Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com
Memuat...

Cantigi, Sang Pelindung

Sharing Yaa
Cantigi, tahukah anda dengan nama itu? Ironis, banyak pendaki gunung yang tidak tahu dengan Cantigi, pohon kerdil yang hanya tumbuh di puncak gunung, berdaun kemerahan seperti ibu jari dan berbuah warna hitam. Ironis sekali lagi, Cantigi kalah dengan Edelweis yang di puja dan menjadi legenda bunga abadi di puncak gunung oleh para pendaki.

www.belantaraindonesia.org
Cantigi di lereng Merapi
Pohon kerdil inilah yang memberikan bantuan terhadap pendaki untuk berpegang ketika naik dan turun gunung. Pohon ini pulalah yang melindungi pendaki dari terjangan badai. Pohon ini pulalah yang menyediakan lantai yang nyaman untuk bivak. Ia hasilkan buah dan pucuk yang bisa dimakan bagi pendaki yang tersesat.

Cantigi ( Vaccinium varingiaefolium ) tumbuh di Hutan Pegunungan Atas, pada ketinggian 1500 – 2400 mdpl. Tajuk pohon biasanya memiliki ketinggian yang sama sekitar 20 meter. Daunnya juga lebih kecil. Ini dikarenakan kekurangan makanan dan nutrisi. Cantigi dominan tumbuh di hutan Sub Alpin. Daun Cantigi cantik, merah bersinar.

Cantigi memiliki daya tahan yang hebat. Mampu tumbuh di media yang sedikit makanan dan nutrisi. Akarnya kuat mencengkeram. Sehebat apapun badai, Cantigi tak akan tumbang. Kuat mengadapi cuaca yang ekstrim dingin, dan menepis panas yang lekang.

www.belantaraindonesia.org
Cantigi
Mari kita mulai palingkan wajah dan harapan baik ke Cantigi, sang pelindung para pendaki. rawat dan biarkan dia hidup di rumahnya. Bunga yang tidak hanya indah di sela tebing terjal dan tingginya gunung, dia juga melindungi pendaki dari terpaan badai. Pantaskah bila kita ikut andil merusaknya?

Kasihani Cantigi sejak dini. kami ajak anda semua bergiat dalam perawatan Cantigi di puncak - puncak bumi.

www.belantaraindonesia.org

Andaikan kami bertemu pencipta lagu Edelweis, niscaya akan kami usulkan sebuah lagu tentang Cantigi, sang pelindung.

Artikel terkait untuk dibaca



14 Belantara Indonesia Fans:

  1. kalau lihat fotonya, sepertinya pernah lihat. tapi gak tau dimana.
    aku juga baru tau tentang keberadaan tanaman ini setelah baca posting ini :(

    BalasHapus
  2. moga bisa terlaksana kang pengadaan lagu mengenai cantigi ini seperti halnya edelweis ;)

    BalasHapus
  3. oooh ternyata pohon semak itu adalah cantigi
    emang banyak pendaki yg berpegang pada pohon itu untuk naik, maupun jadi peneduh

    ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
    Taqabbalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa Shiyamakum .
    Ja’alanallaahu Minal Aidin wal Faidzin
    attayaya mengucapkan
    Selamat Idul Fitri 1432 H
    Sekalian Memohon maaf lahir bathin
    ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

    BalasHapus
  4. Oooo yg itu Bang, tiap pendakian pasti aku ambil kuncup&memakannya. Sbg obat sakit tenggorokan. Setauku namanya ''manisrenggo''.
    Ternyata namanya keren bgt y

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klw di tempat saya namanya kayu panjang umur..

      Hapus
  5. Merah ijonya cantik banget tapi daunnya pait dan buahnya bisa bikin lidah agak gatal.when i have a baby i'm gonna name her cantigi,nama yg cantig....

    BalasHapus
  6. Apakah Cantigi hanya satu jenis ? atau ada species lainnya ? terima kasih

    BalasHapus
  7. Saya senang ngebaca tulisan yang mengangkat ttg Cantigi. Pohon kecil itu memang luar biasa !

    BalasHapus
  8. Ada lagunya tembang cianjuran lokatmala

    BalasHapus
  9. Di tempat kami cantigi selalu di ambil oleh para pendaki..

    BalasHapus
  10. biasanya saya suka metik buahnya kalo haus. asem2 seger :3

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!