Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com

Mencumbu Cantiknya Gunung Rinjani

Memiliki luas sekira 40 ribu hektare, Taman Nasional Gunung Rinjani ( TNGR ) di Pulau Lombok memang menantang untuk disinggahi. Memiliki pucuk setinggi 3.720 Mdpl, daya tarik utama gunung tertinggi ketiga di Indonesia ini terletak pada pesona Danau Segara Anak yang berada di ketinggian 2.008 Mdpl dengan luas sekira 1.100 hektare, dan memiliki kedalaman hingga 230 meter.

www.belantaraindonesia.org

Segara Anak terbentuk dari hasil letusan Gunung Rinjani pada masa purba. Saat itu diperkirakan Gunung Rinjani memiliki ketinggian 5.000 mdpl. Letusan dahsyat pun terjadi dan kemudian membuat sebuah kawah besar yang diisi oleh air atau maar.

Pada 1994, permukaan danau terangkat naik karena aktivitas letusan Gunung Rinjani. Lalu, muncul gunung baru yang dinamakan Gunung Baru Jari dari permukaan danau, menjadikannya daya tarik wisatawan petualang yang ingin mendaki Gunung Rinjani. Adanya aktivitas vulkanik menjadikan Gunung Baru Jari terus bertambah tinggi.

Fenomena ini alam Gunung Rinjani sempat terbingkai pada mata uang pecahan Rp10.000 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Oleh Bank Indonesia, potret panorama Gunung Baru Jari yang muncul di permukaan danau kawah dan dikelilingi oleh tebing setinggi ratusan meter serta pucuk Gunung Rinjani yang menjulang ke angkasa dianggap pantas dipromosikan ke masyarakat Indonesia.

www.belantaraindonesia.org
Baru Jari
Bagi kalangan pendaki, Danau Segara Anak merupakan lokasi favorit untuk berkemah dan melepaskan penat seusai melakukan pendakian melintasi perbukitan terjal, savana, memasuki hutan belantara selama kurang lebih 10 jam. Lokasi ini juga ideal untuk memanjakan lidah. Ikan - ikan yang ditebar di danau telah dewasa dan beranak sehingga bila bisa dipancing untuk memenuhi kebutuhan pangan para turis.

Saking banyak ikan di Segara Anak, penduduk lokal pun tertarik datang untuk memancing meskipun harus turun naik bukit selama berjam - jam. Beberapa di antaranya bahkan ada yang menginap selama beberapa hari, dan baru pulang ketika hasil pancingan dirasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Tak hanya panorama alam, keanekaragaman flora dan fauna di kawasan taman nasional ini juga menjadi magnet tersendiri bagi para turis. Selain terdapat jenis mamalia endemik yaitu musang rinjani, di kawasan ini juga terdapat kijang, lutung budeng, trenggiling, burung cikukua tanduk, dawah hutan, kepudang kuduk hitam, dan beberapa jenis reptilia. Tak terhitung pula berbagai jenis tumbuhan di sini.

www.belantaraindonesia.org
Segara Anak Rinjani
Untuk bisa merasakan petualangan di Gunung Rinjani, ada tida jalur yang biasanya dilalui oleh para turis ataupun pendaki, yaitu jalur Desa Sembalun, Lawang, Desa Senaru, dan Torean.

Ada dua akses yang bisa dilalui wisatawan. Pertama, dari Mataram - Selong - Sambelia - Sembalun Lawang ( sekira 140 km ) akan menempuh perjalanan selama 4,5 jam berkendara. Mataram - Bayan - Senaru ( 82 km ) akan memakan waktu perjalanan 2,5 jam berkendara. Akses kedua, dari Mataram - Bayan-Torean ( 85 km ) membutuhkan waktu perjalanan sekira 2,5 jam dengan kendaraan. src
Memiliki luas sekira 40 ribu hektare, Taman Nasional Gunung Rinjani ( TNGR ) di Pulau Lombok memang menantang untuk disinggahi. Memiliki pucuk setinggi 3.720 Mdpl, daya tarik utama gunung tertinggi ketiga di Indonesia ini terletak pada pesona Danau Segara Anak yang berada di ketinggian 2.008 Mdpl dengan luas sekira 1.100 hektare, dan memiliki kedalaman hingga 230 meter.

www.belantaraindonesia.org

Segara Anak terbentuk dari hasil letusan Gunung Rinjani pada masa purba. Saat itu diperkirakan Gunung Rinjani memiliki ketinggian 5.000 mdpl. Letusan dahsyat pun terjadi dan kemudian membuat sebuah kawah besar yang diisi oleh air atau maar.

Pada 1994, permukaan danau terangkat naik karena aktivitas letusan Gunung Rinjani. Lalu, muncul gunung baru yang dinamakan Gunung Baru Jari dari permukaan danau, menjadikannya daya tarik wisatawan petualang yang ingin mendaki Gunung Rinjani. Adanya aktivitas vulkanik menjadikan Gunung Baru Jari terus bertambah tinggi.

Fenomena ini alam Gunung Rinjani sempat terbingkai pada mata uang pecahan Rp10.000 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Oleh Bank Indonesia, potret panorama Gunung Baru Jari yang muncul di permukaan danau kawah dan dikelilingi oleh tebing setinggi ratusan meter serta pucuk Gunung Rinjani yang menjulang ke angkasa dianggap pantas dipromosikan ke masyarakat Indonesia.

www.belantaraindonesia.org
Baru Jari
Bagi kalangan pendaki, Danau Segara Anak merupakan lokasi favorit untuk berkemah dan melepaskan penat seusai melakukan pendakian melintasi perbukitan terjal, savana, memasuki hutan belantara selama kurang lebih 10 jam. Lokasi ini juga ideal untuk memanjakan lidah. Ikan - ikan yang ditebar di danau telah dewasa dan beranak sehingga bila bisa dipancing untuk memenuhi kebutuhan pangan para turis.

Saking banyak ikan di Segara Anak, penduduk lokal pun tertarik datang untuk memancing meskipun harus turun naik bukit selama berjam - jam. Beberapa di antaranya bahkan ada yang menginap selama beberapa hari, dan baru pulang ketika hasil pancingan dirasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Tak hanya panorama alam, keanekaragaman flora dan fauna di kawasan taman nasional ini juga menjadi magnet tersendiri bagi para turis. Selain terdapat jenis mamalia endemik yaitu musang rinjani, di kawasan ini juga terdapat kijang, lutung budeng, trenggiling, burung cikukua tanduk, dawah hutan, kepudang kuduk hitam, dan beberapa jenis reptilia. Tak terhitung pula berbagai jenis tumbuhan di sini.

www.belantaraindonesia.org
Segara Anak Rinjani
Untuk bisa merasakan petualangan di Gunung Rinjani, ada tida jalur yang biasanya dilalui oleh para turis ataupun pendaki, yaitu jalur Desa Sembalun, Lawang, Desa Senaru, dan Torean.

Ada dua akses yang bisa dilalui wisatawan. Pertama, dari Mataram - Selong - Sambelia - Sembalun Lawang ( sekira 140 km ) akan menempuh perjalanan selama 4,5 jam berkendara. Mataram - Bayan - Senaru ( 82 km ) akan memakan waktu perjalanan 2,5 jam berkendara. Akses kedua, dari Mataram - Bayan-Torean ( 85 km ) membutuhkan waktu perjalanan sekira 2,5 jam dengan kendaraan. src
Read More
27 comments

Menjejak Langkah Menggapai Jonggring Saloka

Gunung Semeru, gunung tertinggi di tanah Jawa tentu sudah tak asing lagi bagi para pendaki gunung dimanapun berada. Untuk mencapainya dibutuhkan kesiapan fisik, mental, perbekalan, serta perlengkapan mendaki yang cukup. Selain itu, buang jauh - jauh sifat sombong, ego, dan selalu ingat Yang Maha Kuasa selama mendaki.

www.belantaraindonesia.org

Tak jarang, banyaknya pendaki yang hilang, meninggal dunia, atau tersesat di rimbanya Semeru karena sifat angkuh mereka. Dari pengalaman beberapa kali mencari pendaki tersesat, rata - rata karena mereka meremehkan.

Nah, kalau sudah siap persiapan fisik, mental, perlengkapan, serta persiapan teknis dan non - teknis, Anda bisa langsung menuju Desa Ranu Pani yang berada di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Untuk menuju ke Desa Ranu Pani, Anda bisa melalui Malang, Pasuruan, Probolingo, maupun Lumajang. Namun, para pendaki biasanya sering melalui Malang atau Lumajang. Alangkah baiknya Anda mencari informasi secara detail seputar pendakian ke Semeru.

Dari Malang, Anda bisa melalui Tumpang dan melewati Desa Poncokusumo, serta melintasi Desa Suku Tengger di Ngadas. Anda juga bisa bermalam di sini karena sudah banyak homestay dan persewaan mobil jeep untuk transportasi ke Ranu Pane maupun ke Bromo.

www.belantaraindonesia.org

Kebanyakan pendaki naik angkutan umumdari Stasiun Malang menuju Pasar Tumpang. Dari Pasar Tumpang ke Desa Ngadas, bisa ikut mobil pickup atau truk sayur. Ada juga yang sudah menggunakan atau memesan mobil jeep untuk menuju Desa Ranu Pani.

Di Desa Ngadas, Anda juga bisa menikmati dan membaur dengan warga Tengger yang ramah. Lereng - lereng perbukitan nan hijau dengan pemandanan sawah berbentuk teras iring dijamin bisa memanjakan mata kita yang lelah dengan pemandangan gedung bertingkat.

Udara dingin mengundang Anda untuk lebih mendekatkan dengan pemilik rumah warga yan selalu siap di depan tungku pembakaran yang juga digunakan memasak. Di luar rumah, juga terlihat puncak Mahameru dari kejauhan. Lalu lalang penduduk Tengger yang akan pergi ke ladang menambah kekhasan pemandangan desa.

Setelah di Desa Ranu Pani, Anda bisa bermalam di pondokan pendaki jika tiba malam hari. Sebab, batas akhir perizinan mendaki hingga pukul 16.00 WIB. Anda juga bisa menitipkan motor di sana jika menggunakan motor.

www.belantaraindonesia.org

Di sekitar Ranu Pani juga ada dua danau yang bisa dikunjungi, yakni Danau Ranu Pani dan Danau Ranu Regulo yang berjarak sekira 500 meter dari Ranu Pani. Hitung - hitung sambil menungu proses perizinan selesai, Anda bisa menikmati keindahan dua danau ini. Juga ada kebun Edelweis yang tengah dibiakkan oleh taman nasional.

Untuk mencapai puncak Mahameru, dari Desa terakhir Ranu Pani hingga puncak bisa ditempuh waktu dua hari dua malam pergi pulang. Tentunya dengan kondisi yang prima dan yang pasti menguras energi. Tapi juga bisa sampai 3 - 4 hari jika ingin lebih santai menikmati keindahan Semeru beserta oase di gunung berapi berupa Danau Ranu Kumbolo yang berada di ketinggian 2.400 Mdpl dengan suhu minimal -5 derajat Celsius hingga -20 derajat Celsius.

Setelah menyelesaikan segala persyaratan dan perizinan di Pos Perizinan pendakian di Kantor Resort Ranu Pani, Anda bisa memulai perjalanan dan lebih baik berdo’a dulu agar diberi kemudahan dan keselamatan oleh Yang Maha Kuasa dan bisa kembali pulang dengan selamat.

Dari Ranu Pani, sebaiknya Anda menempuh jalur yang telah ditetapkan dan tidak melewati jalur pintas dengan melewati hayek - hayek menuju Ranu Kumbolo. Sebab, jalurnya ekstrem ketika menanjak maupun turun meski menghemat waktu beberapa jam.

Target pertama dari Ranu Pani bagi pendaki biasanya menuju ke Ranu Kumbolo dengan jarak tempuh sepanjang 10,5 kilometer. Dibutuhkan waktu antara 4 - 5 jam perjalanan untuk menuju ke sana. Jarak Ranu Pani - Landengan Dowo 3 kilometer, Landengan Dowo - Watu Rejeng 3 kilometer, dan Watu Rejeng - Ranu Kumbolo 4,5 kilometer.

www.belantaraindonesia.org
Ranu Kumbolo
Dari Pos Ranu Pani, Anda berjalan mengikuti jalan beraspal menurun sekira 200 meter akan ditemui pintu gerbang masuk jalur pendakian ke Semeru. Di sini biasanya para pendaki berfoto - foto dengan mimik wajah yang masih segar bugar, dan ketika turun juga berfoto bersama tapi dengan wajah yang lusuh, capek, dan lelah.

Setelah memasuki gerbang, jalur sedikit menanjak dengan pemandangan ladang penduduk dengan medan jalan tanah berdebu. Setelah itu, Anda menemui persimpangan yang ke arah kanan merupakan jalur ke ladang penduduk.

Anda ambil yang jalan setapak sedikit ke kiri melipir ke pinggir bukit yang sudah dibatako. Medan lumayan menanjak untuk memutari bukit sepanjang 300 meter - an dengan pemandangan sebelah kiri tebing bukit dan sebelah kanan ladang penduduk.

Selama perjalanan ke Landengan Dowo, Anda akan melewati jalan setapak dengan batako hingga melewati pos 1 nanti. Ada sekira lima tikungan yang di kanan - kiri terkadang terlihat hamparan hutan lebat kawasan taman nasional. Jika beruntung, Anda bisa mengamati monyet ekor panjang maupun lutung yang sedang berada di atas pohon.

Beberapa burung juga sering berada di jalur pendakian. Landengan Dowo merupakan jalur landai yang sangat panjang sehingga kadang membuat pendaki merasa bosan sendiri. Dari Landenan Dowo setelah belok ke kiri dan menanjak, Anda sudah sampai di Pos 1 pendakian. Anda bisa istirahat sekira 5 - 10 menit untuk mengatur nafas atau minum air putih maupun menikmati makanan ringan.

Puas istirahat, perjalanan dilanjutkan menuju Watu Rejeng. Pemandangannya hampir sama dengan jalur sebelumnya. Namun di sini Anda akan lebih sering menjumpai satwa karena sudah masuk lebih dalam ke area hutan.

www.belantaraindonesia.org

Setelah di Watu Rejeng, Anda juga bisa melihat pemandangan batu besar di depan kita yang seperti di Rejeng. Sementara di sebelah kiri nampak puncak Mahameru bisa dilihat jika tidak terhalang mendung.

Setelah melalui jalan setapak yang berdebu, dengan medan naik dan turun yang di sebelah kiri terkadang jurang curam, kita akan melewati pos 2 dan pos 3 yang sudah roboh dan tinggal atapnya. Di pos 3 kita istirahat sejenak untuk menatur nafas dan bersiap - siap melewati tanjakan yang cukup membuat napas terengah - engah. Tanjakan setelah pos tiga ini panjangnya sekira 100 meter dan dinamakan tanjakan Bakri karena yang membuat katanya Pak Bakri yang merupakan  warga Ranu Pane.

Sukses menaklukkan tanjakan Bakri, baiknya kita istirahat dulu di atas sambil melihat ke bawah di mana biasanya para pendaki lain juga sedang berjuang untuk melewati tantangan ini. Anda bisa membantu mereka yang kira - kira membutuhkan bantuan. Setelah melewati tanjakan Bakri, jalur menuju Ranu Kumbolo kian dekat. Melalui medan yang kadang menanjak kadang turun serta banyak pohon yang melintas di jalan dan belaian daun - daun ilalang di sepanjang jalur membuat ritme perjalanan semakin seru.

Setelah melalui beberapa kelokan, lamat - lamat terlihat sebuah cekungan besar yang akan menghipnotis langkah kita untuk berjalan lebih cepat dan terlihatlah oase gunung semeru, Danu Ranu Kombolo dari atas ketinggian. Indah, menawan, menakjubkan. Di sebelah baratnya terlihat tanjakan cinta yang terkenal di kalangan pendaki. Sebelum turun ke area Ranu Kumbolo, kita akan melewati Pos 4.

Di sepanjang menuju Pos 4 ini, di pinggir - pinggir jalur banyak terdapat bunga Anggrek endemik Semeru, seperti jenis Coribis, Speristilus, dan lain - lain. Pun demikian dengan bunga Edelweis yang juga berada di lereng - lerengnya. Sebaiknya berjalan dengan hati - hati agar tas Anda tidak merusak keanekaragaman hayati ini.

www.belantaraindonesia.org
Oro - Oro Ombo
Tidak sabar rasanya di Pos 4 untuk segera turun ke arah danau Ranu Kumbolo. Namun, untuk sampai di pondokan pendaki maupun tempat yang biasanya digunakan para pendaki mendirikan tenda, Anda masih melewati jalan menurun terjal dan juga naik. Sampailah kita di Ranu Kumbolo.

Di sini Anda bisa mendirikan tenda maupun cukup melepas penat sekira satu jam sebelum melanjutkan ke Kalimati. Bagi yang ingin menikmati pemandangan Matahari terbit di Ranu Kumbolo, Anda harus menginap dan mendirikan tenda.

Keindahan ciptaan Tuhan pada malam harinya juga bisa kita nikmati bertaburnya ribuan bintang di angkasa. Pagi harinya Anda bisa menikmati sunrise di Ranu Kumbolo dengan gambaran Matahari yang muncul di tengah - tengah dua bukit yang samar - samar dilengkapi dengan kabut putih dan bayangannya di air danau yang jernih.

Enggan rasanya meninggalkan Ranu Kumbolo dengan segala keindahannya; kabut putih yang berjalan pelan di atas air serta riak - riak kecil air yang ditimbulkan oleh ikan maupun angin. Ini melengkapi kemolekan ciptaan Sang Pencipta.

Danau yang dihasilkan dari tampungan air hujan berkumpul di cekungan kawah bekas letusan Gunung Jambangan. Di sekitarnya, ada sebuah prasasti yang dipercaya peninggalan Kerajaan Khadiri ( Kediri ). Prasasti itu menghadap ke danau dengan keberadaan tulisan membelakangi danau.

Dalam prasasti yang ditulis menggunakan bahasa Jawa kuno ini, kalau diterjemahkan berbunyi “Mpu Kameswara Tirtayasa”. Kameswara atau Bameswara merupakan nama Raja Kadiri. Sementara, prasasti tersebut sebagai penanda jika Danau Ranu Kumbolo berfungsi sebagai air suci.

Dari beberapa sumber disebutkan jika Ranu Kumbolo adalah tempat bersemedi Raja Bameswara. Danau ini juga dipercaya sebagai tempat mandi para dewa dan menjadi air suci Gunung Semeru.

www.belantaraindonesia.org
Tanjakan Cinta
Perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Mahameru masih berjarak 10,2 kilometer. Rinciannya sebagai berikut, Ranu Kumbolo - Cemoro Kandang 2,5 km, Cemoro Kandang - Jambangan 3 km, Jambangan - Kalimati 2 km, Kalimati - Arcopodo 1,2 km, dan Arcopodo - Mahameru 1,5 km.

Mengawali pendakian dari Ranu Kumbolo, Anda akan melihat beberapa batu nisan atau pertanda pendaki yang meninggal dunia. Tempatnya berada di samping jalan setapak Tanjakan Cinta. Ada beberapa nama di sana dan bisa dijadikan pengingat bagi para pendaki agar selalu ingat Yang Maha Kuasa dan berhati - hati demi keselamatan.

Menapaki Tanjakan Cinta akan menguras energi, terlihat pendek tapi ternyata cukup panjang dan membuat napas terengah - engah. Penuh perjuangan ekstra dan energi lebih, setapak demi setapak untuk mencapai pucuk tanjakan.

Anda bisa istirahat sejenak sambil melihat aneka anggrek yang menempel di ranting - ranting pohon pinus, dan memandangi danau Ranu Kumbolo dari ketinggian. Beberapa tenda pendaki serta kabut putih yang melewati danau dengan latar hamparan langit yang biru cerah bisa Anda lihat, harmoni keindahan alam sebagai media mendekatkan diri dengan Sang Pencipta.

Di balik bukit Tanjakan Cinta sudah menungu Oro - Oro Ombo. Dari atas terlihat padang savana yang dihiasi tumbuhan sejenis lavender dengan bunganya yang ungu. Ada dua jalur dari sini; jalur melipir di pinggiran bukit sebelah kiri dan jalur membelah savana serta tumbuhan jenis lavender. Dua jalur ini akan bertemu di satu titik di kawasan Cemoro Kandang.

www.belantaraindonesia.org
Puncak Semeru
Dari atas savana terlihat seperti rumput, tapi bila Anda lewati tingginya hampir sama dengan dengan tinggi badan orang dewasa. Di Cemoro Kandang, Anda bisa rebahan santai sambil menikmati hamparan savana dan lavender berwarna keunguan dari kejauhan, sembari menikmati hawa sejuk, serta desiran angin dan suara mendesis khas hutan pinus.

Biasanya para pendaki duduk - duduk di atas pohon pinus yang tumbang. Ada juga bersandar di pohon yang berdiri tegak. Merebahkan diri di atas rumput hijau sambil menyeruput kopi yang dibawa dari Ranu Kumbolo.

Bila napas sudah normal kembali serta pundak sedikit lebih ringan setelah beberapa saat melepas tas berkilo - kilogram yang membebani pundak, perjalanan bisa dilanjutkan membelah hutan pinus yang luas. Medannya cukup berat karena terus menanjak dan sedikit sekali ada bonus jalan yang turun.

Untuk menurangi rasa capek, Anda bisa bercanda ringan dengan rekan seperjalanan. Sebelum sampai di Jambangan, Anda bisa istirahat sejenak di Kalisat, sebuah cekungan mirip sungai dengan tanah berpasir tanpa air sehinga disebut Kalisat.

Di atas Kalisat, ada tempat yang cukup nyaman dan luas untuk rehat bagi pendaki berkelompok lebih dari 10 orang. Dari sini Anda mendapat medan yan turun sedikit kemudian naik di antara dua bukit. Tibalah kita di lahan mendatar yang disebut Jambangan. Ada savana, berbagai jenis anggrek, serta bunga Edelweis menyambut mata kita. Di sebelah selatan, Nampak guratan - guratan puncak Mahameru yang menjulang gagah.

Beberapa pendaki lain sering Anda jumpai tengah beristirahat sejenak di sini, saling tegur biasa dilakukan dan menjadi kekhasan meski belum pernah mengenal. Bincang - bincang ringan terkait jalur serta pengalaman lain bisa menambah semangat tersendiri. Dari Jambangan, jalur menuju Kalimati cukup ringan karena jalannya menurun dan landai dengan jarak 2 kilometer.

Setelah berjalan santai, Anda akan menemui Kalimati, sebuah kawasan dengan padang rumput yang diapit hutan pinus. Di sini juga ada pondokan permanen. Para pendaki biasanya mendirikan tenda di kawasan ini sembari mengisi perbekalan air di Sumber Mani yang lumayan jauh.

Bisa ditempuh perjalanan selama satu jam. Sebaiknya bersama pendaki yang lebih tahu tempat ini atau berkelompok dan tidak mengambil air terlalu gelap. Dikhawatirkan tersesat meski ada petunjuknya, atau bertatap muka dengan hewan buas.

www.belantaraindonesia.org

Dari Kalimati, terlihat lebih jelas bekas aliran lahar dingin yang membentuk guratan - guratan curam di lereng puncak Mahameru. Di tengahnya juga terlihat jalur pendakian menuju puncak Mahameru, puncak abadi para dewa, atap tanah Jawa atau kaki langit Jawa. Sebaiknya istirahat di Kalimati sambil memasak untuk dimakan dan bekal menuju puncak pada malam hari.

Perjalanan Kalimati normalnya membutuhkan waktu tempuh selama 5 - 6 jam. Ada juga yang hanya 4 jam sampai puncak. Selain Kalimati, para pendaki biasanya mendirikan tenda di kawasan Arcopodo yang berjarak 1,2 kilometer dari Kalimati.

Namun, di sini tanahnya berdebu, rawan longsor, serta jauh dari sumber air. Sebaiknya Anda mendirikan tenda di sekitar Kalimati, menyiapkan perbekalan serta perlengkapan yang cukup untuk digunakan mendaki ke puncak Mahameru.

Persiapan summit attack atau mendaki ke puncak dari Kalimati sebaiknya dilakukan pukul 00.00 WIB, agar sampai di puncak beberapa saat sebelum Matahari terbit, kalau tidak mendung. Sebab kalau terlalu pagi di puncak, Anda akan kedinginan.

Perbekalan yang dibawa cukup air sesuai kebutuhan, minimal satu botol minum 1,5 liter. Bisa membawa tas pinggang atau daypack kecil untuk digunakan membawa air dan makanan ringan. Madu, coklat, serta minuman berkalori, serta makanan ringan cukup membantu mengisi energi saat mendaki puncak. Usahakan tidur sore agar bangunnya tidak terlewat. 

Alarm berbunyi kencang, jarum jam di tangan menunjukkan pukul 00.00 WIB. Saatnya bangun, persiapan menuju puncak Mahameru.

Semua perbekalan dan perlengkapan, seperti senter atau headlamp yang disiapkan sore hari, jangan sampai ketinggalan. Baju hangat, seperti jaket, mantel ( untuk jaga - jaga jika hujan ), serta masker dan penutup kepala juga harus dibawa.

Usahakan tidak terlalu membawa barang yang berat, cukup air secukupnya dan makanan ringan. Sebelum berangkat, Anda sebaiknya berdoa agar diberi kemudahan dan kekuatan untuk bisa mencapai puncak.

Perjalanan sesungguhnya akan dimulai, dimana egoisme pribadi mutlak dibuang, berangkat bersama, pulang juga harus bersama, buang jauh - jauh sifat sombong. Puncak Mahameru bagian dari tujuan, pulang dengan selamat menjadi tujuan utama.

Jangan sampai meninggalkan anggota kelompok sendirian di jalan meski Anda masih kuat berjalan. Lebih baik kembali daripada meninggalkan teman sendirian di lereng puncak Semeru. Banyak pendaki yang hilang ketika dalam keadaan sendiri di lereng puncak Semeru.

Dari Kalimati, dibalut gelapnya malam dan bertaburnya bintang di angkasa perjalanan ke puncak dimulai. Melewati padang rumput ke arah timur, Anda akan menemui medan menurun dan menyeberangi kali yang sudah mati atau tidak ada airnya.

www.belantaraindonesia.org

Setelah itu, perjalanan sedikit menanjak dan terus menanjak tajam dengan medan tanah yang berdebu. Di kiri - kanan adalah jurang Blank 75 yang sering memakan korban. Kurang lebih 2 jam, Anda baru sampai di Arcopodo. Dari sini, jalur ke puncak masih lurus ke atas mengikuti jalur yang sudah ada. Sedangkan lokasi dua arca kembar berada di sebelah kiri dengan medan jalan menurun.

Di sekitar Arcopodo juga dijumpai beberapa tenda pendaki yang bermalam di sini. Juga ada beberapa nisan atau in memoriam pendaki yang meninggal dunia atau hilang. Dari Arcopodo menuju vegetasi terakhir, yang dinamai Kelik, bisa ditempuh kurang dari satu jam.

Kelik adalah perbatasan antara hutan pinus dengan lereng Semeru berupa pasir keabu - abuan. Di kanan - kiri terlihat jurang Blank 75 yang curam. Sebaiknya selalu berdoa selama perjalanan dan konsentrasi ketika melangkah agar tidak terpeleset. Tak jarang medan yang dilalui hanya cukup untuk langkah kaki. Dari sinilah summit attack dimulai.

Istilah 5 - 3 atau 2 - 1 akan Anda rasakan di sini. Maju lima langkah mundur tiga langkah, atau maju dua langkah mundur satu langkah akan kita alami selama perjalanan menuju puncak.

Medan berpasir sedalam tumit memang menyulitkan para pendaki melangkah. Sebaiknya berjalan semampunya dan mengatur irama langkah dengan nyaman. Istirahat mengatur napas dan mengisi perut dengan perbekalan serta minum air secukupnya.

Pendakian ini kadang memaksa pendaki merangkak. Sesekali menggapai tebing jalur sebagai pegangan sementara kaki mencari tumpuan untuk berpijak. Tak jarang, para pendaki banyak yang menyerah ketika berada di sini.

Meski jarak ke puncak tingal beberapa ratus meter, bahkan ada yang memilih kembali turun karena tersisa sekira 50 meter ke puncak. Namun, karena kondisi fisik tidak memungkinkan atau kesiangan lebih baik turun. Puncak Mahameru masih bisa didaki lain waktu.

Jika lelah, sesekali Anda bisa berbaring di atas pasir dengan kemiringan yang curam. Sembari mengamati gemebyar bintang di langit serta bintang jatuh di langit.

Di sisi timur terlihat kemerlip cahaya lampu dari daerah Lumajang, di sisi barat juga terlihat kemerlip cahaya lampu dari daerah Malang. Jejak pendaki yang terlebih dulu naik bisa dijadikan pedoman untuk melangkah agar lebih mudah.

Dengan menancapkan ujung sepatu ke pasir juga bisa memudahkan Anda untuk melangkah. Temaram cahaya sinar di atas yang berkelip - kelip menunjukkan pendaki yang berada di atas juga banyak. Terlihat dekat namun masih terasa jauh. Semakin dilihat ke atas semakin terasa jauh.

Waktu sudah menujukkan pukul 05.00 WIB, puncak juga terlihat masih jauh di atas, sementara mega merah sudah menampakkan diri, di balik mendung yang tebal di ufuk timur. Samar - samar mentari mulai terlihat, hamparan lautan awan di depan mata seolah berada di negeri di atas awan.

Sayup - sayup terdengar ekspresi para pendaki yang mencapai puncak dengan berteriak sekencang-kencangnya seraya bersyukur. Sementara puluhan orang masih ada yang berjuang menapaki medan berpasir. Ada yang sampai ditarik dengan tali, ada juga yang menunggu kelompoknya naik. Bahkan, ada juga yang terpaksa kembali karena merasa fisiknya tidak mampu lagi naik. Di sinilah kesabaran kita diuji, sifat ego terhadap kelompok juga tengah diuji.

Menjelang pukul 06.00 WIB, samar - samar terdengar suara para pendaki yang sudah mencapai puncak. Setelah sampai di puncak bayangan, ada petunjuk arah menuju jalur puncak, sedikit belok ke kiri kemudian naik beberapa meter terlihatlah kibar bendera merah putih berkibar di atas ketinggian 3.676 Mdpl.

Puncak Mahameru, Gunung tertinggi di Pulau Jawa. Kawahnya yang dikenal dengan sebutan Jonggring Saloka berada di sebalah selatan puncak  Mahameru. Setiap 15 - 20 menit menyemburkan asap vulkanik disertai dentuman yang menggelegar. Momen ini sering dimanfaatkan pendaki untuk berfoto - foto selain berfoto di samping sang saka Merah Putih.

Hamparan pasir serta bebatuan berserakan di atas puncak. Di sebelah selatan tampak terlihat laut selatan pesisir Lumajang, di sisi utara terlihat pegunungan Tengger serta Bromo, agak ke barat Anda juga melihat bentuk mungil Gunung Arjuna dan Welirang. Sementara, di sisi Barat ada Gunung Kawi dan Panderman.

Pendaki juga dilarang mendekati kawah Jonggring Saloka karena sangat berbahaya. Waktu berada di puncak memang terbatas karena semakin siang berkabut serta angin cenderung mengarah ke utara atau mengarah ke puncak Mahameru. Asap beracun bisa terbawa ke puncak sehingga membahayakan para pendaki.

Sebaiknya kita turun kembali setelah agak siang dan mulai banyak kabut. Selama perjalanan turun, sebaiknya tetap konsentrasi dan tetap berkelompok. Sebab, pendaki yang hilang, tersesat, atau jatuh sering terjadi ketika perjalanan turun.

Perjalanan turun memang cukup singkat, biasanya dua jam Anda sudah sampai Kalimati. Namun cukup membahayakan, disamping karena faktor kelelahan, konsentrasi juga sering berkurang. Tak heran jika banyak pendaki yang terpeleset ketika turun dari puncak.

Selama perjalanan turun, Anda baru bisa melihat dengan jelas bagaimana curamnya jurang Blank 75 yang yang berada di sisi kanan dan kiri tempat Anda berjalan malam harinya. Selain jalan yang curam dan berdebu, jika hujan sedikit licin dan berbahaya.

Setelah perjalanan dua jam, sampailah di kalimati, Anda bisa istirahat sejenak sambil mengemas barang-barang untuk menuju Ranu Kumbolo. Dari Ranu Kumbolo, Anda bisa bermalam lagi atau istirahat secukupnya sambil mengisi perut sebelum melanjutkan perjalan ke Ranu Pane dan pulang.

Jangan lupa semua sampah yang Anda bawa mulai perjalanan berangkat hinga pulang, bawa dalam trash bag yang wajib dibawa pendaki. Jangan sampai meninggalkan sampah di kawasan taman nasional. Jangan tinggalkan apapun kecuali jejak, jangan ambil apapun kecuali gambar.    src
Gunung Semeru, gunung tertinggi di tanah Jawa tentu sudah tak asing lagi bagi para pendaki gunung dimanapun berada. Untuk mencapainya dibutuhkan kesiapan fisik, mental, perbekalan, serta perlengkapan mendaki yang cukup. Selain itu, buang jauh - jauh sifat sombong, ego, dan selalu ingat Yang Maha Kuasa selama mendaki.

www.belantaraindonesia.org

Tak jarang, banyaknya pendaki yang hilang, meninggal dunia, atau tersesat di rimbanya Semeru karena sifat angkuh mereka. Dari pengalaman beberapa kali mencari pendaki tersesat, rata - rata karena mereka meremehkan.

Nah, kalau sudah siap persiapan fisik, mental, perlengkapan, serta persiapan teknis dan non - teknis, Anda bisa langsung menuju Desa Ranu Pani yang berada di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Untuk menuju ke Desa Ranu Pani, Anda bisa melalui Malang, Pasuruan, Probolingo, maupun Lumajang. Namun, para pendaki biasanya sering melalui Malang atau Lumajang. Alangkah baiknya Anda mencari informasi secara detail seputar pendakian ke Semeru.

Dari Malang, Anda bisa melalui Tumpang dan melewati Desa Poncokusumo, serta melintasi Desa Suku Tengger di Ngadas. Anda juga bisa bermalam di sini karena sudah banyak homestay dan persewaan mobil jeep untuk transportasi ke Ranu Pane maupun ke Bromo.

www.belantaraindonesia.org

Kebanyakan pendaki naik angkutan umumdari Stasiun Malang menuju Pasar Tumpang. Dari Pasar Tumpang ke Desa Ngadas, bisa ikut mobil pickup atau truk sayur. Ada juga yang sudah menggunakan atau memesan mobil jeep untuk menuju Desa Ranu Pani.

Di Desa Ngadas, Anda juga bisa menikmati dan membaur dengan warga Tengger yang ramah. Lereng - lereng perbukitan nan hijau dengan pemandanan sawah berbentuk teras iring dijamin bisa memanjakan mata kita yang lelah dengan pemandangan gedung bertingkat.

Udara dingin mengundang Anda untuk lebih mendekatkan dengan pemilik rumah warga yan selalu siap di depan tungku pembakaran yang juga digunakan memasak. Di luar rumah, juga terlihat puncak Mahameru dari kejauhan. Lalu lalang penduduk Tengger yang akan pergi ke ladang menambah kekhasan pemandangan desa.

Setelah di Desa Ranu Pani, Anda bisa bermalam di pondokan pendaki jika tiba malam hari. Sebab, batas akhir perizinan mendaki hingga pukul 16.00 WIB. Anda juga bisa menitipkan motor di sana jika menggunakan motor.

www.belantaraindonesia.org

Di sekitar Ranu Pani juga ada dua danau yang bisa dikunjungi, yakni Danau Ranu Pani dan Danau Ranu Regulo yang berjarak sekira 500 meter dari Ranu Pani. Hitung - hitung sambil menungu proses perizinan selesai, Anda bisa menikmati keindahan dua danau ini. Juga ada kebun Edelweis yang tengah dibiakkan oleh taman nasional.

Untuk mencapai puncak Mahameru, dari Desa terakhir Ranu Pani hingga puncak bisa ditempuh waktu dua hari dua malam pergi pulang. Tentunya dengan kondisi yang prima dan yang pasti menguras energi. Tapi juga bisa sampai 3 - 4 hari jika ingin lebih santai menikmati keindahan Semeru beserta oase di gunung berapi berupa Danau Ranu Kumbolo yang berada di ketinggian 2.400 Mdpl dengan suhu minimal -5 derajat Celsius hingga -20 derajat Celsius.

Setelah menyelesaikan segala persyaratan dan perizinan di Pos Perizinan pendakian di Kantor Resort Ranu Pani, Anda bisa memulai perjalanan dan lebih baik berdo’a dulu agar diberi kemudahan dan keselamatan oleh Yang Maha Kuasa dan bisa kembali pulang dengan selamat.

Dari Ranu Pani, sebaiknya Anda menempuh jalur yang telah ditetapkan dan tidak melewati jalur pintas dengan melewati hayek - hayek menuju Ranu Kumbolo. Sebab, jalurnya ekstrem ketika menanjak maupun turun meski menghemat waktu beberapa jam.

Target pertama dari Ranu Pani bagi pendaki biasanya menuju ke Ranu Kumbolo dengan jarak tempuh sepanjang 10,5 kilometer. Dibutuhkan waktu antara 4 - 5 jam perjalanan untuk menuju ke sana. Jarak Ranu Pani - Landengan Dowo 3 kilometer, Landengan Dowo - Watu Rejeng 3 kilometer, dan Watu Rejeng - Ranu Kumbolo 4,5 kilometer.

www.belantaraindonesia.org
Ranu Kumbolo
Dari Pos Ranu Pani, Anda berjalan mengikuti jalan beraspal menurun sekira 200 meter akan ditemui pintu gerbang masuk jalur pendakian ke Semeru. Di sini biasanya para pendaki berfoto - foto dengan mimik wajah yang masih segar bugar, dan ketika turun juga berfoto bersama tapi dengan wajah yang lusuh, capek, dan lelah.

Setelah memasuki gerbang, jalur sedikit menanjak dengan pemandangan ladang penduduk dengan medan jalan tanah berdebu. Setelah itu, Anda menemui persimpangan yang ke arah kanan merupakan jalur ke ladang penduduk.

Anda ambil yang jalan setapak sedikit ke kiri melipir ke pinggir bukit yang sudah dibatako. Medan lumayan menanjak untuk memutari bukit sepanjang 300 meter - an dengan pemandangan sebelah kiri tebing bukit dan sebelah kanan ladang penduduk.

Selama perjalanan ke Landengan Dowo, Anda akan melewati jalan setapak dengan batako hingga melewati pos 1 nanti. Ada sekira lima tikungan yang di kanan - kiri terkadang terlihat hamparan hutan lebat kawasan taman nasional. Jika beruntung, Anda bisa mengamati monyet ekor panjang maupun lutung yang sedang berada di atas pohon.

Beberapa burung juga sering berada di jalur pendakian. Landengan Dowo merupakan jalur landai yang sangat panjang sehingga kadang membuat pendaki merasa bosan sendiri. Dari Landenan Dowo setelah belok ke kiri dan menanjak, Anda sudah sampai di Pos 1 pendakian. Anda bisa istirahat sekira 5 - 10 menit untuk mengatur nafas atau minum air putih maupun menikmati makanan ringan.

Puas istirahat, perjalanan dilanjutkan menuju Watu Rejeng. Pemandangannya hampir sama dengan jalur sebelumnya. Namun di sini Anda akan lebih sering menjumpai satwa karena sudah masuk lebih dalam ke area hutan.

www.belantaraindonesia.org

Setelah di Watu Rejeng, Anda juga bisa melihat pemandangan batu besar di depan kita yang seperti di Rejeng. Sementara di sebelah kiri nampak puncak Mahameru bisa dilihat jika tidak terhalang mendung.

Setelah melalui jalan setapak yang berdebu, dengan medan naik dan turun yang di sebelah kiri terkadang jurang curam, kita akan melewati pos 2 dan pos 3 yang sudah roboh dan tinggal atapnya. Di pos 3 kita istirahat sejenak untuk menatur nafas dan bersiap - siap melewati tanjakan yang cukup membuat napas terengah - engah. Tanjakan setelah pos tiga ini panjangnya sekira 100 meter dan dinamakan tanjakan Bakri karena yang membuat katanya Pak Bakri yang merupakan  warga Ranu Pane.

Sukses menaklukkan tanjakan Bakri, baiknya kita istirahat dulu di atas sambil melihat ke bawah di mana biasanya para pendaki lain juga sedang berjuang untuk melewati tantangan ini. Anda bisa membantu mereka yang kira - kira membutuhkan bantuan. Setelah melewati tanjakan Bakri, jalur menuju Ranu Kumbolo kian dekat. Melalui medan yang kadang menanjak kadang turun serta banyak pohon yang melintas di jalan dan belaian daun - daun ilalang di sepanjang jalur membuat ritme perjalanan semakin seru.

Setelah melalui beberapa kelokan, lamat - lamat terlihat sebuah cekungan besar yang akan menghipnotis langkah kita untuk berjalan lebih cepat dan terlihatlah oase gunung semeru, Danu Ranu Kombolo dari atas ketinggian. Indah, menawan, menakjubkan. Di sebelah baratnya terlihat tanjakan cinta yang terkenal di kalangan pendaki. Sebelum turun ke area Ranu Kumbolo, kita akan melewati Pos 4.

Di sepanjang menuju Pos 4 ini, di pinggir - pinggir jalur banyak terdapat bunga Anggrek endemik Semeru, seperti jenis Coribis, Speristilus, dan lain - lain. Pun demikian dengan bunga Edelweis yang juga berada di lereng - lerengnya. Sebaiknya berjalan dengan hati - hati agar tas Anda tidak merusak keanekaragaman hayati ini.

www.belantaraindonesia.org
Oro - Oro Ombo
Tidak sabar rasanya di Pos 4 untuk segera turun ke arah danau Ranu Kumbolo. Namun, untuk sampai di pondokan pendaki maupun tempat yang biasanya digunakan para pendaki mendirikan tenda, Anda masih melewati jalan menurun terjal dan juga naik. Sampailah kita di Ranu Kumbolo.

Di sini Anda bisa mendirikan tenda maupun cukup melepas penat sekira satu jam sebelum melanjutkan ke Kalimati. Bagi yang ingin menikmati pemandangan Matahari terbit di Ranu Kumbolo, Anda harus menginap dan mendirikan tenda.

Keindahan ciptaan Tuhan pada malam harinya juga bisa kita nikmati bertaburnya ribuan bintang di angkasa. Pagi harinya Anda bisa menikmati sunrise di Ranu Kumbolo dengan gambaran Matahari yang muncul di tengah - tengah dua bukit yang samar - samar dilengkapi dengan kabut putih dan bayangannya di air danau yang jernih.

Enggan rasanya meninggalkan Ranu Kumbolo dengan segala keindahannya; kabut putih yang berjalan pelan di atas air serta riak - riak kecil air yang ditimbulkan oleh ikan maupun angin. Ini melengkapi kemolekan ciptaan Sang Pencipta.

Danau yang dihasilkan dari tampungan air hujan berkumpul di cekungan kawah bekas letusan Gunung Jambangan. Di sekitarnya, ada sebuah prasasti yang dipercaya peninggalan Kerajaan Khadiri ( Kediri ). Prasasti itu menghadap ke danau dengan keberadaan tulisan membelakangi danau.

Dalam prasasti yang ditulis menggunakan bahasa Jawa kuno ini, kalau diterjemahkan berbunyi “Mpu Kameswara Tirtayasa”. Kameswara atau Bameswara merupakan nama Raja Kadiri. Sementara, prasasti tersebut sebagai penanda jika Danau Ranu Kumbolo berfungsi sebagai air suci.

Dari beberapa sumber disebutkan jika Ranu Kumbolo adalah tempat bersemedi Raja Bameswara. Danau ini juga dipercaya sebagai tempat mandi para dewa dan menjadi air suci Gunung Semeru.

www.belantaraindonesia.org
Tanjakan Cinta
Perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Mahameru masih berjarak 10,2 kilometer. Rinciannya sebagai berikut, Ranu Kumbolo - Cemoro Kandang 2,5 km, Cemoro Kandang - Jambangan 3 km, Jambangan - Kalimati 2 km, Kalimati - Arcopodo 1,2 km, dan Arcopodo - Mahameru 1,5 km.

Mengawali pendakian dari Ranu Kumbolo, Anda akan melihat beberapa batu nisan atau pertanda pendaki yang meninggal dunia. Tempatnya berada di samping jalan setapak Tanjakan Cinta. Ada beberapa nama di sana dan bisa dijadikan pengingat bagi para pendaki agar selalu ingat Yang Maha Kuasa dan berhati - hati demi keselamatan.

Menapaki Tanjakan Cinta akan menguras energi, terlihat pendek tapi ternyata cukup panjang dan membuat napas terengah - engah. Penuh perjuangan ekstra dan energi lebih, setapak demi setapak untuk mencapai pucuk tanjakan.

Anda bisa istirahat sejenak sambil melihat aneka anggrek yang menempel di ranting - ranting pohon pinus, dan memandangi danau Ranu Kumbolo dari ketinggian. Beberapa tenda pendaki serta kabut putih yang melewati danau dengan latar hamparan langit yang biru cerah bisa Anda lihat, harmoni keindahan alam sebagai media mendekatkan diri dengan Sang Pencipta.

Di balik bukit Tanjakan Cinta sudah menungu Oro - Oro Ombo. Dari atas terlihat padang savana yang dihiasi tumbuhan sejenis lavender dengan bunganya yang ungu. Ada dua jalur dari sini; jalur melipir di pinggiran bukit sebelah kiri dan jalur membelah savana serta tumbuhan jenis lavender. Dua jalur ini akan bertemu di satu titik di kawasan Cemoro Kandang.

www.belantaraindonesia.org
Puncak Semeru
Dari atas savana terlihat seperti rumput, tapi bila Anda lewati tingginya hampir sama dengan dengan tinggi badan orang dewasa. Di Cemoro Kandang, Anda bisa rebahan santai sambil menikmati hamparan savana dan lavender berwarna keunguan dari kejauhan, sembari menikmati hawa sejuk, serta desiran angin dan suara mendesis khas hutan pinus.

Biasanya para pendaki duduk - duduk di atas pohon pinus yang tumbang. Ada juga bersandar di pohon yang berdiri tegak. Merebahkan diri di atas rumput hijau sambil menyeruput kopi yang dibawa dari Ranu Kumbolo.

Bila napas sudah normal kembali serta pundak sedikit lebih ringan setelah beberapa saat melepas tas berkilo - kilogram yang membebani pundak, perjalanan bisa dilanjutkan membelah hutan pinus yang luas. Medannya cukup berat karena terus menanjak dan sedikit sekali ada bonus jalan yang turun.

Untuk menurangi rasa capek, Anda bisa bercanda ringan dengan rekan seperjalanan. Sebelum sampai di Jambangan, Anda bisa istirahat sejenak di Kalisat, sebuah cekungan mirip sungai dengan tanah berpasir tanpa air sehinga disebut Kalisat.

Di atas Kalisat, ada tempat yang cukup nyaman dan luas untuk rehat bagi pendaki berkelompok lebih dari 10 orang. Dari sini Anda mendapat medan yan turun sedikit kemudian naik di antara dua bukit. Tibalah kita di lahan mendatar yang disebut Jambangan. Ada savana, berbagai jenis anggrek, serta bunga Edelweis menyambut mata kita. Di sebelah selatan, Nampak guratan - guratan puncak Mahameru yang menjulang gagah.

Beberapa pendaki lain sering Anda jumpai tengah beristirahat sejenak di sini, saling tegur biasa dilakukan dan menjadi kekhasan meski belum pernah mengenal. Bincang - bincang ringan terkait jalur serta pengalaman lain bisa menambah semangat tersendiri. Dari Jambangan, jalur menuju Kalimati cukup ringan karena jalannya menurun dan landai dengan jarak 2 kilometer.

Setelah berjalan santai, Anda akan menemui Kalimati, sebuah kawasan dengan padang rumput yang diapit hutan pinus. Di sini juga ada pondokan permanen. Para pendaki biasanya mendirikan tenda di kawasan ini sembari mengisi perbekalan air di Sumber Mani yang lumayan jauh.

Bisa ditempuh perjalanan selama satu jam. Sebaiknya bersama pendaki yang lebih tahu tempat ini atau berkelompok dan tidak mengambil air terlalu gelap. Dikhawatirkan tersesat meski ada petunjuknya, atau bertatap muka dengan hewan buas.

www.belantaraindonesia.org

Dari Kalimati, terlihat lebih jelas bekas aliran lahar dingin yang membentuk guratan - guratan curam di lereng puncak Mahameru. Di tengahnya juga terlihat jalur pendakian menuju puncak Mahameru, puncak abadi para dewa, atap tanah Jawa atau kaki langit Jawa. Sebaiknya istirahat di Kalimati sambil memasak untuk dimakan dan bekal menuju puncak pada malam hari.

Perjalanan Kalimati normalnya membutuhkan waktu tempuh selama 5 - 6 jam. Ada juga yang hanya 4 jam sampai puncak. Selain Kalimati, para pendaki biasanya mendirikan tenda di kawasan Arcopodo yang berjarak 1,2 kilometer dari Kalimati.

Namun, di sini tanahnya berdebu, rawan longsor, serta jauh dari sumber air. Sebaiknya Anda mendirikan tenda di sekitar Kalimati, menyiapkan perbekalan serta perlengkapan yang cukup untuk digunakan mendaki ke puncak Mahameru.

Persiapan summit attack atau mendaki ke puncak dari Kalimati sebaiknya dilakukan pukul 00.00 WIB, agar sampai di puncak beberapa saat sebelum Matahari terbit, kalau tidak mendung. Sebab kalau terlalu pagi di puncak, Anda akan kedinginan.

Perbekalan yang dibawa cukup air sesuai kebutuhan, minimal satu botol minum 1,5 liter. Bisa membawa tas pinggang atau daypack kecil untuk digunakan membawa air dan makanan ringan. Madu, coklat, serta minuman berkalori, serta makanan ringan cukup membantu mengisi energi saat mendaki puncak. Usahakan tidur sore agar bangunnya tidak terlewat. 

Alarm berbunyi kencang, jarum jam di tangan menunjukkan pukul 00.00 WIB. Saatnya bangun, persiapan menuju puncak Mahameru.

Semua perbekalan dan perlengkapan, seperti senter atau headlamp yang disiapkan sore hari, jangan sampai ketinggalan. Baju hangat, seperti jaket, mantel ( untuk jaga - jaga jika hujan ), serta masker dan penutup kepala juga harus dibawa.

Usahakan tidak terlalu membawa barang yang berat, cukup air secukupnya dan makanan ringan. Sebelum berangkat, Anda sebaiknya berdoa agar diberi kemudahan dan kekuatan untuk bisa mencapai puncak.

Perjalanan sesungguhnya akan dimulai, dimana egoisme pribadi mutlak dibuang, berangkat bersama, pulang juga harus bersama, buang jauh - jauh sifat sombong. Puncak Mahameru bagian dari tujuan, pulang dengan selamat menjadi tujuan utama.

Jangan sampai meninggalkan anggota kelompok sendirian di jalan meski Anda masih kuat berjalan. Lebih baik kembali daripada meninggalkan teman sendirian di lereng puncak Semeru. Banyak pendaki yang hilang ketika dalam keadaan sendiri di lereng puncak Semeru.

Dari Kalimati, dibalut gelapnya malam dan bertaburnya bintang di angkasa perjalanan ke puncak dimulai. Melewati padang rumput ke arah timur, Anda akan menemui medan menurun dan menyeberangi kali yang sudah mati atau tidak ada airnya.

www.belantaraindonesia.org

Setelah itu, perjalanan sedikit menanjak dan terus menanjak tajam dengan medan tanah yang berdebu. Di kiri - kanan adalah jurang Blank 75 yang sering memakan korban. Kurang lebih 2 jam, Anda baru sampai di Arcopodo. Dari sini, jalur ke puncak masih lurus ke atas mengikuti jalur yang sudah ada. Sedangkan lokasi dua arca kembar berada di sebelah kiri dengan medan jalan menurun.

Di sekitar Arcopodo juga dijumpai beberapa tenda pendaki yang bermalam di sini. Juga ada beberapa nisan atau in memoriam pendaki yang meninggal dunia atau hilang. Dari Arcopodo menuju vegetasi terakhir, yang dinamai Kelik, bisa ditempuh kurang dari satu jam.

Kelik adalah perbatasan antara hutan pinus dengan lereng Semeru berupa pasir keabu - abuan. Di kanan - kiri terlihat jurang Blank 75 yang curam. Sebaiknya selalu berdoa selama perjalanan dan konsentrasi ketika melangkah agar tidak terpeleset. Tak jarang medan yang dilalui hanya cukup untuk langkah kaki. Dari sinilah summit attack dimulai.

Istilah 5 - 3 atau 2 - 1 akan Anda rasakan di sini. Maju lima langkah mundur tiga langkah, atau maju dua langkah mundur satu langkah akan kita alami selama perjalanan menuju puncak.

Medan berpasir sedalam tumit memang menyulitkan para pendaki melangkah. Sebaiknya berjalan semampunya dan mengatur irama langkah dengan nyaman. Istirahat mengatur napas dan mengisi perut dengan perbekalan serta minum air secukupnya.

Pendakian ini kadang memaksa pendaki merangkak. Sesekali menggapai tebing jalur sebagai pegangan sementara kaki mencari tumpuan untuk berpijak. Tak jarang, para pendaki banyak yang menyerah ketika berada di sini.

Meski jarak ke puncak tingal beberapa ratus meter, bahkan ada yang memilih kembali turun karena tersisa sekira 50 meter ke puncak. Namun, karena kondisi fisik tidak memungkinkan atau kesiangan lebih baik turun. Puncak Mahameru masih bisa didaki lain waktu.

Jika lelah, sesekali Anda bisa berbaring di atas pasir dengan kemiringan yang curam. Sembari mengamati gemebyar bintang di langit serta bintang jatuh di langit.

Di sisi timur terlihat kemerlip cahaya lampu dari daerah Lumajang, di sisi barat juga terlihat kemerlip cahaya lampu dari daerah Malang. Jejak pendaki yang terlebih dulu naik bisa dijadikan pedoman untuk melangkah agar lebih mudah.

Dengan menancapkan ujung sepatu ke pasir juga bisa memudahkan Anda untuk melangkah. Temaram cahaya sinar di atas yang berkelip - kelip menunjukkan pendaki yang berada di atas juga banyak. Terlihat dekat namun masih terasa jauh. Semakin dilihat ke atas semakin terasa jauh.

Waktu sudah menujukkan pukul 05.00 WIB, puncak juga terlihat masih jauh di atas, sementara mega merah sudah menampakkan diri, di balik mendung yang tebal di ufuk timur. Samar - samar mentari mulai terlihat, hamparan lautan awan di depan mata seolah berada di negeri di atas awan.

Sayup - sayup terdengar ekspresi para pendaki yang mencapai puncak dengan berteriak sekencang-kencangnya seraya bersyukur. Sementara puluhan orang masih ada yang berjuang menapaki medan berpasir. Ada yang sampai ditarik dengan tali, ada juga yang menunggu kelompoknya naik. Bahkan, ada juga yang terpaksa kembali karena merasa fisiknya tidak mampu lagi naik. Di sinilah kesabaran kita diuji, sifat ego terhadap kelompok juga tengah diuji.

Menjelang pukul 06.00 WIB, samar - samar terdengar suara para pendaki yang sudah mencapai puncak. Setelah sampai di puncak bayangan, ada petunjuk arah menuju jalur puncak, sedikit belok ke kiri kemudian naik beberapa meter terlihatlah kibar bendera merah putih berkibar di atas ketinggian 3.676 Mdpl.

Puncak Mahameru, Gunung tertinggi di Pulau Jawa. Kawahnya yang dikenal dengan sebutan Jonggring Saloka berada di sebalah selatan puncak  Mahameru. Setiap 15 - 20 menit menyemburkan asap vulkanik disertai dentuman yang menggelegar. Momen ini sering dimanfaatkan pendaki untuk berfoto - foto selain berfoto di samping sang saka Merah Putih.

Hamparan pasir serta bebatuan berserakan di atas puncak. Di sebelah selatan tampak terlihat laut selatan pesisir Lumajang, di sisi utara terlihat pegunungan Tengger serta Bromo, agak ke barat Anda juga melihat bentuk mungil Gunung Arjuna dan Welirang. Sementara, di sisi Barat ada Gunung Kawi dan Panderman.

Pendaki juga dilarang mendekati kawah Jonggring Saloka karena sangat berbahaya. Waktu berada di puncak memang terbatas karena semakin siang berkabut serta angin cenderung mengarah ke utara atau mengarah ke puncak Mahameru. Asap beracun bisa terbawa ke puncak sehingga membahayakan para pendaki.

Sebaiknya kita turun kembali setelah agak siang dan mulai banyak kabut. Selama perjalanan turun, sebaiknya tetap konsentrasi dan tetap berkelompok. Sebab, pendaki yang hilang, tersesat, atau jatuh sering terjadi ketika perjalanan turun.

Perjalanan turun memang cukup singkat, biasanya dua jam Anda sudah sampai Kalimati. Namun cukup membahayakan, disamping karena faktor kelelahan, konsentrasi juga sering berkurang. Tak heran jika banyak pendaki yang terpeleset ketika turun dari puncak.

Selama perjalanan turun, Anda baru bisa melihat dengan jelas bagaimana curamnya jurang Blank 75 yang yang berada di sisi kanan dan kiri tempat Anda berjalan malam harinya. Selain jalan yang curam dan berdebu, jika hujan sedikit licin dan berbahaya.

Setelah perjalanan dua jam, sampailah di kalimati, Anda bisa istirahat sejenak sambil mengemas barang-barang untuk menuju Ranu Kumbolo. Dari Ranu Kumbolo, Anda bisa bermalam lagi atau istirahat secukupnya sambil mengisi perut sebelum melanjutkan perjalan ke Ranu Pane dan pulang.

Jangan lupa semua sampah yang Anda bawa mulai perjalanan berangkat hinga pulang, bawa dalam trash bag yang wajib dibawa pendaki. Jangan sampai meninggalkan sampah di kawasan taman nasional. Jangan tinggalkan apapun kecuali jejak, jangan ambil apapun kecuali gambar.    src
Read More
16 comments

Mari Selamatkan Rinjani!

Mendaki Gunung Rinjani, Di Lombok Nusa Tenggara Barat, Indonesia adalah sebuah impian bagi para pendaki gunung maupun penyuka tantangan di alam terbuka. Bagi yang pernah mendaki Rinjani, dari awal pendakian sampai menuju tempat perkemahan Plawangan Sembalun, hampir sepanjang jalan pendakian ditemui sampah di mana - mana.

www.belantaraindonesia.org

Tercatat ada tiga pos peristirahatan sebelum Plawangan Sembalun dan setiap pos dipenuhi sampah. Terutama pos yang dijadikan tempat memasak makan siang. Yang paling parah adalah Plawangan Sembalun dimana menjadi pusat perkemahan sebelum mendaki ke puncak Rinjani keesokan harinya sebelum Matahari terbit.

Siapa pun tamu yang akan menikmati keindahan dari pintu masuk sebelah timur ( Desa Sembalun ) dan barat ( Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara ), pasti akan menemukan sampah yang menyebar dan adakalanya bertumpuk di tepi jalan setapak atau sudut - sudut Taman Nasional Gunung Rinjani.

www.belantaraindonesia.org

Sampah itu beragam jenisnya, seperti kantong plastik, kaleng, botol kaca, serta wadah minuman air mineral dan penyegar lainnya. Bahkan, celakanya, termasuk kotoran manusia!

Sungguh memprihatinkan bagaimana ketidakteraturannya pendakian dan tidak diikutinya peraturan yang ada.

Begitu pula saat menuju ke Segara Anak. Dari Plawangan Sembalun turun ke danau selama perjalanan ditemui banyak sampah seperti bungkusan permen, kantong plastik biskuit dan makanan ringan, botol dll. Tiba di danau, sampah baru memuncak di beberapa tempat di sekitar danau.

www.belantaraindonesia.org

Ada yang sudah dibakar, ada yang ditumpuk menjadi satu. Semua porter sibuk menyiapkan makan siang untuk tamu - tamunya, mencuci peralatan di danau, juga ditemui penduduk lokal yang sibuk memancing. Ada sebagian pendaki yang berkemah di danau.

Lanjutkan perjalanan menuju Plawangan Senaru, dari danau Segara Anak ke Plawangan Senaru sampah masih ditemui meskipun tidak separah area sebelumnya. Sampah di area perkemahan Plawangan Senaru juga sama parahnya dengan area perkemahan sebelumnya.

www.belantaraindonesia.org

Bisa dilihat bahwa ini bukan masalah yang gampang diatasi. Mengingat tidak ada kesadarannya dari pendaki yang membuang sampah sembarangan dan tidak membawa kembali sampahnya. Jadi hanya bisa berharap pada pemerintah untuk menerapkan sistem pembersihan yang efektif.

www.belantaraindonesia.org

Kepada semua pembaca yang berencana ke Rinjani, mari kita sama - sama sadar akan bahayanya sampah dan menjaga kelestarian Rinjani.

Ada rencana Rinjani akan diusulkan menjadi taman bumi dunia Oktober 2014 ke UNESCO Semoga dengan menjadi bagian dari UNESCO, Taman Nasional Gunung Rinjani bisa semakin terjaga. 

www.belantaraindonesia.org

Diluar dari masalah sampah, Taman Nasional Gunung Rinjani tidak bisa dipungkiri sangat indah sekali. Terutama dari Plawangan Sembalun turun menuju danau dan naik lagi menuju Plawangan Senaru. Surga!. Bahkan melihat Matahari terbenam dari Plawangan Sembalun tidak bisa digambarkan dengan kata - kata.

Mari Selamatkan Rinjani!  Mothdemon
Mendaki Gunung Rinjani, Di Lombok Nusa Tenggara Barat, Indonesia adalah sebuah impian bagi para pendaki gunung maupun penyuka tantangan di alam terbuka. Bagi yang pernah mendaki Rinjani, dari awal pendakian sampai menuju tempat perkemahan Plawangan Sembalun, hampir sepanjang jalan pendakian ditemui sampah di mana - mana.

www.belantaraindonesia.org

Tercatat ada tiga pos peristirahatan sebelum Plawangan Sembalun dan setiap pos dipenuhi sampah. Terutama pos yang dijadikan tempat memasak makan siang. Yang paling parah adalah Plawangan Sembalun dimana menjadi pusat perkemahan sebelum mendaki ke puncak Rinjani keesokan harinya sebelum Matahari terbit.

Siapa pun tamu yang akan menikmati keindahan dari pintu masuk sebelah timur ( Desa Sembalun ) dan barat ( Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara ), pasti akan menemukan sampah yang menyebar dan adakalanya bertumpuk di tepi jalan setapak atau sudut - sudut Taman Nasional Gunung Rinjani.

www.belantaraindonesia.org

Sampah itu beragam jenisnya, seperti kantong plastik, kaleng, botol kaca, serta wadah minuman air mineral dan penyegar lainnya. Bahkan, celakanya, termasuk kotoran manusia!

Sungguh memprihatinkan bagaimana ketidakteraturannya pendakian dan tidak diikutinya peraturan yang ada.

Begitu pula saat menuju ke Segara Anak. Dari Plawangan Sembalun turun ke danau selama perjalanan ditemui banyak sampah seperti bungkusan permen, kantong plastik biskuit dan makanan ringan, botol dll. Tiba di danau, sampah baru memuncak di beberapa tempat di sekitar danau.

www.belantaraindonesia.org

Ada yang sudah dibakar, ada yang ditumpuk menjadi satu. Semua porter sibuk menyiapkan makan siang untuk tamu - tamunya, mencuci peralatan di danau, juga ditemui penduduk lokal yang sibuk memancing. Ada sebagian pendaki yang berkemah di danau.

Lanjutkan perjalanan menuju Plawangan Senaru, dari danau Segara Anak ke Plawangan Senaru sampah masih ditemui meskipun tidak separah area sebelumnya. Sampah di area perkemahan Plawangan Senaru juga sama parahnya dengan area perkemahan sebelumnya.

www.belantaraindonesia.org

Bisa dilihat bahwa ini bukan masalah yang gampang diatasi. Mengingat tidak ada kesadarannya dari pendaki yang membuang sampah sembarangan dan tidak membawa kembali sampahnya. Jadi hanya bisa berharap pada pemerintah untuk menerapkan sistem pembersihan yang efektif.

www.belantaraindonesia.org

Kepada semua pembaca yang berencana ke Rinjani, mari kita sama - sama sadar akan bahayanya sampah dan menjaga kelestarian Rinjani.

Ada rencana Rinjani akan diusulkan menjadi taman bumi dunia Oktober 2014 ke UNESCO Semoga dengan menjadi bagian dari UNESCO, Taman Nasional Gunung Rinjani bisa semakin terjaga. 

www.belantaraindonesia.org

Diluar dari masalah sampah, Taman Nasional Gunung Rinjani tidak bisa dipungkiri sangat indah sekali. Terutama dari Plawangan Sembalun turun menuju danau dan naik lagi menuju Plawangan Senaru. Surga!. Bahkan melihat Matahari terbenam dari Plawangan Sembalun tidak bisa digambarkan dengan kata - kata.

Mari Selamatkan Rinjani!  Mothdemon
Read More
51 comments

Gletser Di Pegunungan Karakoram Yang Misterius

Kita semua tahu bahwa peningkatan suhu Bumi menyebabkan gletser dunia mulai meleleh, menipis bahkan menghilang. Tetapi gletser di Pegunungan Karakoram, salah satu puncak tertinggi di dunia, tidak meleleh. Penelitipun mempertanyakan ketahanan gletser di puncak tertinggi kedua di dunia tersebut.

www.belantaraindonesia.org

Setelah melakukan penelitian, mereka menemukan misteri terjaganya gletser di Karakoram. Ketika curah hujan terus meningkat di Pegunungan Himalaya, namun saat musim panas kelembaban pegununganpun akan turun drastis. Fenomena seperti ini tidak terjadi di Karakoram. “Inilah alasan mengapa gletser di Pegunungan Karakoram terus terjaga,” papar Sarah Kapnick, salah satu peneliti dari Princeton University.

Ia juga menambahkan, meningkatnya curah hujan salju di wilayah Karakoram pun merupakan alasan lain mengapa gletser tetap stabil dan tidak mencair.

Karakoram merupakan puncak bersalju di sepanjang perbatasan antara India, Pakistan, dan Tiongkok, serta menjadi bagian dari Pegunungan Himalaya.

Beberapa observasi telah dilakukan di Pegunungan Karakoram dan hasilnya sama. Bahwa gletser di wilayah tersebut tidak mengalami penurunan signifikan karena peningakatan suhu dan hujan salju justru mengalami penambahan intensitas.

www.belantaraindonesia.org

Kapnick dan rekannya mengumpulkan data tentang pengendapan dan temperatur udara. Bersumber dari Pakistan Meteorological Departement dan data dari satelit, mereka mengkombinasikan informasi yang diperoleh dan membandingkan dengan tiga wilayah sekitar. Yakni Karakoram, Pegunungan Himalaya bagian tengah dan dataran rendah Tibet.

Mereka menemukan adanya simulasi baru sehingga daerah seluas 10 mil persegi atau 50 kilometer persegi di Karakoram mampu menyesuaikan dengan perubahan iklim yang terjadi sekarang ini. 

Sementara peningkatan suhu Bumi sedang gencar menjadi perbincangan, memahami gejala berbeda di Karakoram menjadi hal penting. Karena ketersediaan salju akan mempengaruhi jumlah air.

Saat salju mencair maka bukan hal tidak mungkin banjir akan mengintai,” kata Kapnick.  NG
Kita semua tahu bahwa peningkatan suhu Bumi menyebabkan gletser dunia mulai meleleh, menipis bahkan menghilang. Tetapi gletser di Pegunungan Karakoram, salah satu puncak tertinggi di dunia, tidak meleleh. Penelitipun mempertanyakan ketahanan gletser di puncak tertinggi kedua di dunia tersebut.

www.belantaraindonesia.org

Setelah melakukan penelitian, mereka menemukan misteri terjaganya gletser di Karakoram. Ketika curah hujan terus meningkat di Pegunungan Himalaya, namun saat musim panas kelembaban pegununganpun akan turun drastis. Fenomena seperti ini tidak terjadi di Karakoram. “Inilah alasan mengapa gletser di Pegunungan Karakoram terus terjaga,” papar Sarah Kapnick, salah satu peneliti dari Princeton University.

Ia juga menambahkan, meningkatnya curah hujan salju di wilayah Karakoram pun merupakan alasan lain mengapa gletser tetap stabil dan tidak mencair.

Karakoram merupakan puncak bersalju di sepanjang perbatasan antara India, Pakistan, dan Tiongkok, serta menjadi bagian dari Pegunungan Himalaya.

Beberapa observasi telah dilakukan di Pegunungan Karakoram dan hasilnya sama. Bahwa gletser di wilayah tersebut tidak mengalami penurunan signifikan karena peningakatan suhu dan hujan salju justru mengalami penambahan intensitas.

www.belantaraindonesia.org

Kapnick dan rekannya mengumpulkan data tentang pengendapan dan temperatur udara. Bersumber dari Pakistan Meteorological Departement dan data dari satelit, mereka mengkombinasikan informasi yang diperoleh dan membandingkan dengan tiga wilayah sekitar. Yakni Karakoram, Pegunungan Himalaya bagian tengah dan dataran rendah Tibet.

Mereka menemukan adanya simulasi baru sehingga daerah seluas 10 mil persegi atau 50 kilometer persegi di Karakoram mampu menyesuaikan dengan perubahan iklim yang terjadi sekarang ini. 

Sementara peningkatan suhu Bumi sedang gencar menjadi perbincangan, memahami gejala berbeda di Karakoram menjadi hal penting. Karena ketersediaan salju akan mempengaruhi jumlah air.

Saat salju mencair maka bukan hal tidak mungkin banjir akan mengintai,” kata Kapnick.  NG
Read More
34 comments

Bunga Ini Mekar Saat Mendengar Suara Adzan

Sebuah fenomena alam yang mengagumkan yang terjadi di Azerbaizan. Sejumlah bunga akan bermekaran ketika mendengar suara lantunan Adzan berkumandang. Seakan suara Adzan yang mengalun merdu membangunkan bunga - bunga yang sedang tertidur. Stasiun televisi CNN dalam saluran videonya menayangkan fenomena mukjizat lantunan Adzan itu.

www.belantaraindonesia.org

Bunga - bunga yang mulanya kuncup secara ajaib ‘terbangun’ dan bermekaran tatkala Adzan berkumandang. Fenomena luar biasa ini pun langsung mendapat perhatian media - media barat.

Dalam siaran persnya yang diunggah di Youtube, nampak bunga berwana kuning masih dalam kondisi kuncup sebelum Adzan berkumandang. Saat suara Adzan mengalun, bunga - bunga tersebut pun mekar.

Alhasil bunga - bunga ini selalu mekar setiap lima waktu Shalat. Mulanya CNN tak percaya dengan fenomena ini. Hal tersebut bisa dilihat dari reaksi reporter dalam video tersebut.

Nampak reporter CNN terkesima atas fenomena yang terjadi. Tatkala suara Adzan berkumandang, bunga - bunga di video tersebut langsung mekar, sang reporter pun nampak kaget.

Tidak sabar melihat bagaimana fenomena alam tersebut? Simak mukjizat bunga mekar saat mendengar lantunan suara Adzan pada video Youtube berikut ini

Sebuah fenomena alam yang mengagumkan yang terjadi di Azerbaizan. Sejumlah bunga akan bermekaran ketika mendengar suara lantunan Adzan berkumandang. Seakan suara Adzan yang mengalun merdu membangunkan bunga - bunga yang sedang tertidur. Stasiun televisi CNN dalam saluran videonya menayangkan fenomena mukjizat lantunan Adzan itu.

www.belantaraindonesia.org

Bunga - bunga yang mulanya kuncup secara ajaib ‘terbangun’ dan bermekaran tatkala Adzan berkumandang. Fenomena luar biasa ini pun langsung mendapat perhatian media - media barat.

Dalam siaran persnya yang diunggah di Youtube, nampak bunga berwana kuning masih dalam kondisi kuncup sebelum Adzan berkumandang. Saat suara Adzan mengalun, bunga - bunga tersebut pun mekar.

Alhasil bunga - bunga ini selalu mekar setiap lima waktu Shalat. Mulanya CNN tak percaya dengan fenomena ini. Hal tersebut bisa dilihat dari reaksi reporter dalam video tersebut.

Nampak reporter CNN terkesima atas fenomena yang terjadi. Tatkala suara Adzan berkumandang, bunga - bunga di video tersebut langsung mekar, sang reporter pun nampak kaget.

Tidak sabar melihat bagaimana fenomena alam tersebut? Simak mukjizat bunga mekar saat mendengar lantunan suara Adzan pada video Youtube berikut ini

Read More
18 comments

Inilah Tipe Pendaki Menurut Zodiaknya

Pendaki gunung, manusia penggiat alam terbuka dan penyuka tantangan serta hawa dingin di tengah rimba belantara. Setiap manusia dan juga pendaki lahir, dalam perhitungan tanggal dan bulan kelahiran terkenal dengan logo Zodiak. Setiap orang memiliki tanda bintang atau Zodiak berdeda - beda. Nah, jika Anda adalah pendaki gunung, apa Zodiak Anda?

www.belantaraindonesia.org

Zodiak Anda akan menjadi pengenal tipe seorang pendaki seperti apa Anda. Berikut ini tipe pendaki gunung menurut Zodiak. Percaya atau tidak? Terserah Anda masing - masing.

PENDAKI AQUARIUS ( 20 Januari - 18 Februari )
Para Pendaki Aquarius ini punya sifat dasar impulsif. Suka tiba - tiba melakukan apa yang dia mau tanpa berpikir nantinya bagaimana. Jadi, kalau tiba - tiba mau naik gunung, ya dia akan jalan pada saat itu juga. Sifat ini didukung sama wataknya yang cuek dan aneh. Biasanya, pendaki jenis ini akan tidak peduli meskipun tiba - tiba ada hantu  lewat depan mukanya. Tapi, dia itu melindungi sama teman - temannya. Dia bisa jadi defender yang paling diandalkan di rombongan. Beri dia ruang di belakang jadi sweeper dan semua aman serta tenang.


PENDAKI PISCES ( 19 Februari - 20 Maret )
Pendaki Pisces punya sifat dasar yang paling menonjol, yaitu, DRAMA. Ya, ada apa - apa sedikit akan heboh. Mungkin diam, tapi diamnya saja bisa membuat heboh. Misalnya dia melihat Ranu Kumbolo yang begitu indahnya, bisa tiba - tiba dia menangis sesenggukan lalu membuat puisi dan dibaca di depan rombongannya. Asyiknya, kalau sudah kenal, si Pendaki Pisces ini bisa jadi orang paling bawel yang kadang suka iseng tapi pendakian jadi tak sepi, meskipun sifat aslinya agak tertutup.


PENDAKI ARIES ( 21 Maret - 19 April )
Sifat aslinya Pendaki Aries ini jahil. Lumayan jadi anak yang bisa menghidupkan suasana. Tapi, jadikan dia sebagai leader juga bagus, karena, selain tak takut sama apa pun, dia juga tipikal pemimpin yang baik dan memang pintar. Tentunya, dia bisa mencari jalan dengan sangat baik, bisa bagi - bagi rombongan dengan tepat, dan paling tidak, pengetahuannya bisa sangat membantu.

PENDAKI TAURUS ( 20 April - 20 Mei )
Kita bisa menyebutnya sebagai seorang pendaki yang pemalas. Tapi sifat malasnya ini diiringi dengan sifatnya yang persistent. Jadi, meskipun malas, tapi kalau dia sudah memutuskan untuk akan memanjat, peduli setan sampai puncak, dia akan sampai puncak. Percayalah. Didukung dengan sifat keras - kepalanya yang luar biasa juga tentunya. Dan, kesabarannya ini juga mendukung persistensinya. Bagusnya, hal ini yang secara tak langsung akan memotivasi orang - orang di rombongan yang sepertinya sudah mau menyerah tapi masih mau berusaha.

PENDAKI GEMINI ( 21 Mei - 20 Juni )
Para Pendaki di bawah naungan rasi bintang ini punya energi yang melimpah. Bisa jadi di saat kita semua lagi drop kelelahan, dia masih pecicilan entah kemana dan jadi penghibur rombongan. Sifatnya yang unpredictable dan curiosity-nya yang tinggi juga kadang - kadang bisa buat kita shock sama apa yang dia lakukan. Bisa jadi sangat membantu, bisa jadi sangat membahayakan diri sendiri. Selain mudah bergaul dan beradaptasi sama lingkungan sekitar, Pendaki Gemini juga pandai memanfaatkan momen untuk narsis - narsisan.

PENDAKI CANCER ( 21 Juni - 22 Juli )
Cancer punya sifat bagus yang sangat membantu teman - temannya dalam rombongan pendakian, dia akan menjadi orang yang paling setia menunggu teman - temannya meskipun jalannya lambat, suka mengeluh, maupun suka narsis. Tapi pendaki Cancer paling cuma akan men jadi pendengar setia curhatan Anda. Dia agak susah terbuka dan tak bisa memaksakan terbuka meskipun Anda memaksa. Oiya, harus hati - hati kalau becanda sama dia, anaknya mudah sakit hati, mau Anda dijorokin ke jurang?

PENDAKI LEO ( 23 Juli - 22 Agustus )
Satu lagi satu jenis pendaki menurut zodiak yang bisa jadi leader di tim rombongan pendakian Anda, yaitu Pendaki Leo. Ya, sebagai natural born leader, sifat berani yang tertanam di dalam dirinya ini lah yang pantas kita andalkan. Mungkin dia agak tak percaya diri sama kemampuannya memimpin rombongan, tetapi, pelan - pelan semua akan sadar kalau dia punya rasa tanggung jawab yang tinggi, punya rasa ingin melindungi teman - teman rombongannya, dan juga loyal.

PENDAKI VIRGO ( 23 Agustus - 22 September )
Suka mengatur, perfeksionis, cerdas, planner luar biasa, dan juga observer, adalah sifat dan ciri dasar dari Pendaki Virgo. Kalau Virgo di jadikan pemimpin dalam rombongan, waktu pendakian, jam makan, waktu istirahat, dan keselamatan rombongan bisa dibilang akan dijamin sesuai dengan rencana awal. Kalau pun kepleset sedikit, tak akan jauh - jauh. Sangat bisa diandalkan.

Tetapi sifat perfeksionisnya akan lumayan menghambat kalau misalnya ada hal yang tiba - tiba tak sesuai. Nah, sifat - sifat tadi kalau disatukan jadinya = repot. Barang bawaan banyak, takut ini, kalau kalau begitu, macam - macam lah. Jago berpikir, menganalisa, dan mengobservasi sekitar bakal bikin rombongannya merasa lebih aman dan bisa di andalkan pendaki dalam naungan bintang Virgo ini. Tapi, musti hati - hati, sekali dia ill-feel,sudah lah, Anda akan di black list dari next pendakian dengan dia.

PENDAKI LIBRA ( 23 September - 22 Oktober )
Mau minta jajanan selama pendakian? Minta saja sama pendaki Libra ini. Dia super tidak pelit, boros, dan memang kebanyakan kaya raya. Kalau boleh membawa logistik se toko, mungkin dia akan bawa. Tapi para tetua pendaki musti menjaga dia jangan sampai jalan sendiri, pelupa - nya itu. Ampun! Bercanda sama pendaki Libra juga asik, selain santai dan tak mudah tersinggung, rata - rata pendaki jenis ini suka bercanda.

PENDAKI SCORPIO ( 23 Oktober - 21 November )
Jangan sekali - kali buat Pendaki Scorpio ini marah. Bahaya. Namanya juga Kalajengking, selain emosional, mulutnya juga berbisa. Pokoknya jangan buat dia marah. Bisa jadi Anda digantung di puncak gunung. Tapi, kontradiksinya Pendaki Scorpio adalah dia ini humoris. Yang akan buat banyak ketawa di gunung ya dia.
Tapi Pendaki Scorpio juga loyal, akan menunggu dan menjaga teman - temannya yang sudah kelelahan, bahkan, rela mati juga buat menolong teman ( dekatnya ).

PENDAKI SAGITARIUS ( 22 November - 21 Desember )
Independen, extrovert, tukang ingin tahu, tapi empati dan super baik hati, ya itulah Pendaki Sagitarius. Dia bisa sangat menempatkan dirinya di posisi orang lain dan membuat hatinya sangat lembut untuk menghadapi orang sekeras apa pun. Butuh orang buat memotivasi pendaki yang sudah kepayahan? Lari ke dia. Butuh orang buat mendinginkan otaknya leader yang lagi panas? Serahkan ke dia. Butuh mendinginkan rombongan yang sedang emosi, serahkan padanya. Overall, dia bisa diandalkan, asik, dan lembut hatinya.

PENDAKI CAPRICORN ( 22 Desember - 19 Januari )
Ambisius dan skeptis. Mau punya motivator buat mencapai puncak atau ingin pulang sesegera mungkin waktu di pendakian? Dekat - dekat saja sama Pendaki dalam naungan zodiak ini. Sifat ambisiusnya bakalan membius Anda dan menekan tombol trigger dalam diri Anda. Sifat ambisius ini juga didukung sama sifat keras kepalanya.

Sifat ini juga cocok menjadikan pendaki Capricorn buat pemimpin rombongan. Atau sweeper juga cocok. Meskipun di belakang, dia akan menyemangati rombongan biar tetap semangat menggapai puncak yang diidam - idamkannya.

Masih kurang pas dengan sifat asli Anda dan tipe pendakian Anda dalam Zodiak Anda? src
Pendaki gunung, manusia penggiat alam terbuka dan penyuka tantangan serta hawa dingin di tengah rimba belantara. Setiap manusia dan juga pendaki lahir, dalam perhitungan tanggal dan bulan kelahiran terkenal dengan logo Zodiak. Setiap orang memiliki tanda bintang atau Zodiak berdeda - beda. Nah, jika Anda adalah pendaki gunung, apa Zodiak Anda?

www.belantaraindonesia.org

Zodiak Anda akan menjadi pengenal tipe seorang pendaki seperti apa Anda. Berikut ini tipe pendaki gunung menurut Zodiak. Percaya atau tidak? Terserah Anda masing - masing.

PENDAKI AQUARIUS ( 20 Januari - 18 Februari )
Para Pendaki Aquarius ini punya sifat dasar impulsif. Suka tiba - tiba melakukan apa yang dia mau tanpa berpikir nantinya bagaimana. Jadi, kalau tiba - tiba mau naik gunung, ya dia akan jalan pada saat itu juga. Sifat ini didukung sama wataknya yang cuek dan aneh. Biasanya, pendaki jenis ini akan tidak peduli meskipun tiba - tiba ada hantu  lewat depan mukanya. Tapi, dia itu melindungi sama teman - temannya. Dia bisa jadi defender yang paling diandalkan di rombongan. Beri dia ruang di belakang jadi sweeper dan semua aman serta tenang.


PENDAKI PISCES ( 19 Februari - 20 Maret )
Pendaki Pisces punya sifat dasar yang paling menonjol, yaitu, DRAMA. Ya, ada apa - apa sedikit akan heboh. Mungkin diam, tapi diamnya saja bisa membuat heboh. Misalnya dia melihat Ranu Kumbolo yang begitu indahnya, bisa tiba - tiba dia menangis sesenggukan lalu membuat puisi dan dibaca di depan rombongannya. Asyiknya, kalau sudah kenal, si Pendaki Pisces ini bisa jadi orang paling bawel yang kadang suka iseng tapi pendakian jadi tak sepi, meskipun sifat aslinya agak tertutup.


PENDAKI ARIES ( 21 Maret - 19 April )
Sifat aslinya Pendaki Aries ini jahil. Lumayan jadi anak yang bisa menghidupkan suasana. Tapi, jadikan dia sebagai leader juga bagus, karena, selain tak takut sama apa pun, dia juga tipikal pemimpin yang baik dan memang pintar. Tentunya, dia bisa mencari jalan dengan sangat baik, bisa bagi - bagi rombongan dengan tepat, dan paling tidak, pengetahuannya bisa sangat membantu.

PENDAKI TAURUS ( 20 April - 20 Mei )
Kita bisa menyebutnya sebagai seorang pendaki yang pemalas. Tapi sifat malasnya ini diiringi dengan sifatnya yang persistent. Jadi, meskipun malas, tapi kalau dia sudah memutuskan untuk akan memanjat, peduli setan sampai puncak, dia akan sampai puncak. Percayalah. Didukung dengan sifat keras - kepalanya yang luar biasa juga tentunya. Dan, kesabarannya ini juga mendukung persistensinya. Bagusnya, hal ini yang secara tak langsung akan memotivasi orang - orang di rombongan yang sepertinya sudah mau menyerah tapi masih mau berusaha.

PENDAKI GEMINI ( 21 Mei - 20 Juni )
Para Pendaki di bawah naungan rasi bintang ini punya energi yang melimpah. Bisa jadi di saat kita semua lagi drop kelelahan, dia masih pecicilan entah kemana dan jadi penghibur rombongan. Sifatnya yang unpredictable dan curiosity-nya yang tinggi juga kadang - kadang bisa buat kita shock sama apa yang dia lakukan. Bisa jadi sangat membantu, bisa jadi sangat membahayakan diri sendiri. Selain mudah bergaul dan beradaptasi sama lingkungan sekitar, Pendaki Gemini juga pandai memanfaatkan momen untuk narsis - narsisan.

PENDAKI CANCER ( 21 Juni - 22 Juli )
Cancer punya sifat bagus yang sangat membantu teman - temannya dalam rombongan pendakian, dia akan menjadi orang yang paling setia menunggu teman - temannya meskipun jalannya lambat, suka mengeluh, maupun suka narsis. Tapi pendaki Cancer paling cuma akan men jadi pendengar setia curhatan Anda. Dia agak susah terbuka dan tak bisa memaksakan terbuka meskipun Anda memaksa. Oiya, harus hati - hati kalau becanda sama dia, anaknya mudah sakit hati, mau Anda dijorokin ke jurang?

PENDAKI LEO ( 23 Juli - 22 Agustus )
Satu lagi satu jenis pendaki menurut zodiak yang bisa jadi leader di tim rombongan pendakian Anda, yaitu Pendaki Leo. Ya, sebagai natural born leader, sifat berani yang tertanam di dalam dirinya ini lah yang pantas kita andalkan. Mungkin dia agak tak percaya diri sama kemampuannya memimpin rombongan, tetapi, pelan - pelan semua akan sadar kalau dia punya rasa tanggung jawab yang tinggi, punya rasa ingin melindungi teman - teman rombongannya, dan juga loyal.

PENDAKI VIRGO ( 23 Agustus - 22 September )
Suka mengatur, perfeksionis, cerdas, planner luar biasa, dan juga observer, adalah sifat dan ciri dasar dari Pendaki Virgo. Kalau Virgo di jadikan pemimpin dalam rombongan, waktu pendakian, jam makan, waktu istirahat, dan keselamatan rombongan bisa dibilang akan dijamin sesuai dengan rencana awal. Kalau pun kepleset sedikit, tak akan jauh - jauh. Sangat bisa diandalkan.

Tetapi sifat perfeksionisnya akan lumayan menghambat kalau misalnya ada hal yang tiba - tiba tak sesuai. Nah, sifat - sifat tadi kalau disatukan jadinya = repot. Barang bawaan banyak, takut ini, kalau kalau begitu, macam - macam lah. Jago berpikir, menganalisa, dan mengobservasi sekitar bakal bikin rombongannya merasa lebih aman dan bisa di andalkan pendaki dalam naungan bintang Virgo ini. Tapi, musti hati - hati, sekali dia ill-feel,sudah lah, Anda akan di black list dari next pendakian dengan dia.

PENDAKI LIBRA ( 23 September - 22 Oktober )
Mau minta jajanan selama pendakian? Minta saja sama pendaki Libra ini. Dia super tidak pelit, boros, dan memang kebanyakan kaya raya. Kalau boleh membawa logistik se toko, mungkin dia akan bawa. Tapi para tetua pendaki musti menjaga dia jangan sampai jalan sendiri, pelupa - nya itu. Ampun! Bercanda sama pendaki Libra juga asik, selain santai dan tak mudah tersinggung, rata - rata pendaki jenis ini suka bercanda.

PENDAKI SCORPIO ( 23 Oktober - 21 November )
Jangan sekali - kali buat Pendaki Scorpio ini marah. Bahaya. Namanya juga Kalajengking, selain emosional, mulutnya juga berbisa. Pokoknya jangan buat dia marah. Bisa jadi Anda digantung di puncak gunung. Tapi, kontradiksinya Pendaki Scorpio adalah dia ini humoris. Yang akan buat banyak ketawa di gunung ya dia.
Tapi Pendaki Scorpio juga loyal, akan menunggu dan menjaga teman - temannya yang sudah kelelahan, bahkan, rela mati juga buat menolong teman ( dekatnya ).

PENDAKI SAGITARIUS ( 22 November - 21 Desember )
Independen, extrovert, tukang ingin tahu, tapi empati dan super baik hati, ya itulah Pendaki Sagitarius. Dia bisa sangat menempatkan dirinya di posisi orang lain dan membuat hatinya sangat lembut untuk menghadapi orang sekeras apa pun. Butuh orang buat memotivasi pendaki yang sudah kepayahan? Lari ke dia. Butuh orang buat mendinginkan otaknya leader yang lagi panas? Serahkan ke dia. Butuh mendinginkan rombongan yang sedang emosi, serahkan padanya. Overall, dia bisa diandalkan, asik, dan lembut hatinya.

PENDAKI CAPRICORN ( 22 Desember - 19 Januari )
Ambisius dan skeptis. Mau punya motivator buat mencapai puncak atau ingin pulang sesegera mungkin waktu di pendakian? Dekat - dekat saja sama Pendaki dalam naungan zodiak ini. Sifat ambisiusnya bakalan membius Anda dan menekan tombol trigger dalam diri Anda. Sifat ambisius ini juga didukung sama sifat keras kepalanya.

Sifat ini juga cocok menjadikan pendaki Capricorn buat pemimpin rombongan. Atau sweeper juga cocok. Meskipun di belakang, dia akan menyemangati rombongan biar tetap semangat menggapai puncak yang diidam - idamkannya.

Masih kurang pas dengan sifat asli Anda dan tipe pendakian Anda dalam Zodiak Anda? src
Read More
24 comments

Tips Memilih Jaket Gunung

Jaket gunung pada era sekarang ini memiliki banyak model, desain dan bahan yang beragam. Merk lokal dan maupun merk luar semakin meramaikan pasaran. Nah, sebelum Anda membeli jaket gunung sebaiknya Anda memiliki pengetahuan tentang alat untuk pendakian gunung yang satu ini. Jangan asal pakai, nanti Anda akan mudah di cap sebagai pendaki yang tak mengetahui tentang keselamatan diri.

www.belantaraindonesia.org

Saat beraktivitas di alam bebas mengundang bahaya, karena itu, Anda harus mempersiapkan alat yang tepat dan mumpuni. Jangan sampai karena cuma mengejar “gaya”, tetapi perlengkapan Anda menjadi percuma karena tidak mampu melindungi Anda selama berpetualang. Dan berikut ini beberapa tips dalam memilih jaket gunung.

Sesuaikan Ukuran, Model, Dan Bahan
Jaket yang baik harus bisa menutup tubuh bagian atas. Lubang dari lengan ataupun leher sebaiknya menutup sempurna untuk mencegah hawa dingin masuk. Selain itu, kenyamanan dalam bergerak harus diperhatikan. Pilihlah jaket dengan ukuran yang pas, tidak terasa ketat dengan badan. Jangan pula terlalu besar, karena akan menyita space besar saat disimpan dalam tas.

Untuk model, pilihlah yang memiliki kerah tinggi dan topi. Kerah berfungsi melindungi leher, dan topi mampu menghangatkan bagian kepala.

Berbagai macam bahan tersedia di pasaran. Biasanya berfungsi wind - braker atau waterproof. Bahan waterproof lebih disukai karena lebih kedap air. Namun, bila hujan deras, air dapat masuk dari sela - sela jaket ataupun merembes.

Anda bisa melakukan tes dengan mengucek sedikit jaket yang akan dibeli. Bahan kedap air, seperti taslan dan gore - tex, biasanya akan terasa licin dan kaku. Bila ingin memastikan kualitas, Anda dapat meniup salah satu bagian kain. Bila terasa mampat, dapat dipastikan bahan ini kedap air.

Warna Terang v.s. Gelap
Beberapa pendaki menyukai warna terang, dengan alasan untuk lebih mudah dikenali. Warna terang juga lebih memantulkan cahaya daripada gelap yang bersifat menyerap. Namun, ada pula yang kurang suka, karena warna terang dianggap lebih cepat terlihat kotor.

Kembali kepada keutamaan fungsi sebuah peralatan, yaitu menunjang keselamatan. Bila warna terang lebih menunjang keselamatan, kenapa harus lebih takut kepada kotor?

Sesuaikan Dengan Medan Dan Waktu Penggunaan
Seperti apa medan yang akan Anda hadapi? Bila Anda pergi ke gunung dengan ketinggian 2.000 – 3.000 mdpl, gunakan jaket dengan bahan dalam polar untuk menjaga suhu tubuh dan menghangatkan. Waktu penggunaannya pun sebaiknya saat tidur. Apabila dipakai untuk berjalan, keringat keluar berlebihan, sehingga tubuh akan merasa terlalu lelah.

Pada beberapa kasus, seperti summit attack ( pendakian ke puncak ) di Gunung Semeru atau Rinjani, pergerakan dilakukan sekitar pukul 02.00 pagi. Tentu saja jaket harus dipakai untuk menjaga suhu tubuh.

Perhatikan Detail
Detail utama yang diperhatikan ialah bagian kantong dan resleting. Terlalu banyak kantong malah membuat jaket kurang efektif. Perhatikan pula masalah fungsi. Kantong di bagian samping perut, selain untuk menyimpan barang, bisa pula digunakan untuk menghangatkan telapak tangan.

Reseleting yang baik memiliki lapisan tahan air. Bila tidak, minimal resleting di bagian depan memiliki lapisan penutup lagi. Lapisan ini berfungsi mencegah angin masuk. Beberapa jaket memiliki resleting di bagian ketiak, agar tetap sejuk selama dipakai. Model ini bisa menjadi pilihan.

Lihat Merk
Pilihlah merk yang sudah Anda kenal, atau Anda sudah memiliki referensi mengenai merk tersebut. Merk luar yang terkenal seperti Jack Wolfskin, Heads, Timberland, dll. Beberapa merk ada pula yang mencantumkan logo gore-tex. Untuk merk lokal, beberapa yang bagus diantaranya Eiger, Consina, Avtech, dan DMM.

Terkadang, ada pula merk yang kurang dikenal, tapi memiliki bahan yang bagus. Anda bisa menilai dari resletingnya. Bila tercantum merk jaket yang sama, berarti jaket terbilang bagus. Karena, tidak sembarang perusahaan bisa membuat logo di resleting. Bila tidak memakai merk sendiri, pilihan jaket dengan merk resleting YKK, yang sudah terjamin kualitasnya.  Belantara Indonesia
Jaket gunung pada era sekarang ini memiliki banyak model, desain dan bahan yang beragam. Merk lokal dan maupun merk luar semakin meramaikan pasaran. Nah, sebelum Anda membeli jaket gunung sebaiknya Anda memiliki pengetahuan tentang alat untuk pendakian gunung yang satu ini. Jangan asal pakai, nanti Anda akan mudah di cap sebagai pendaki yang tak mengetahui tentang keselamatan diri.

www.belantaraindonesia.org

Saat beraktivitas di alam bebas mengundang bahaya, karena itu, Anda harus mempersiapkan alat yang tepat dan mumpuni. Jangan sampai karena cuma mengejar “gaya”, tetapi perlengkapan Anda menjadi percuma karena tidak mampu melindungi Anda selama berpetualang. Dan berikut ini beberapa tips dalam memilih jaket gunung.

Sesuaikan Ukuran, Model, Dan Bahan
Jaket yang baik harus bisa menutup tubuh bagian atas. Lubang dari lengan ataupun leher sebaiknya menutup sempurna untuk mencegah hawa dingin masuk. Selain itu, kenyamanan dalam bergerak harus diperhatikan. Pilihlah jaket dengan ukuran yang pas, tidak terasa ketat dengan badan. Jangan pula terlalu besar, karena akan menyita space besar saat disimpan dalam tas.

Untuk model, pilihlah yang memiliki kerah tinggi dan topi. Kerah berfungsi melindungi leher, dan topi mampu menghangatkan bagian kepala.

Berbagai macam bahan tersedia di pasaran. Biasanya berfungsi wind - braker atau waterproof. Bahan waterproof lebih disukai karena lebih kedap air. Namun, bila hujan deras, air dapat masuk dari sela - sela jaket ataupun merembes.

Anda bisa melakukan tes dengan mengucek sedikit jaket yang akan dibeli. Bahan kedap air, seperti taslan dan gore - tex, biasanya akan terasa licin dan kaku. Bila ingin memastikan kualitas, Anda dapat meniup salah satu bagian kain. Bila terasa mampat, dapat dipastikan bahan ini kedap air.

Warna Terang v.s. Gelap
Beberapa pendaki menyukai warna terang, dengan alasan untuk lebih mudah dikenali. Warna terang juga lebih memantulkan cahaya daripada gelap yang bersifat menyerap. Namun, ada pula yang kurang suka, karena warna terang dianggap lebih cepat terlihat kotor.

Kembali kepada keutamaan fungsi sebuah peralatan, yaitu menunjang keselamatan. Bila warna terang lebih menunjang keselamatan, kenapa harus lebih takut kepada kotor?

Sesuaikan Dengan Medan Dan Waktu Penggunaan
Seperti apa medan yang akan Anda hadapi? Bila Anda pergi ke gunung dengan ketinggian 2.000 – 3.000 mdpl, gunakan jaket dengan bahan dalam polar untuk menjaga suhu tubuh dan menghangatkan. Waktu penggunaannya pun sebaiknya saat tidur. Apabila dipakai untuk berjalan, keringat keluar berlebihan, sehingga tubuh akan merasa terlalu lelah.

Pada beberapa kasus, seperti summit attack ( pendakian ke puncak ) di Gunung Semeru atau Rinjani, pergerakan dilakukan sekitar pukul 02.00 pagi. Tentu saja jaket harus dipakai untuk menjaga suhu tubuh.

Perhatikan Detail
Detail utama yang diperhatikan ialah bagian kantong dan resleting. Terlalu banyak kantong malah membuat jaket kurang efektif. Perhatikan pula masalah fungsi. Kantong di bagian samping perut, selain untuk menyimpan barang, bisa pula digunakan untuk menghangatkan telapak tangan.

Reseleting yang baik memiliki lapisan tahan air. Bila tidak, minimal resleting di bagian depan memiliki lapisan penutup lagi. Lapisan ini berfungsi mencegah angin masuk. Beberapa jaket memiliki resleting di bagian ketiak, agar tetap sejuk selama dipakai. Model ini bisa menjadi pilihan.

Lihat Merk
Pilihlah merk yang sudah Anda kenal, atau Anda sudah memiliki referensi mengenai merk tersebut. Merk luar yang terkenal seperti Jack Wolfskin, Heads, Timberland, dll. Beberapa merk ada pula yang mencantumkan logo gore-tex. Untuk merk lokal, beberapa yang bagus diantaranya Eiger, Consina, Avtech, dan DMM.

Terkadang, ada pula merk yang kurang dikenal, tapi memiliki bahan yang bagus. Anda bisa menilai dari resletingnya. Bila tercantum merk jaket yang sama, berarti jaket terbilang bagus. Karena, tidak sembarang perusahaan bisa membuat logo di resleting. Bila tidak memakai merk sendiri, pilihan jaket dengan merk resleting YKK, yang sudah terjamin kualitasnya.  Belantara Indonesia
Read More
14 comments

Jangan Terlalu Lama Istirahat Saat Mendaki Gunung

Mendaki gunung, menapak jejak di tengah hutan belantara, mengayuh langkah satu demi satu di tanjakan yang seolah tiada henti, merupakan sebuah keunikan penuh gairah yang dilakukan oleh para pendaki gunung. Sebuah hal yang terkadang sangat dirindukan saat lama tak terengkuh. Mendaki gunung tak hanya menggapai puncak, tetapi proses perjalanan yang sering menjadi hal utama.

www.belantaraindonesia.org

Para pendaki gunung, sering kita menjumpai, ketika lelah dalam pendakian akan duduk istirahat untuk sekedar mengumpulkan energi kembali guna kemudian melanjutkan perjalanan kembali. Tetapi banyak dari pendaki yang terlalu lama beristirahat.

Hal tersebut sebaiknya jangan dilakukan. Mengapa? Akan lebih terasa cepat pegal! Alasannya? Awal - awal tubuh akan memakai glikogen di otot melalui metabolism anaerobic ( Grafik kotak hitam ) dengan hasil sampingan asam laktat.

Asam laktat ini yang bikin rasa sakit dan pegel di otot. Asam laktat ini akan maksimal dibuang jika aliran darah ke otot lancar. Kalau istirahat dengan posisi kaki salah ya sama saja masih menumpuk asam laktat. Kalau jalan pelan dengan konstan, malah melancarkan pembuluh darah balik / vena di kaki buat membawa asam laktat ke hepar / hati agar diolah lebih lanjut.

www.belantaraindonesia.org

Jika aktivitas berlanjut tubuh akan menggunakan cadangan lemak otot melalui metabolism aerobic ( grafik kotak putih ). Jika kita terlalu lama beristirahat, metabolism aerobic tidak maksimal tercapai karena proses metabolisme ini butuh hitungan jam.

Kita akan kembali lagi dari awal ke metabolism anaerobic, asam laktat lagi, pegel lagi, males lagi, begitu seterusnya. Jadi start mendaki pelan tapi konstan, usahakan istirahat tanpa sering duduk. Biarkan metabolism aerobic yang mengambil alih kebutuhan energi kita

Kadar gula di dalam darah selalu dipertahankan stabil, karena otak kita lebih butuh gula dibanding otot kita. Jika kebutuhan gula buat otot sampai mencuri gula yang diperuntukkan untuk otak, kita akan mengalami pusing, berkunang.

Dari grafik bulat terlihat dalam 2 jam aktivitas, kadar gula darah mulai menurun. Oleh karena itu, konsumsi makanan seperti coklat, gula setiap 2 - 3 jam akan memberikan tambahan sumber energi buat otak kita bekerja terus menerus dengan prima meski cadangan energi habis - habisan dipakai oleh otot kita.  src
Mendaki gunung, menapak jejak di tengah hutan belantara, mengayuh langkah satu demi satu di tanjakan yang seolah tiada henti, merupakan sebuah keunikan penuh gairah yang dilakukan oleh para pendaki gunung. Sebuah hal yang terkadang sangat dirindukan saat lama tak terengkuh. Mendaki gunung tak hanya menggapai puncak, tetapi proses perjalanan yang sering menjadi hal utama.

www.belantaraindonesia.org

Para pendaki gunung, sering kita menjumpai, ketika lelah dalam pendakian akan duduk istirahat untuk sekedar mengumpulkan energi kembali guna kemudian melanjutkan perjalanan kembali. Tetapi banyak dari pendaki yang terlalu lama beristirahat.

Hal tersebut sebaiknya jangan dilakukan. Mengapa? Akan lebih terasa cepat pegal! Alasannya? Awal - awal tubuh akan memakai glikogen di otot melalui metabolism anaerobic ( Grafik kotak hitam ) dengan hasil sampingan asam laktat.

Asam laktat ini yang bikin rasa sakit dan pegel di otot. Asam laktat ini akan maksimal dibuang jika aliran darah ke otot lancar. Kalau istirahat dengan posisi kaki salah ya sama saja masih menumpuk asam laktat. Kalau jalan pelan dengan konstan, malah melancarkan pembuluh darah balik / vena di kaki buat membawa asam laktat ke hepar / hati agar diolah lebih lanjut.

www.belantaraindonesia.org

Jika aktivitas berlanjut tubuh akan menggunakan cadangan lemak otot melalui metabolism aerobic ( grafik kotak putih ). Jika kita terlalu lama beristirahat, metabolism aerobic tidak maksimal tercapai karena proses metabolisme ini butuh hitungan jam.

Kita akan kembali lagi dari awal ke metabolism anaerobic, asam laktat lagi, pegel lagi, males lagi, begitu seterusnya. Jadi start mendaki pelan tapi konstan, usahakan istirahat tanpa sering duduk. Biarkan metabolism aerobic yang mengambil alih kebutuhan energi kita

Kadar gula di dalam darah selalu dipertahankan stabil, karena otak kita lebih butuh gula dibanding otot kita. Jika kebutuhan gula buat otot sampai mencuri gula yang diperuntukkan untuk otak, kita akan mengalami pusing, berkunang.

Dari grafik bulat terlihat dalam 2 jam aktivitas, kadar gula darah mulai menurun. Oleh karena itu, konsumsi makanan seperti coklat, gula setiap 2 - 3 jam akan memberikan tambahan sumber energi buat otak kita bekerja terus menerus dengan prima meski cadangan energi habis - habisan dipakai oleh otot kita.  src
Read More
11 comments