Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com
Memuat...

Gunung Lokon

Sharing Yaa
Gunung Lokon adalah gunung aktif yang terletak di sebelah barat Tomohon, Manado, Sulawesi Utara dengan ketinggian 1.580 mdpl dan bersebelahan dengan gunung Mahawu. Dengan keistimewaan kawah dan panorama yang luar biasa indah. Waktu yang tepat untuk memulai perjalanan dari Kakaskasen, Tomohon adalah sekitar jam 7 pagi, dan dapat tiba di kawah pada saat udara pagi masih sejuk. Ikuti aliran lava dingin yang memanjang berkelok ke danau kawah yang berada 600 meter di bawah puncak, dengan kedalaman danau 60 meter. Kadang - kadang gunung ini menyemburkan debu kawah yang sampai ke pemukiman sekitar. Pada saat terakhir meletus pada 2001, sebagian wilayah Kota Manado yang berjarak sekitar 25 Km dari gunung itu, ditutupi hujan debu yang mengguyur disebabkan karena tiupan angin. Material debu yang dikeluarkan dari kawah gunung api ini berbentuk lava pijar dan ketinggiannya diperkirakan mencapai 400 meter.

Gunung Lokon

Berada berlawanan arah dengan Gunung Lokon, memiliki lereng yang cukup landai dengan ketinggian 1.311 meter. Memiliki pemandangan yang menakjubkan, dengan danau kawah berwarna hijau dengan kuning belerang. Gunung Mahawu adalah salah satu gunung yang mengapit Kota Tomohon, dan disisi lainnya adalah Gunung Lokon. Gunung Mahawu merupakan gunung berapi stratovolcano yang terletak di timur gunung berapi Gunung Lokon dan Gunung Empung di Sulawesi Utara. Gunung Mahawu memiliki lebar 180 m dan kedalaman kawah 140 m dengan dua kerucut Piroklastik di lereng utara.

Mencapai lokasi ini dari Tomohon ke Rurukan. Kemudian berjalan kaki melalui jalan setapak yang melewati kebun kebun sayur dan akhirnya mencapai puncak ( Ketinggian 1.324mdpl ), setelah melalui hutan yang rimbun dan indah dan kawasan kerucut kawah yang ditumbuhi rerumputan ( ketinggian 1200 mdpl ).

Kawah Gunung Mahawu

Menikmati matahari terbit di pagi hari yang terasa senyap dan diselimuti kabut tebal yang sangat dingin di puncak gunung Mahawu yang terkadang diselingi dengan tamparan angin membekukan persendian tulang, perlahan lahan sirna dan menampakan langit menjadi kebiruan dan nuansa hijau pepohonan yang menghiasi hutan sekitar gunung Mahawu.

Artikel terkait untuk dibaca



12 Belantara Indonesia Fans:

  1. wuihh.. Gunungnya seakan2 bersalju, sayang kawahnya gak cukup jelas terlihat :p

    BalasHapus
  2. mdpl tiru satuan utk apa pak bosss???
    Ehheh

    BalasHapus
  3. AWW Kang, pingin rasanya di tampar angin pegunungan hhhh
    Gunung Mahawu kok kayak lubang untuk melelehkan kapur bangunan.
    ohya lapor, kemarin Mas Rio copas beberapa artikel gunung untuk tugas mading sekolah, katanya sampaikan ke Om Adit trima kasih artikelnya.
    tak lupa bagian bawah di kasih sumber Belantara Indonesia,
    hhhh itung-itung ajang promosi

    BalasHapus
  4. pemandangan yang sangat mantap GAN kapan ya bisa berkunjung ke sana???
    kunjung balik ya sob salam kenal

    BalasHapus
  5. @YU^DY Mdpl ukuran ketinggian: Meter Di atas Permukaan Laut..

    BalasHapus
  6. Bagus banget nih informasinya salam kenal gan...

    BalasHapus
  7. Sangat bermanfaat sekali nih informasinya salam kenal gan moga sukses trus....

    BalasHapus
  8. Makasih nih informasinya salam kenal gan...

    BalasHapus
  9. Pemnadangannya mantap banget nih...salam kenal ...

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!