Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com

Ibarat Kacang Lupa Kulitnya

Sharing Yaa
Ibarat kacang lupa kulitnya, sebuah pengibaratan yang tak lekang di makan majunya jaman. Hingga kini masih sangat terasa apa dan bagaimana seseorang yang ibarat kacang lupa kulit. Silahkan di cari disekitar anda, dan apa penyebabnya. Kita manusia wajib mengingatkannya sebelum Tuhan sang pencipta alam menepuknya dengan berbagai cara.


Ini terjadi di kalangan menengah biasanya. Ketika hidup terasa suram, maka akan terlihat lebih membumi dengan sesama, tetapi saat hidup mulai cerah, niscaya langit akan selalu menjadi acuan. Yang menjadi contoh terpopuler adalah apa yang terjadi pada Anang Hermansyah dan Syahrini. Syahrini menumpahkan semua kekesalannya pada Anang Hermansyah. Ia mengaku ditinggalkan Anang di tengah duet mereka yang sensasional. Ia juga mengaku tidak ada ikatan kontrak duet dengan Anang.

Konon, Anang mengajak duet dengan iming - iming mengorbitkan Syahrini hingga seperti diva Indonesia, KD. Pernyataan ini dibantah oleh Hadi Sanyoto, produser Anang. Menurut Hadi, Anang dan Syahrini bertemu di acara musik di Semarang. Usai duet, Syahrini meminta untuk diproduseri Anang.

"Anang tanya ke saya. Katanya ada penyanyi yang mau duet sama dia. Akhirnya saya bertemu langsung dengan Syahrini," cerita Hadi.

Saat itu, Hadi menanyakan alasan Syahrini untuk berduet dengan duda Kridayanti itu. "Syahrini bilang, kata guru spiritualnya, kalau mau ngetop harus duet dulu dengan Anang," kata Hadi meniru ucapan Syahrini kala itu.

Hadi mengaku berani mempertanggungjawabkan semua ucapannya ini. Ia pun berani bersumpah apa yang dikatakan Syahrini di media adalah bohong. "Saya Islam, dia juga Islam. Ayo saya berani sumpah pocong kalau saya bicara yang meleset dari kenyataan," tegas Hadi.


Syahrini itu dahulu siapa ketika belum berduet dengan Anang Hermansyah? Penyanyi kelas tarkam istilahnya, dari panggung ke panggung. Kini? kacang lupa kulit! Jangan di contoh. Anda pasti telah banyak mendengar kabar tentang Syahrini dan Anang di media masa cetak ataupun elektronik. Apa yang bisa di ambil hikmah dari cerita seru tersebut? Silahkan di mengerti dari hati. Karena ini bukan semacam web untuk selebriti, tetap hanya sekedar mengingatkan, bahwa takabur setelah dunia cerah adalah perbuatan tak layak ditiru dan diterapkan.

Artikel ini terinspirasi saat kami di depan televisi, melihat tayangan infotainment. Maklum lah, tayangan itu telah mendunia sebagai ajang tontonan gratis di Indonesia! Sekali lagi, hanya mengingatkan kita semua, aku dan anda, bahwa janganlah menjadi seperti kacang yang lupa kulitnya.

Nb: Lihat dandanan Syahrini, Masya Allah! Seperti badut di Pasar Malam!

Artikel terkait untuk dibaca



6 Belantara Indonesia Fans:

  1. betul sekali mas, saya sangat setuju dengan mas, marikita berbondong2 supaya tida kaya meraka-mereka, makasih mas

    BalasHapus
  2. bagus sobb informasinya, di tunggu informasi yang lainnya

    BalasHapus
  3. trimakasih sob, informasi yang di sajikan membuat wawasan menjadi bertambah

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!