Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com

Jalur Pendakian Gunung Gede

Sharing Yaa
Banyak sebenarnya jalur pendakian menuju gunung Gede, tetapi yang sering di gunakan dan merupakan pintu utama adalah lewat Cibodas. yang jika dari arah Jakarta menuju Bandung via jalur puncak dan turun di pertigaan Cibodas, selanjutnya silahkan pilih angkutan umum menuju pasar Cibodas. Dan di sana terdapat kantor pusat Taman Nasional tempat pendaftaran ijin masuk. Terdapat juga toko peralatan pendakian yang lokasinya tidak begitu jauh dari kantor pendaftaran ijin masuk tadi.

Ada lagi pintu masuk yakni lewat Gunung Putri yang letaknya tak jauh dari Cibodas. Bisa dicapai lewat Cipanas dan Pacet. Dari Jakarta naik bus jurusan Bandung lewat puncak dan turun di Cipanas, dilanjutkan dengan naik angkutan umum sampai ke Gunung Putri. Disini juga ada kantor petugas Taman Nasional, dan disini juga bisa mendaftar ijin masuk.

Syarat Pendakian.

Bila sahabat alam semua ingin mendaki ke puncak, maka harus mempunyai ijin masuk yang bisa diperoleh di Visitor Centre Cibodas, Selabintana Resort Office dan Gunung Putri Resort Office. Juga bagi pendaki harus menyerahkan fotocopy KTP, Passport, dan ijin orang tua bagi yang berumur dibawah 17 tahun. Pelayanan petunjuk dan informasi dapat didapat di Visitor Centre Cibodas. Petugas Taman Nasional akan memeriksa barang bawaan dan perijinan sebelum sahabat alam memasuki Taman Nasional. Dilarang membawa binatang peliharaan memasuki Taman Nasional, semisal ayam!.

Dilarang membawa senjata api, senjata tajam ( hanya satu pisau jenis multi purpose untuk satu grup di ijinkan ), bahan deterjen yang akan mencemari sumber air. Dilarang membawa radio atau peralatan elektronik yang menimbulkan suara bising, untuk walkie - talkies perlu ijin khusus untuk penggunaan didalam Taman Nasional. Dilarang membuat api unggun, karena potensial menyebabkan kebakaran hutan. Dilarang mencoret - coret pohon dan bebatuan. Dilarang memetik bunga atau tumbuhan lainnya.

Diharuskan mengikuti jalan setapak yang sudah ada, dilarang keras memotong jalan karena akan merusak jalan setapak yang sudah ada juga akan membahayakan pendaki itu sendiri. Dilarang membuang sampah didalam Taman Nasional, seluruh sampah dari perbekalan bawaan harus dibawa turun, dan kalau kalian sudi dianjurkan juga untuk membawa sampah lainnya yang mungkin ada tercecer. Dilarang keras mencemari sumber mata air, dan jika sahabat semua mandi atau membersihkan badan dilarang memakai sabun atau bahan lain yang akan menyebabkan polisi..eh polusi!


Banyak tempat - tempat menarik yang layak di kunjungi di Taman nasional Gunung Gede Pangrango. Lengkapnya bisa di lihat pada Artikel gunung Gede yang lalu. Di jamin jarang yang akan kecewa karena pemandangan alamnya. Dan jangan lupa, hindari vandalisme di gunung ya kawan, semisal mencorat - coret yang tak perlu. Biasanya mencoretkan nama grup Pecinta Alam nya. Pentingkah? Biarkan alam apa adanya tanpa kita merusaknya. Cintai alam sepenuh hati.

Artikel terkait untuk dibaca



19 Belantara Indonesia Fans:

  1. Biarlah alam apa adanya, tanpa kita merusaknya.... hmmmm.. kata-kata wasiat yg bermakna dalem,,,, tapi ga da badutnya kan??? :D

    BalasHapus
  2. kalau mandinya nggak boleh pake sabun trus pake apa ya..? oh..aku tahu, pasti gosokan sama batu. kayak orang jaman dulu.

    BalasHapus
  3. wah sudah lama saya tidak mendaki, jadi pingin lagi ah...

    BalasHapus
  4. @Ella ndak pake sabun kali, banyak alternatif lain, semisal daun juga bisa..toh lagi di alam bebas, juga kotor adalah alami..hahahaha

    BalasHapus
  5. Gunung gede gunung api aktif juga ya sob? bromo katanya lagi ngamuk tuh.

    BalasHapus
  6. Aww Kang,
    fiuhh peraturannya superketat, mesti pake metal detector nih. memang harusnya gitu.
    tapi kalo bawa uangnya Gayus boleh ndak

    BalasHapus
  7. capek gue mendaki gunung terus, gue daki gunung kecil punya bini aja ah. hehe

    BalasHapus
  8. Mmhh..semoga jk semakin bnyk yg mendaki gunung, maka gunung semakin cantik dan bersih, krn sampah2nya diambilin turun..

    Alam jg tau kali jejak2 para pencintanya..jd ga usah coret2 dng menuliskan nama kelompok pencinta alamnya...

    BalasHapus
  9. @windflowers iya jeng..inilah vandalisme gunung yg sering kita lihat..konyol dan kekanak kanakan...

    BalasHapus
  10. wah asiik neh kk :)
    ada SS di puncakna g ?

    BalasHapus
  11. lain kali kalo ada yg ngajakin mendaki, aku ikutan ah, dan blog ini ku jadiin literatur utama. :)

    BalasHapus
  12. wah ternyata pendaki juga harus menyerahkan fotocopy KTP, Passport, dan ijin orang tua.
    syaratnya lengkap amad ehhee

    BalasHapus
  13. iya demi keamanan juga harus menyerahkan itu, hehe emang ribet cuman gak seberapa sama keselamatanlah hehe

    BalasHapus

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!