Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com
Memuat...

Candi - Candi Di Sekitar Candi Prambanan

Sharing Yaa
Candi - candi di sekitar Candi Prambanan di wilayah Yogyakarta adalah candi - candi yang juga peninggalan sejarah Indonesia yang seharusnya kita jaga dan kita banggakan sebagai kekayaan bangsa dan menunjukkan jika Indonesia adalah negara yang beradab. Seni dan budaya selama ini menjadi ciri khas Indonesia, mari kita kenali kekayaan sejarah bangsa ini.

CANDI RATU BOKO

Candi Ratu Boko berada di wilayah Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan terletak pada ketinggian hampir 200 m di atas permukaan laut, dengan luas sekitar 250.000 meter persegi, di puncak bukit ini anda dapat melihat pemandangan yang indah yaitu panorama Gunung Merapi dan kemegahan Candi Prambanan.

Nama "Ratu Boko" berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Boko ( Bahasa Jawa, arti harafiah: "raja bangau" ) adalah ayah dari Loro Jonggrang, yang juga menjadi menjadi nama candi utama pada komplek Candi Prambanan.

Reruntuhan Kraton Ratu Boko ini ditemukan pertama kali oleh Van Boeckholtz pada tahun 1790. Seabad setelah penemuan Van Boeckholtz, yaitu sekitar tahun 1890, FDK Bosch mengadakan riset arkeologis tentang peninggalan kepurbakalaan di selatan Candi Prambanan dalam laporan yang berjudul Kraton Van Ratoe Boko.

CANDI BARONG

Candi Barong adalah candi Hindu kira - kira 300 meter ke arah timur dari Situs Boko. Yaitu di dusun Candisari, kelurahan Bokoharjo, Prambanan, Yogyakarta. Candi Barong dibangun pada sekitar abad ke IX dan ke X pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini mempunyai hiasan kala dan naga mirip seperti barong pada pintu masuknya.

Kompleks candi ini berada di atas tanah berundak 3 dengan beberapa bangunan candi pada setiap terasnya. Pada teras tertinggi terdapat 2 buah candi untuk pemujaan dewa Wisnu dan Dewi Sri sebagai lambang kesuburan. Masing - masing candi ini mempunyai ukuran kira - kira 8 meter x 8 meter dengan tinggi 9 meter.

CANDI PLAOSAN

Candi Plaosan adalah sebutan untuk kompleks percandian yang terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini terletak kira - kira satu kilometer ke arah timur - laut dari Candi Sewu atau Candi Prambanan.

Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama. Candi yang terletak di sebelah kiri ( di sebelah utara ) dinamakan Candi Induk Utara dengan relief yang menggambarkan tokoh - tokoh wanita, dan candi yang terletak di sebelah kanan ( selatan ) dinamakan Candi Induk Selatan dengan relief menggambarkan tokoh - tokoh laki - laki. Di bagian utara kompleks terdapat masih selasar terbuka dengan beberapa arca buddhis. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah candi perwara, juga parit buatan.

CANDI KALASAN

Candi Kalasan terletak hanya 50 meter di tepi sebelah Selatan dari jalan raya Yogya - Solo, kilometer 14, dan lebih kurang 600 meter di sebelah Barat Daya candi Sari dan berada kira - kira 2 km di sebelah barat dari Candi Prambanan.

Candi Kalasan merupakan peninggalan Budha yang tertua di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah dan dibangun pada tahun 778 Masehi sebagai persembahan kepada Dewa Tara. Sungguhpun candi Kalasan ini bercorak Budha namun pendirinya adalah Rakai Panangkaran dari Wangsa Sanjaya yang menganut agama Hindu, atas bujukan guru – gurunya dari wangsa Syailendra yang menganut agama Budha.

CANDI SAMBISARI

Candi Sambisari adalah candi Hindu ( Siwa ) yang berada kira - kira 12 km di sebelah timur kota Yogyakarta ke arah kota Solo atau kira - kira 4 km sebelum kompleks candi Prambanan. Candi ini ditemukan pada tahun 1966 oleh seorang petani di Desa Sambisari yang diabadikan menjadi nama candi tersebut, dan dipugar pada tahun 1986 oleh Dinas Purbakala.

Posisi Candi Sambisari berada 6,5 meter di bawah permukaan tanah, kemungkinan besar karena tertimbun lahar dari Gunung Merapi yang meletus secara besar - besaran pada awal abad ke - 11 ( kemungkinan tahun 1006 ). Dengan dikelilingi oleh tembok candi yang asli dengan ukuran 50 m x 48 m, kompleks ini mempunyai candi utama didampingi oleh tiga candi perwara ( pendamping ).

CANDI SEWU

Candi Sewu adalah candi Buddha yang dibangun pada abad ke - 8 yang berjarak hanya delapan ratus meter di sebelah utara candi Prambanan. Candi Sewu merupakan komplek candi Buddha terbesar kedua setelah candi Borobudur di Jawa Tengah.

Candi Sewu berusia lebih tua daripada candi Prambanan. Kompleks candi Sewu adalah kumpulan candi buddha terbesar di kawasan sekitar Prambanan, dengan bentang ukuran lahan 185 meter utara - selatan dan 165 meter timur - barat. Pintu masuk kompleks dapat ditemukan di keempat penjuru mata angin, tetapi mencermati susunan bangunannya, diketahui pintu utama terletak di sisi timur. Tiap pintu masuk dikawal oleh sepasang arca Dwarapala.

CANDI IJO

Candi Ijo adalah candi Hindu yang berada tidak jauh dari Candi Ratu Boko atau kira - kira 18 km di sebelah timur kota Yogyakarta. Candi Ijo adalah candi yang letaknya paling tinggi di Yogyakarta yang menyuguhkan pesona alam dan budaya serta pesawat yang tengah landing.

Candi ini dibangun pada abad ke - 9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno, dan terletak pada ketinggian 410 meter di atas permukaan laut. Karena berada di atas bukit yang disebut Gumuk Ijo, maka pemandangan di sekitar candi sangat indah, terutama kalau melihat ke arah barat akan terlihat wilayah persawahan dan Bandara Adisucipto.

Artikel terkait untuk dibaca



4 Belantara Indonesia Fans:

  1. hemmmhh,,,walau saya belum pernah ke sana untuk melihat langsung,,tapi saya sering mempelajarinya di buku,,dan menurut saya indonesia begitu kaya kana segalanya...begitu juga candi,,,hebat sekali,, terima kasih atas infonya....

    BalasHapus
  2. memang kota yogyakarta kaya akan candi-candi yang menjadi prasejarah bangsa indonesia...

    BalasHapus
  3. mmmm ternyata buanyak candi2 di Jogja yang belum saya ketahui, thanks membantu sekali infonya.
    www.duniawisataku.com

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!