Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com
Memuat...

Candi Gedong Songo

Sharing Yaa
Candi Gedong Songo adalah alternatif bagi penyuka wisata alam serta wisata situs di Indonesia. Letak candi tersebut berada di dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kata Gedong Songo dari bahasa jawa yang berarti, Gedong adalah rumah atau bangunan, dan Songo adalah sembilan. Jadi jika di artikan adalah sembilan bangunan dan lokasi yang paling tinggi adalah candi dengan angka paling besar.

www.belantaraindonesia.org

Candi yang terletak di Gunung Ungaran dengan ketinggian 1200 – 1800 meter diatas permukaan laut ini memang sangat unik. Pada awalnya disebut Gedong Pitoe karena pertama kali ditemukan oleh Rafless hanya terdiri dari tujuh bangunan candi. Namun kemudian ditemukan dua candi lagi walaupun dalam keadaan tidak utuh. Candi - candi yang terbuat dari batu andesit tersebut telah dipugar oleh Dinas Purbakala, yaitu candi I dan II dipugar tahun 1928 – 1929, sedangkan candi III, IV, V dipugar tahun 1977 – 1983.


Candi - candi yang terletak di Gunung Ungaran ini diyakini sebagai Candi Hindu dengan ditemukannya arca - arca Hindu yang terletak didalam dan disekitar lokasi candi. Diantaranya dengan ditemukannya arca Ciwa Mahadewa, Ciwa Mahaguru, Ganeca, Durga Mahisasura Mardhini, Nandi Swara, Mahakala dan Yoni yang ada di bilik candi.

Keistimewaan yang lain dari Candi Gedong Songo adalah terletak pada arca gajah dalam posisi jongkok di kaki Candi Gedong III, dan Yoni dalam bentuk persegi panjang pada bilik Candi Gedong I. Mengenai kapan berdirinya Candi Gedong Songo tidak ada yang tahu pasti, namun diperkirakan oleh para ahli bahwa candi - candi tersebut telah dibuat semasa dengan Candi Dieng yang dibuat pada kurun waktu abad VII – IX Masehi pada masa Dinasti Syailendra.

Hal ini diketahui dari artefak - artefak yang ditinggalkan di sekitar lokasi candi, serta adanya kemiripan - kemiripan fisik antara Candi Gedong Songo dan Candi Dieng. Lokasi kedua candi yang terletak di ketinggian gunung semakin menambah keyakinan bahwa kedua candi tersebut dibangun pada masa yang sama.

RUTE
Untuk mencapai obyek wisata ini tidaklah sulit. Bila berangkat dari kota Semarang kita naik bus jurusan Yogyakarta. Begitupun sebaliknya, bila dari Yogyakarta pilihlah bus ke Semarang. Lalu, turun di kota Ambarawa. Demikian pula bila menggunakan kendaraan pribadi. Tempuhlah jalur Semarang - Yogyakarta. Sesampainya di Ambarawa kita bisa langsung menuju ke Bandungan.

 Untuk yang berkendaraan umum tak perlu khawatir. Banyak angkutan pedesaan yang siap mengantar pelancong ke lokawisata tersebut. Mintalah turun di pertigaan Poli ( toko Pauline ). Di sini telah berjejer angkutan pedesaan tersebut. Namun, angkutan umum itu tak langsung membawa pelancong ke lokasi candi. Kita turun di pertigaan Gedong Songo. Kemudian perjalanan ditempuh dengan menggunakan ojek hingga tujuan.

Memasuki wilayah candi ini udara sejuk mulai terasa dengan angin khas pegunungan yang mendayu-dayu. Shelter yang cukup luas bisa memuat puluhan mobil, serta pintu masuk candi yang hanya beberapa meter dari lokasi parkir semakin mempermudah para wisatawan untuk mencapai lokasi ini. Dengan hanya membayar tiket masuk sebesar Rp. 2,000,- kita bisa memasuki dan mengitari lokasi candi sepuas - puasnya.

Boleh dikatakan kalau Candi Gedong Songo tidak hanya menawarkan wisata sejarah, namun juga menawarkan wisata keindahan alam juga wisata olah raga. Candi yang terletak di ketinggian Gunung Ungaran ini memang menampilkan pesona alam yang luar biasa karena lokasinya yang terletak di ketinggian gunung. Selepas gerbang masuk Candi, berjalan sedikit ke atas sudah terlihat lokasi candi pertama yang merupakan candi yang terletak di lokasi yang paling bawah.

Biasanya disana banyak yang menawarkan jasa menunggang kuda, jika tidak ingin terlalu lelah bisa naik kuda dan dikenakan biaya Rp. 40.000,- per kuda untuk mengitari seluruh areal candi. Namun sebagai saran lebih baik kita naik kuda, karena selain lebih menghemat tenaga, kita bisa leluasa menikmat indahnya alam sekitar dengan santai.


Setelah candi demi candi dilalui, sampailah kita pada lokasi candi yang keempat. Di depan lokasi candi keempat terdapat lapangan yang cukup luas, kurang lebih dua kali lapangan sepakbola dan datar. Pemandangan lain, yaitu sumber air panas alam kita juga bisa temui antara perjalanan antara lokasi candi ketiga dan keempat. Disamping sumber air panas tersebut, disediakan tempat mandi dengan tempat tertutup, sehingga buat yang mau menikmati sumber air panas bisa meluangkan waktu ntuk mandi.

Akhirnya sampailah kita pada lokasi candi yang kelima atau merupakan lokasi candi terakhir dan tertinggi. Begitu memasuki pelatarannya, kita bisa bebas memandang ke bawah, bahkan kalau cuaca sedang cerah berturut - turut bisa kita lihat dari sisi selatan candi, yaitu Gunung Telomoyo , Gunung Merbabu , Gunung Andhong dan Gunung Merapi. Dan untuk di ketahui, kenapa kita tak bisa menemukan candi - candi lain sampai ke sembilan, karena Candi - candi yang lain sudah tidak utuh alias hanya berupa batu - batuan yang terlihat semacam situs.

TAMBAHAN
Tiket Masuk: Dewasa / 5 tahun ke atas: Rp 5.000 / orang dan Rp 25.000 / orang untuk Wisatawan Asing.

Tarif Jasa Naik Kuda Candi Gedong Songo
- Wisata Desa Rp 25.000 ( Wisman Rp 35.000 )
- Ke Air Panas Rp 40.000 ( Wisman Rp 60.000 )
- Ke Candi II Rp 30.000 ( Wisman Rp 40.000 )
- Paket candi Songo Rp 50.000 ( Wisman Rp 70.000 )

Untuk menuju Candi Gedong Songo diperlukan perjalanan sekitar 40 menit dari Ambarawa dengan jalanan yang naik, dan kemiringannya sangat tajam. Lokasi candi juga dapat ditempuh dalam waktu 10 menit dari obyek wisata Bandungan. Berikut daftar jarak tempuh menuju candi ini.

- Ungaran – Gedong Songo : 25 km
- Ambarawa – Gedong Songo : 15 km
- Semarang – Gedong Songo : 45 km

Artikel terkait untuk dibaca



4 Belantara Indonesia Fans:

  1. wah...kangen saya ke gedung songo mas, sudah hampir 1,5 tahun nggak ke sana. dulu rutin banget, minimal 1 bulan bisa 1 kali. soalnya banyak temen yang rumahnya Ungaran. pengalaman paling asyik di gedong 9 adalah waktu pertama kali pergi ke sana. sempet nyasar karena kebablasen dari gapura bertuliskan obyek Wisata di atas. jadwal sampai ke sana jam 1 siank malah ke sorean...hehe...
    bagaimana kabarnya mas Adit?

    BalasHapus
  2. @Ayub Adiputra sekarang dah tambah bagus tu candi mas.....apalagi kalo aku kesana, tambah ada yg bagus...kwkkwkw....kabar baik mas puput...

    BalasHapus
  3. wah mantap dapat viewnya sob, apalagi dapat background gunungnya

    BalasHapus
  4. wah, kaya nya enak tuh wisata nya.

    terima kasih

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!