Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com
Memuat...

Tentang Bersedekah

Sharing Yaa
Bersedekah, tanpa memandang suatu agama, di Amerika Serikat ada sebuah penelitian, yakni ketika sejumlah responden di beri sejumlah uang, kemudian di catat aktifitas otak ketika senang menerima uang. Siapa yang tak senang di beri uang? Para ahli mencatat ada bagian tertentu pada otak yang "menyala" ketika senang menerima uang. Setelah itu ditanya: uangnya mau dipakai sendiri atau mau didonasikan secara anonim? Responden bebas memilih. Responden yang jawab pakai sendiri uangnya, tidak terjadi apa - apa di otaknya. Tapi hal menakjubkan terjadi pada mereka yang menjawab akan mendonasikan uangnya.


Mereka yang jawab akan mendonasikan uangnya, otaknya kembali "menyala". Persis di tempat yang sama dengan pada saat mereka senang terima uang. Kesimpulannya: Sedekah dengan ikhlas memberikan rasa SENANG yang sama dengan ketika menerima uang.

Jadi jika pada saat tanggal tua seperti sekarang merasa “tidak bahagia” karena kurang /tidak punya uang, BERSEDEKAHLAH. Maka kita akan merasa tanggal muda lagi. Lalu kata ustadz sedekah bikin kaya, apakah benar? Nah, penelitian neuroecenomics berikutnya menjawab pertanyaan tersebut :

Beberapa penelitian lain meneliti hubungan SENANG dengan KAYA. Ribuan mahasiswa baru ditanya apakah mereka termasuk orang yang bahagia atau tidak bahagia. 15 - 20 tahun kemudian, setelah mahasiswa itu lulus dan mulai mapan, ditanya kembali berapa penghasilan mereka sekarang. Ternyata, responden yang dulunya MERASA BAHAGIA kini berpenghasilan rata - rata 31% lebih tinggi daripada yang dulunya MERASA TIDAK BAHAGIA. 300 karyawan di 3 perusahaan berbeda di Amerika disurvey tentang level bahagia mereka lalu diranking dan dicatat penghasilannya masing - masing. 18 bulan kemudian ditanya lagi berapa gajinya. Ternyata, semakin MERASA BAHAGIA, semakin tinggi juga kenaikan penghasilan mereka. Penelitian lain membuktikan, perusahaan dengan CEO yang periang memiliki kinerja keuangan yang lebih baik daripada CEO yang pemurung. Terbukti secara ilmiah: SEDEKAH -- BAHAGIA-- KAYA.


Maka pesan moralnya adalah : Jika kita sulit merasa bahagia, bahagiakanlah orang lain ( sedekah ), Insya Allah kita akan merasakan bahagia.

Kalau Anda mengejar harta agar bisa bahagia, bersiaplah untuk kecewa. Kalau Anda merasa bahagia dengan apa yang ada, bersiaplah untuk kaya.

Artikel terkait untuk dibaca



5 Belantara Indonesia Fans:

  1. tanks sobat sudah diingatkan. dengan ikhlas kita sedekah,setidaknya kita menyenangkan saudara-saudara kita

    BalasHapus
  2. Sebuah penelitian yang menarik, dan juga wacana yang menarik, mengajak kita semua untuk kembali ke fitrah kita sebagai manusia, ngomong2 anak PA ya? saya punya seorang kawan, dia pimpinan waepala undip, akan saya sarankan untuk membaca blog ini, thx for share:)

    BalasHapus
  3. Sedekah itu kan maknanya luas, tidak sebatas harta. Kata Nabi senyum itu sedekah. Berdasarkan penelitian di atas, mungkin disinilah hubungannya kenapa orang yang banyak senyum pada orang lain nantinya akan bahagia, smoga saja pendapatku tidak keliru.

    BalasHapus
  4. Sedekah walaupun sekecil apapun rasanya sangat bermanfaat bagi yang sedang dalam kesulitan.
    Dengan bersedekah Insha Allah harta yang kita dapatkan juga akan menjadi berkah..

    BalasHapus
  5. trimakasih atas informasinya sob, semoga bermanfaat bagi kita semua,

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!