Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com

Gunung Pulosari

Sharing Yaa
Bila Anda ingin mendaki gunung Pulosari yang berketinggian 1.346 mdpl dan berada di wilayah Pandeglang Banten ini Anda bisa memulainya dari Desa Cilentung. Dari pinggiran sebuah warung, terdapat papan petunjuk arah yang cukup jelas. Gunung yang tidak terlalu tinggi tetapi banyak menyimpan mitos dan keramatnya Kerajaan Sunda.

www.belantaraindonesia.org

Jalur awal pendakian cukup landai dengan melintasi kebun dan ladang penduduk. Kemudian akan ketemu dengan pondok yang disebelah kirinya terdapat parit. Setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam sampailah kita di Curug Putri.

Di Curug Putri terdapat sebuah pondok, sedangkan jalur menuju ke puncak gunung berada di depan pondok dengan menyeberangi parit. Jalur menuju puncak cukup landai kadangkala ada dijumpai tanjakan yang lumayan terjal. Di kiri kanan masih terdapat kebun dan sawah tadah hujan. Untuk mencapai kawah waktu yang dibutuhkan sekitar 1,5 jam dari Curug Putri.

Di kawah, pendaki bisa membuka tenda. Dari Kawah untuk menuju puncak ambil jalur sebelah kanan kawah atau ke arah selatan. Pendaki perlu ekstra hati - hati karena kondisi medan yang terjal dan berbatu. Vegetasi di sepanjang jalur mulai lebat dipenuhi tanaman hutan tropis.

www.belantaraindonesia.org
Kawah Mini Gunung Pulosari
Kadangkala pendaki harus berpijak pada akar - akar dan jalur melintasi tanah yang licin. Waktu yang diperlukan hingga mencapai puncak bayangan sekitar 1,5 jam dari Kawah.

Puncak Bayangan berupa dataran terbuka yang sempit. Selanjutnya pendaki akan bertemu dengan percabangan dan batu penanda km, ambil arah ke kiri.

Jalur kembali terjal dengan lintasan berbatu, dan kadangkala harus melintasi akar - akar dan tanah yang licin. Vegetasi hutan tropis yang lebat kembali kita temukan di jalur ini. Setelah berjalan sekitar 20 menit maka sampailah kita di Puncak.

Puncak Gunung Pulosari berupa dataran sempit yang memanjang membujur ke arah utara - selatan, dengan ketinggian 1.045 mdpl. Di puncak pendaki dapat mendirikan tenda. Kawasan puncak ditumbuhi semak - semak dan pohon - pohon yang tidak terlalu rapat.

www.belantaraindonesia.org

Di sini juga terdapat pemancar dan peralatan pemantau gempa. Air bersih dapat diperoleh di sebelah selatan puncak dengan menuruni ke arah jalur Seketi sekitar 50 meter dari puncak. Sumber air berupa cerukan berukuran 50 cm x 50 cm berada di bawah pohon yang menjadi sumber resapan airnya. Di musim kemarau kadangkala tidak akan ditemukan resapan air.

MITOS DAN LEGENDA
Gunung Pulosari adalah gunung yang keramat. Gunung ini menjadi tempat pemujaan sejak jaman dulu. Banyak peninggalan purbakala yang berupa punden berundak, arca, batu dolmen, batu goresan. Arca Sang Hyang Dengdek setinggi sekitar 1 meter adalah arca nenek moyang di situs pemujaan di Kec. Seketi.

Situs Batu Goong Citaman berupa pundeng berundak. terdapat Menhir yang berdiri di tengah - tengah dan dikelilingi oleh batu - batu yang berbentuk gamelan seperti gong dan batu pelinggih membentuk formasi "temu gelang".

Pada abad ke - 7 atau ke - 9 telah berdiri bangunan candi Hindu. Arca Hindu seperti arca Brahma, arca Siwa, arca Agastya, arca Ganesha, arca Durga, dan lapik arca dari Gunung Pulosari juga menjadi koleksi Museum Nasional.

Sunan Gunung Jati dan Hasanuddin pernah melakukan perjalanan dengan tujuan ke Gunung Pulosari yang merupakan wilayah Brahmana Kandali. Di atas gunung itu hidup delapan ratus ajar - ajar yang dipimpin Pucuk Umun. Hasanuddin diberitakan konon tinggal bersama mereka selama sepuluh tahun lebih.

Artikel terkait untuk dibaca



5 Belantara Indonesia Fans:

  1. gunung pulosari tepat nya di pandeglang banten .. memang indah pemandangan nya kita harus bisa menjaga nya agar anak-anak cuc kita bisa merasakan keindahan alam ini ...

    BalasHapus
  2. pernah satu kali kesana gan dan air terjunya lumayan ajib banget serta kawahnya yang bikin suasana mnajdi yahuuuttt ...

    BalasHapus
  3. hanya beberapa kilometer dari rumah saya gan . .heheheee

    BalasHapus
  4. wah,,,saya juga pernah kesana saat acara pecinta alam...seruuu......

    BalasHapus
  5. kalo gunung yang satu ini merupakan gunung yang sayapun pernah menjajakan telapak kaki dipuncaknya gan...... tapi saya salut dengan agan sendiri malah bisa lebih tahu akan legenda dari gunung yang berada ditempat kami...jadi ikutan bangga euy sebagai orang Saketi Kab. Pandeglang

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!