Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com
Memuat...

Cara Mengetahui Arah Tanpa Kompas

Sharing Yaa
Cara mengetahui arah tanpa kompas mungkin banyak diperlukan bagi para penggiat alam bebas, seperti hiking, camping maupun mountaineering. Karena banyak para penyuka petualangan tak membawa bekal kompas dengan berbagai alasan. Memang, jika menggunakan kompas, arah yang kita bidik akan terasa lebih valid, namun tanpa bantuan kompas pun kita bisa menentukan arah yang juga valid.
Adapun cara - caranya sebagai berikut:

* Sisi batu atau pohon yang berlumut paling tebal menunjukkan arah selatan
* Masjid menunjukkan arah barat ( kiblat ).
* Kuburan Islam, tempat yang terdapat nisannya menunjukkan arah utara dan yang berlawanan dengan nisan adalah arah selatan.
* Dengan melihat matahari terbit di timur terbenam di barat.

- Dengan bayangannya :

Dari bayangan panjang ke bayangan pendek menunjukkan arah timur.

Dari bayangan pendek ke bayangan panjang menunjukkan arah barat.

* Dengan melihat sarang semut, sarang semut yang terletak di dekat pohon menunjukkan arah barat.
* Tajuk pohon yang paling lebat berada di arah barat.
* Pada saat malam hari rasi bintang salib.
* Bayangan hitam pada bulan purnama menunjukkan arah utara.

Demikian, mudah dan masuk akal bukan?

Artikel terkait untuk dibaca



11 Belantara Indonesia Fans:

  1. wah bener juga tuh mas, bisa aja tuh kkreatipnya, makasih banyak mas, sangat bermanfaat sekali nih

    BalasHapus
  2. cuma sedikit bertanya...
    "Sisi batu atau pohon yang berlumut paling tebal menunjukkan arah SELATAN"

    bukan a itu menunjukkan arah TIMUR ?
    mohon bantuan a ya, mas...

    BalasHapus
  3. @Baparo the Explorer Pohon berlumut lebih tebal arah selatan, karena di gunung tinggi, matahari saat terbit tak spenuhnya menyinari bagian bawah di hutan. setelah matahari naik maka arah dari selatan sinar mataharinya. Otomatis ketebalan lumut di arah selatan kebanyakan dan hampir di semua hutan yang cenderung lebat.

    BalasHapus
  4. * Dengan melihat sarang semut, sarang semut yang terletak di dekat pohon menunjukkan arah barat.
    Saya masih kurang paham, mohon penjelasannya, makasih.

    BalasHapus
  5. @kancil cilik sarang semut berbentuk gua kecil biasanya menghadap barat mulut lubangnya...

    BalasHapus
  6. Rasanya hampir setiap pedoman yang ditulis disini hanya berlaku untuk wilayah tertentu ( pedoman itu tergantung dari penulisnya berasal dari negara mana ). Sebagai contoh : Masjid tidak selalu menghadap ke barat , tapi tergantung negara dimana masjid itu berada , ada disebelah mananya Ka'bah. kalau negaranya di Baratnya Ka'bah ya masjidnya menghadap ke Timur dsb. Lumut yang tebal itu ada disebelah mana , juga tergantung negara ( dimana lumut itu berada ) ada dimana ? Apakah di Utaranya Katulistiwa / Northern Hemisphere atau di Selatannya. Matahari memang bisa dijadikan patokan karena selalu terbit dari Timur ke Barat , namun dalam praktek ternyata tidak semudah itu , terutama ketika kita berada di negara2 yg semakin jauh dari katulistiwa karena matahari praktis ada didekat horison terus, tidak pernah diatas kepala kita. Posisinya yg terus "miring" itu membutuhkan latihan2 / pengamatan tersendiri.

    BalasHapus
  7. @Djoko Haryono Ya karena kami Belantara Indonesia bukan Belantara Dunia..Jadi semua ttg tutorial alam spt ini di khususkan utk wilayah Indonesia. Bila mencakup semua selain mungkin kami belum berpengalaman, juga belum sampai ke alam di Swedia misalnya.

    BalasHapus
  8. Oh gitu, makasih mas buat penjelasannya. Salam lestari.

    BalasHapus
  9. Salam Belantara bang
    From timur matahari Papua

    BalasHapus
  10. Terima kasih atas informasinya gan , menarik sekali

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!