Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com
Memuat...

Fenomena Lorong Waktu

Sharing Yaa
Lorong waktu, benarkah ada? Fenomena alam yang selama ini sering menjadi bahan perdebatan dari seluruh penjuru dunia yang melibatkan antara ilmu sains teknologi dan religi. Antara percaya dan tidak, karena selama ini kita telah mengenal waktu secara baku. Hanya sekedar menambah pengetahuan kita bersama tentang fenomena lorong waktu berikut ini.


Misteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup. Dua orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba - tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya.

Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991.

Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe, dia diselamatkan dari atas gunung es. Selama berpuluh - puluh tahun hanyut terapung - apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa - masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912.

Titanic

Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith. Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada tanggal 24 September 1990.

Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda - tanda tua sedikitpun juga. Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya.

Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu. Oleh karena mereka menghilang dan muncul kembali secara misterius, maka hal ini sangat menarik perhatian orang banyak.

Kapten Smith

Ilmuwan Amerika Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu. Dalam sejarah, orang, kapal - kapal, pesawat terbang dan lain - lain sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini. Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut.

1. Obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena terkadang ia akan membukanya.

2. Lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.

3. Terhadap dunia fana ( ruang fisik kita ) di Bumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius.

Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari.

Dalam ajaran Buddha terdapat satu bait penuturan: “Bagaikan sehari di kahyangan, tapi rasanya sudah ribuan tahun lamanya di bumi," tampaknya memiliki makna kebenaran yang sangat dalam.

Artikel terkait untuk dibaca



14 Belantara Indonesia Fans:

  1. emang ada yang seperti itu ya... wah luar biasa

    BalasHapus
  2. aduuh, bingung nih :D
    hebat banget deh kalo memang ada, hehehe

    BalasHapus
  3. menurut saya karena pembekuan dehh...
    pembekuan kan cara pengawetan alami...
    yang menjadi pertanyaan bagaimana organ tubuh manusia berhenti beroperasi tp stelah keluar dari es bisa berfungsi kembali...?

    BalasHapus
  4. wah keren sekali gan postinganya, ane jadi kagum setelah membaca artikelnya ana baru tahu ternyaata ada yah yang sudah merasakn masuk lorong waktu yang sudah dialami kapten smith.... seandainya lorong waktu diketehui dimana adanya mungkin banyak manuasia yang memburunya.... ada dan tidaknya lorong waktu trsebut kita kembali ke diri kita sendiri dalam mempercayainya.

    BalasHapus
  5. Hanya tuhan yang tau tentang fenomena itu mas. . .

    BalasHapus
  6. informasi yang sangat bagus. lanjut terus sob,

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!