung Slamet adalah gunung yang memberi keselamatan bagi warga sekitar. Jika sampai gunung ini meletus artinya bencana besar akan terjadi dan membuat Pulau Jawa akan pecah menjadi dua bagian sama besar. Saat ini Gunung Slamet digunakan sebagai tempat wisata dengan pemandian terkenalnya Baturaden.

Itulah legenda dan mitos di 7 gunung Indonesia.  Anda boleh percaya atau pun tidak. Namun kisah ini telah membumi dan bertahan lama, bahkan lebih tua kisah ini dari Anda. So, dari tujuh gunung ini mana yang pernah anda kunjungi sebelumnya?  src

 
Satu hal yang tak pernah bisa lepas dari Indonesia adalah hal - hal yang berbau mitos, mistis dan klenik. Di masa lalu, sebelum gelombang persebaran agama datang, rakyat Indonesia banyak yang menganut kepercayaan seperti animise atau dinamisme. Mereka percaya adanya roh - roh penunggu benda tertentu, bahkan ada juga yang sampai menyembahnya.

Kepercayaan seperti ini terus berlanjut hingga sekarang. Bahkan diturunkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Salah satu kepercayaan yang masih kental adalah percaya adanya penunggu atau pemilik dari suatu gunung api di Indonesia. Hampir setiap gunung api besar di Indonesia memiliki legenda dan kisah unik yang dipercaya nyata adanya. Berikut ini legenda dan mitos di 7 gunung Indonesia.

1. Gunung Kelud

Gunung Kelud memiliki legenda yang terus diturunkan dari mulut ke mulut. Alkisah ada seorang manusia berkepala sapi yang ingin menikahi gadis dari kerajaan Majapahit. Ia mengikuti berbagai sayembara dan akhirnya menang. Namun sayang, sang putri pujaan hati enggan menikahinya.

www.belantaraindonesia.org

Akhirnya sang putri meminta syarat kepada Lembu Sura, si manusia berkepala sapi untuk membuat sumur di puncak Gunung Kelud. Jika keinginan putri dipenuhi maka ia mau dinikahi. Tentu saja permintaan itu dipenuhi oleh Lembu Sura. Ia menggali gunung dengan culanya. Sang Putri akhirnya panik karena Lembu Sura akan berhasil. Akhirnya ia meminta ayahnya yang merupakan Prabu Brawijaya untuk mengubur lubang galian yang masih ada Lembu Sura di dalamnya.

Lembu Sura yang ada di dalam meminta tolong dan memohon untuk dikeluarkan. Namun ia harus menerima kenyataan jika mereka memang sengaja mengubur untuk melenyapkan di manusia berkepala sapi ini. Dengan sisa tenaga, akhirnya Lembu Sura mengutuk Kerajaan Majapahit dengan bunyi seperti ini:

Yoh, Kediri sesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping - kaping yaiku Kediri dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung dadi kedung.” ( Ya, Kediri akan dapat balasanku berkali - kali, Kediri jadi sungai, Blitar jadi daratan, dan Tulungagung jadi perairan dalam. )

Dan benar juga, Kelud terus meletus dan membumihanguskan kerajaan. Jika anda datang melihat Gunung Kelud, patung Lembu Sura akan menyambut anda dengan gagahnya. Pemerintah setempat sengaja membuatnya untuk persembahan. Jika kondisi Kelud mulai panas, biasanya pemerintah Blitar atau Kediri melakukan upacara larung sesaji agar “Lembu Sura” tidak mengamuk lagi.

2. Gunung Bromo

Gunung Bromo adalah ikon pariwisata di Jawa Timur. Hampir setiap hari ada ratusan turis dari berbagai negara datang untuk menikmati keindahan gunung dan Matahari terbit. Di balik keindahan ini, ternyata Bromo menyimpan legenda yang terus hidup hingga sekarang.

www.belantaraindonesia.org

Dahulu kala di Bromo hiduplah seorang pemuda bernama Joko Seger yang jatuh hati dengan gadis keturunan dewa bernama Rara Anteng. Mereka menjalin kasih hingga memutuskan akan menikah. Namun rencana itu harus terhenti karena ada orang jahat dan sakti yang mendadak melamar Rara Anteng.

Gadis cantik itu tak bisa menolak karena takut, namun ia membuat persyaratan kepada si pria jahat sebelum pernikahannya dilaksanakan. Rara Anteng menyuruhnya membuat lautan di Bromo dalam waktu semalam. Pria jahat itu menyanggupi, ia mengeruk tanah menggunakan batok kelapa semalaman.

Rara Anteng takut jika lautan itu akan selesai sebelum ayam pertama berkokok. Akhirnya ia memukulkan alu seperti saat menumbuk padi. Mendengar bunyi tetabuhan itu ayam-ayam bangun. Si pria jahat akhirnya kalah, ia mengamuk dan melempar batok yang sekarang menjadi Gunung Batok.

Rara Anteng dan Jaka Seger akhirnya menikah. Namun mereka tak kunjung dikaruniai anak. Akhirnya mereka melakukan pertapaan di gunung. Sebuah suara gaib terdengar dan bilang jika mereka akan memberi anak tapi anak pertama harus dikorbankan ke gunung.

Rara Anteng dan Jaka Seger setuju. Mereka akhirnya dikaruniai 25 anak, namun ingkar janji karena tak tega anaknya dikorbankan. Akhirnya terjadilah bencana dan anak pertama mereka mati. Sejak saat itu budaya upacara Kasada mulai diadakan sebagai ganti pengorbanan manusia ke dalam gunung. Oh ya, nama Suku Tengger berasal dari singkatan Rara Anteng dan Jaka Seger.

3. Gunung Merapi

Gunung Merapi memiliki banyak sekali versi legenda yang dipercaya oleh masyarakat sekitarnya. Namun yang paling dominan adalah adanya kerajaan gaib yang bersarang di puncak gunung. Para makhluk gaib ini dipercaya akan membawa petaka yang sangat besar kepada masyarakat di Yogyakarta.

www.belantaraindonesia.org

Itulah mengapa Keraton Yogyakarta selalu menunjuk salah satu abdi dalemnya untuk menjadi juru kunci gunung. Salah satu juru kunci yang paling terkenal adalah Mbah Maridjan yang meninggal saat erupsi Merapi beberapa tahun lalu.

Beberapa tempat di Gunung Merapi dijadikan tempat makhluk halus untuk tinggal. Sebut saja Pasar Bubrah, tempat ini dipercaya ramai saat malam karena para makhluk halus mulai keluar dmeruan muncul. Selain itu ada tempat-tempat seperti Hutan Patuk Alap - Alap yang digunakan untuk penggembalaan ternak milik kerajaan gaib Merapi.

Di waktu - waktu tertentu hewan gaib seperti macan putih, ular besar, dan lainnya kerap membuat orang yang mendaki harus lari terpontang - panting. Satu hal yang harus dipahami ketika ke Gunung Merapi: selalulah jaga hati, lisan, dan perbuatan.

4. Gunung Semeru

Gunung paling tinggi di Pulau Jawa ini ternyata memiliki legenda yang sangat unik. Diceritakan bahwa dahulunya Pulau Jawa adalah pulau yang mengapung - apung di lautan lepas. Para dewa tahu itu dan akhirnya memutuskan memakunya agar diam dan tak terus terbawa arus laut.

www.belantaraindonesia.org

Mereka memaku Pulau Jawa dengan memindahkan Gunung Meru dari India menuju Jawa. Dewa Wisnu mengubah wujudnya menjadi kura - kura raksasa dan Dewa Brahma berubah jadi Ular besar untuk mengikat gunung.

Akhirnya Gunung Meru itu sampai dan membuat Pulau Jawa diam. Orang Hindu di Jawa dan Bali percaya jika Gunung Meru yang serang bernama Semeru ini merupakan tempat persemayaman banyak Dewa. Selain itu, puncak Gunung merupakan gerbang yang menghubungkan dunia Dewa dan manusia.

Saking sakralnya, masyarakat Hindu kerap melakukan upacara keagamaan di tempat ini. Anda boleh percaya atau tidak dengan legenda ini. Namun yang jelas, Gunung Semeru menyimpan banyak sekali keindahan yang tak bisa dilewatkan. Itulah mengapa gunung ini selalu menjadi tujuan pendakian yang menantang. Bahkan dijadikan seting pembuatan salah satu film nasional.

5. Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu yang terletak di Jawa Barat selalu identik dengan legenda Sangkuriang. Anda mungkin masih ingat cerita tentang Dayang Sumbi yang menikahi anjing sakti karena sumpahnya sendiri. Dari pernikahan itu ia dikaruniai anak dan dinamai Sangkuriang.

www.belantaraindonesia.org

Suatu ketika Sangkuriang membunuh anjing bernama Tumang yang sebenarnya ayah kandungnya sendiri. Sang ibu marah dan memukulkan centong nasi ke kening Sangkuriang hingga membuat bekas yang dalam.

Singkat cerita Dayang Sumbi diusir dari kerajaan dan Sangkuriang pergi mengembara. Saat dewasa Sangkuriang terpesona dengan kecantikan ibunya sendiri. Ia memaksa untuk menikahi Dayang Sumbi. Mengetahui pria tampan itu anaknya, Dayang Sumbi akhirnya membuat syarat yang sangat sulit.

Ia menyuruh Sangkuriang membuat bendungan di sepanjang bukit dan membuat perahu dalam waktu semalam. Mengetahui Sangkuriang akan berhasil, Dayang Sumbi melakukan berbagai cara untuk menggagalkan tantangan yang sedang dikerjakan.

Dan benar saja, tantangan itu akhirnya gagal, karena ayam terlanjur berkokok namun perahu tak kunjung kelar. Sangkuriang tahu jika ia sedang ditipu. Akhirnya untuk meluapkan amarahnya, ia menjebol bendungan hingga mengakibatkan banjir bandang. Perahu yang ia buat dilempar dan berubah jadi Gunung Tangkuban Perahu. Dayang Sumbi akhirnya meninggal dan hilang dalam banjir yang dibuat Sangkuriang.

6. Gunung Kemukus

Banyak sekali versi yang beredar mengenai legenda Gunung Kemukus yang terletak di Jawa Tengah ini. Salah satu versi yang banyak diketahui orang adalah kisah hubungan gelap antara Pangeran Samudro dan Ibu tirinya.

www.belantaraindonesia.org

Keduanya melakukan hubungan badan di Gunung Kemukus namun ketahuan. Akhirnya mereka dibunuh dan disemayamkan di salah satu bagian gunung. Saat ini Gunung Kemukus justru digunakan sebagai lokasi prostitusi terselubung dengan latar belakang kisah Pangeran Samudro.

Dipercaya jika melakukan hubungan badan dengan bukan pasangannya, keinginan dan harapan akan dikabulkan. Akhirnya banyak orang berduyun - duyun datang ke sini untuk mencoba ritual nakal itu. Akibat dari adanya legenda agak nyeleneh ini, banyak sekali bermunculan lokalisasi dadakan di Gunung Kemukus. Tujuannya hanya satu, menjembatani pengunjung untuk melakukan ritual uniknya: bercinta tujuh kali dengan bukan pasangan! Edan!

7. Gunung Slamet

Gunung Slamet awalnya bernama Gunung Gora. Seorang pangeran bernama Syeh Maulana mengubah nama gunung setelah ia mendapatkan keselamatan di sana. Singkat cerita sehabis melaksanakan ibadah Solat Subuh, Syeh Maulana melihat cahaya yang sangat terang di langit.

www.belantaraindonesia.org

Ia tertarik dan akhirnya mengikutinya hingga sampai di pesisir pantai Gresik, Jawa Timur. Saat itu cahaya telah hilang. Namun hari berikutnya muncul cahaya di sekitaran pantai Pemalang, Jawa Tengah. Syeh Maulana mengikuti lagi cahaya aneh itu.

Sebelum sampai tempat, Syeh Maulana mengalami gatal seluruh tubuh yang membuatnya tak bisa melakukan apa - apa. Akhirnya ia memohon petunjuk dan diberi mimpi agar mengunjungi Gunung Gora. Di sana Syeh Maulana akhirnya mandi di pancuran air panas yang membuatnya sembuh dari penyakit. Ia akhirnya memutuskan untuk menetap di daerah itu dan mengubah nama Gunung Gora menjadi Gunung Slamet. Karena telah menyelamatkannya.

Selain itu, sebuah legenda menyebutkan jika Gunung Slamet adalah gunung yang memberi keselamatan bagi warga sekitar. Jika sampai gunung ini meletus artinya bencana besar akan terjadi dan membuat Pulau Jawa akan pecah menjadi dua bagian sama besar. Saat ini Gunung Slamet digunakan sebagai tempat wisata dengan pemandian terkenalnya Baturaden.

Itulah legenda dan mitos di 7 gunung Indonesia.  Anda boleh percaya atau pun tidak. Namun kisah ini telah membumi dan bertahan lama, bahkan lebih tua kisah ini dari Anda. So, dari tujuh gunung ini mana yang pernah anda kunjungi sebelumnya?  src

 
Read More

Mengapa Jam 3 Pagi Sangat Menakutkan?

Jika penah menonton film - film horor vesi Hollywood jam 3 pagi adalah waktu yang tepat untuk pengusiran roh - roh jahat. Karena pada jam tersebut para setan dan roh - roh jahat dalam fase paling kuat. Dalam dunia itu, jam 3 pagi sering di identikkan dengan jamnya para setan.

www.belantaraindonsia.org

Ada keyakinan lain juga, terutama di umat Kristiani, jika jam 3 pagi merupakan ejekan untuk kematian Tuhan mereka. Karena semua peradaban mengarak ke barat, sehingga jam 3 selalu diidentikkan dengan sebuah fenomena menakutkan.

Banyak dilaporkan hal - hal aneh terjadi antara jam 03:00 sampai 04:00. Orang - orang telah melaporkan, merasa ada sensasi aneh dalam tubuh atau pengalaman yang aneh. Beberapa telah menemukan pintu yang terbuka, sementara lainnya telah merasakan kehadiran seseorang ketika sedang sendirian.

Namun perlu dicatat bahwa, jam 3 pagi adalah jam ketika Anda berada di tingkat tidur terdalam. Hal ini secara psikologis disebut sebagai REM ( Rapid Eye Movement ) dalam tahap tidur. Ini adalah tahap ketika kita bermimpi.

Orang yang memiliki kebiasaan begadang sampai akhir jam tersebut, benar - benar merampas kebutuhan tubuhnya terhadap tidur. Tetapi tubuh Anda secara otomatis akan menyerah, dan tidur. Ini bisa menjelaskan, bagaimana kita meninggalkan jendela dalam keadaan terbuka, atau berjalan ke kamar mandi.

Pada saat itu, otak mulai memproses lingkungan yang agak berbeda. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah sensasi dalam tubuh. Kadang - kadang, selama tahap tidur terdalam, orang mengalami apa yang dikenal sebagai 'Hag Fenomena' atau Sleep Paralysis.


Tubuh menutup sinyal motorik tertentu selama tidur di tahap REM, untuk mencegah kita bergerak dan keluar dari mimpi. Namun, kadang - kadang sebagai otak kita bergerak melalui tahapan tidur dan kembali ke fase tidur ringan, ada jeda sesaat di mana pikiran kita tersadar.

Pada tahap ini, tubuh bisa merasakan beberapa sensasi seperti ketidakmampuan untuk menggerakkan tangan atau kaki, ketidakmampuan untuk berbicara, tekanan di dada, reaksi teror atau panik, halusinasi pendengaran atau visual dan perasaan.

Jelas, sensasi ini bisa dicampur dengan semua kepercayaan, takhayul dan cerita yang membuat kita percaya bahwa, kita kerasukan setan atau roh - roh. Cerita rakyat inilah yang dahulu memberikan penjelasan untuk sensasi ini.

Jadi, itu adalah kekuatan pikiran kita yang menciptakan setan dan roh - roh jahat, tidak ada yang lain.  src  

Jika penah menonton film - film horor vesi Hollywood jam 3 pagi adalah waktu yang tepat untuk pengusiran roh - roh jahat. Karena pada jam tersebut para setan dan roh - roh jahat dalam fase paling kuat. Dalam dunia itu, jam 3 pagi sering di identikkan dengan jamnya para setan.

www.belantaraindonsia.org

Ada keyakinan lain juga, terutama di umat Kristiani, jika jam 3 pagi merupakan ejekan untuk kematian Tuhan mereka. Karena semua peradaban mengarak ke barat, sehingga jam 3 selalu diidentikkan dengan sebuah fenomena menakutkan.

Banyak dilaporkan hal - hal aneh terjadi antara jam 03:00 sampai 04:00. Orang - orang telah melaporkan, merasa ada sensasi aneh dalam tubuh atau pengalaman yang aneh. Beberapa telah menemukan pintu yang terbuka, sementara lainnya telah merasakan kehadiran seseorang ketika sedang sendirian.

Namun perlu dicatat bahwa, jam 3 pagi adalah jam ketika Anda berada di tingkat tidur terdalam. Hal ini secara psikologis disebut sebagai REM ( Rapid Eye Movement ) dalam tahap tidur. Ini adalah tahap ketika kita bermimpi.

Orang yang memiliki kebiasaan begadang sampai akhir jam tersebut, benar - benar merampas kebutuhan tubuhnya terhadap tidur. Tetapi tubuh Anda secara otomatis akan menyerah, dan tidur. Ini bisa menjelaskan, bagaimana kita meninggalkan jendela dalam keadaan terbuka, atau berjalan ke kamar mandi.

Pada saat itu, otak mulai memproses lingkungan yang agak berbeda. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah sensasi dalam tubuh. Kadang - kadang, selama tahap tidur terdalam, orang mengalami apa yang dikenal sebagai 'Hag Fenomena' atau Sleep Paralysis.


Tubuh menutup sinyal motorik tertentu selama tidur di tahap REM, untuk mencegah kita bergerak dan keluar dari mimpi. Namun, kadang - kadang sebagai otak kita bergerak melalui tahapan tidur dan kembali ke fase tidur ringan, ada jeda sesaat di mana pikiran kita tersadar.

Pada tahap ini, tubuh bisa merasakan beberapa sensasi seperti ketidakmampuan untuk menggerakkan tangan atau kaki, ketidakmampuan untuk berbicara, tekanan di dada, reaksi teror atau panik, halusinasi pendengaran atau visual dan perasaan.

Jelas, sensasi ini bisa dicampur dengan semua kepercayaan, takhayul dan cerita yang membuat kita percaya bahwa, kita kerasukan setan atau roh - roh. Cerita rakyat inilah yang dahulu memberikan penjelasan untuk sensasi ini.

Jadi, itu adalah kekuatan pikiran kita yang menciptakan setan dan roh - roh jahat, tidak ada yang lain.  src  

Read More

Misteri Di Segara Anak Gunung Rinjani

Danau Segara Anak yang berjarak lima kilometer dari puncak Gunung Rinjani terkenal sangat indah dan megah bagi para pendaki Rinjani dan pecintanya. Tetapi dibalik segala keindahan dan kemegahannya, Danau Segara Anak menyimpan misteri dan cerita mistis. Mistis yang tak bisa lekang bagi para pendaki Indonesia tentunya.

www.belantaraindonesia.org

Di sekitar Danau Segara Anak yang mempesona terdapat gua dan juga air terjun. Di beberapa gua tersebut terdapat mata air belerang yang biasanya digunakan penduduk lokal untuk mencuci pusakanya saat Upacara Pekelem.

Misalnya di Gua Susu yang ditempuh sejauh 1 kilometer dari Danau Segara Anak dengan trekking. Gua eksotik ini dinamai Gua Susu karena terdapat stalagtit cantik yang berwarna putih seputih susu. Tetapi, dibalik keunikannya, menurut cerita legenda setempat, Gua Susu sering dijadikan tempat bersemedi.

Namun, tidak sembarang orang bisa bersemedi di dalam Gua Susu. Menurut cerita, apabila orang yang bersemedi memiliki niat jahat, maka dia seketika meninggal di dalam gua yang suhunya memang sangat panas karena terdapat sumber air panas.

Danau Segara Anak memang dipercaya sebagai kawasan bertuah dan sakral. Konon, kawasan sekitar Danau Segara Anak diyakini sebagai tempat tinggal para jin penghuni Gunung Rinjani.

Oleh karenanya, orang Sasak yang merupakan penduduk setempat pada tanggal - tanggal tertentu menggelar rangkaian upacara, salah satunya ritual suci Wettu Telu. Ini merupakan upacara yang digelar untuk menghormati Dewi Anjani, yaitu dewi yang dipercaya sebagai penunggu kawasan Danau Segara Anak.

Selain itu, masyarakat lainnya juga melakukan upacara khusus, di antaranya melepaskan emas tipis berbentuk ikan - ikan kecil ke Danau Segara Anak. Kemudian, ada juga upacara menyucikan pusaka yang dikenal dengan Upacara Pekelem yang diadakan di bulan Maulud. Oleh karena itu, selain keindahan alam, pelancong juga dapat menikmati wisata religi dan budaya di danau yang indah ini. 
Danau Segara Anak yang berjarak lima kilometer dari puncak Gunung Rinjani terkenal sangat indah dan megah bagi para pendaki Rinjani dan pecintanya. Tetapi dibalik segala keindahan dan kemegahannya, Danau Segara Anak menyimpan misteri dan cerita mistis. Mistis yang tak bisa lekang bagi para pendaki Indonesia tentunya.

www.belantaraindonesia.org

Di sekitar Danau Segara Anak yang mempesona terdapat gua dan juga air terjun. Di beberapa gua tersebut terdapat mata air belerang yang biasanya digunakan penduduk lokal untuk mencuci pusakanya saat Upacara Pekelem.

Misalnya di Gua Susu yang ditempuh sejauh 1 kilometer dari Danau Segara Anak dengan trekking. Gua eksotik ini dinamai Gua Susu karena terdapat stalagtit cantik yang berwarna putih seputih susu. Tetapi, dibalik keunikannya, menurut cerita legenda setempat, Gua Susu sering dijadikan tempat bersemedi.

Namun, tidak sembarang orang bisa bersemedi di dalam Gua Susu. Menurut cerita, apabila orang yang bersemedi memiliki niat jahat, maka dia seketika meninggal di dalam gua yang suhunya memang sangat panas karena terdapat sumber air panas.

Danau Segara Anak memang dipercaya sebagai kawasan bertuah dan sakral. Konon, kawasan sekitar Danau Segara Anak diyakini sebagai tempat tinggal para jin penghuni Gunung Rinjani.

Oleh karenanya, orang Sasak yang merupakan penduduk setempat pada tanggal - tanggal tertentu menggelar rangkaian upacara, salah satunya ritual suci Wettu Telu. Ini merupakan upacara yang digelar untuk menghormati Dewi Anjani, yaitu dewi yang dipercaya sebagai penunggu kawasan Danau Segara Anak.

Selain itu, masyarakat lainnya juga melakukan upacara khusus, di antaranya melepaskan emas tipis berbentuk ikan - ikan kecil ke Danau Segara Anak. Kemudian, ada juga upacara menyucikan pusaka yang dikenal dengan Upacara Pekelem yang diadakan di bulan Maulud. Oleh karena itu, selain keindahan alam, pelancong juga dapat menikmati wisata religi dan budaya di danau yang indah ini. 
Read More

70 Kali Dalam Sehari Maut Dekat Dengan Manusia

Maut dan kematian wajib diyakini bagi setiap manusia beriman. Mati akan datang kapan saja. Tetapi dari sekian banyak manusia ada yang belum tahu kalau Malaikat Maut begitu seringnya mendatangi kita setiap harinya. Bukan hanya dalam hitungan jam, tetapi dalam hitungan menit Malaikat Maut dekat dengan kita. Semoga menjadi perenungan kita.

www.belantaraindoneia.org

Bersumber dari sebuah hadist nabi, bahwa Malaikat Maut tidak hanya datang saat nyawa kita akan dicabut, tapi juga mengunjungi kita hingga 70 kali dalam sehari!

Sebuah hadist Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Abbas Radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

"Bahwa Malaikat Maut memperhatikan wajah setiap manusia di muka Bumi ini 70 kali dalam sehari".

Malaikat Maut pun kerap berkata: "Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah Ta’ala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih bersenang - senang bergelak tawa".

Kalau dihitung - hitung apabila satu hari = 24 jam atau 1.440 menit, dalam sehari kita dikunjungi Malaikat Maut sebanyak 70 kali, dengan kata lain dalam sehari Malaikat Maut mengunjungi kita setiap 20,57 menit sekali, atau dibulatkan menjadi 21 menit sekali.

Yuk, mulai menata diri ke arah yang lebih baik dan banyak berserah diri kepada Allah Swt. Maut tak pandang waktu, umur, jabatan, bahkan seberapa kekayaan dan seberapa populernya kita.
Maut dan kematian wajib diyakini bagi setiap manusia beriman. Mati akan datang kapan saja. Tetapi dari sekian banyak manusia ada yang belum tahu kalau Malaikat Maut begitu seringnya mendatangi kita setiap harinya. Bukan hanya dalam hitungan jam, tetapi dalam hitungan menit Malaikat Maut dekat dengan kita. Semoga menjadi perenungan kita.

www.belantaraindoneia.org

Bersumber dari sebuah hadist nabi, bahwa Malaikat Maut tidak hanya datang saat nyawa kita akan dicabut, tapi juga mengunjungi kita hingga 70 kali dalam sehari!

Sebuah hadist Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Abbas Radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

"Bahwa Malaikat Maut memperhatikan wajah setiap manusia di muka Bumi ini 70 kali dalam sehari".

Malaikat Maut pun kerap berkata: "Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah Ta’ala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih bersenang - senang bergelak tawa".

Kalau dihitung - hitung apabila satu hari = 24 jam atau 1.440 menit, dalam sehari kita dikunjungi Malaikat Maut sebanyak 70 kali, dengan kata lain dalam sehari Malaikat Maut mengunjungi kita setiap 20,57 menit sekali, atau dibulatkan menjadi 21 menit sekali.

Yuk, mulai menata diri ke arah yang lebih baik dan banyak berserah diri kepada Allah Swt. Maut tak pandang waktu, umur, jabatan, bahkan seberapa kekayaan dan seberapa populernya kita.
Read More