Sengsara Membawa Nikmat

Dari gunung ke gunung telah lumayan kami lalui, dari mulai medan yang bagus dan nyaman hingga medan yang tak mengenakkan dan susah kami tempuh. Semua demi kesukaan dan alam, semata apa yang terjadi adalah karunia Tuhan, masing - masing individu tentu mempunyai kesukaan yang berbeda - beda, termasuk dalam berkegiatan di alam bebas tentu berbeda pula cara dan kemampuannya, tetapi ya itulah, alam yang akan menyeleksi semua kadar yang manusia miliki. Berikut ini terpacu oleh sebuah pertanyaan dari sahabat Belantara Indonesia, Ayub Adiputra , mana pendakian yang paling seram dan membuat lapar? Yap menjadikan aku turunkan artikel ini dan mengenang yang telah terjadi..halah....Pendakian ke Gunung Mahameru atau Semeru yang paling tak bisa di lupakan.

Waktu itu kami, aku dan Belantara Indonesia melakukan ekspedisi 3 gunung, yakni Semeru, Agung dan Rinjani, hanya tiga orang aku jalani dengan sponsor yang wah....full service! Tentu tanpa sponsor perjalanan itu tak bisa terjadi. Ya biaya tentu yang tak murah dan butuh persiapan perbekalan dalam segala hal yang menguras banyak hal.  Sponsor yang mensupport kami waktu itu sebuah perusahaan rokok yang besar di negeri ini. Kenapa bisa dapat sponsor? ya karena ada teman yang bekerja di Perusahaan rokok tadi. Nah..enak kan? tak perlu rasanya bercerita tentang jalur - jalur pendakian menuju Semeru, sudah jelas rasanya bagi para pendaki senior dan telah ada pula di artikel Belantara Indonesia. Tetapi kegiatan itu termasuk pendakian yang susah payah ku lakukan.

Terutama sesampai di pos Kalimati dekat Arcopodo yang waktu itu terjadi badai gunung yang tak bisa di bayangkan hebatnya dan parahnya...perbekalan tinggal menyisakan roti tanpa nasi dan lauk nya! Mungkin bisa terjadi karena rute Semeru yang tinggi dan memakan energi dengan tanjakan - tanjakannya. Akhirnya roti pun di bagi bertiga secukupnya tanpa memikirkan kenyang! Demikian juga air minum yang hanya bersisa tiga botol air mineral harus di cukupkan, jadi akan kami libas habis jika air minum di buat cuci muka, gila kali yaa....Setelah tertimpa badai Semeru semalaman, pagi nya di putuskan naik menuju Jonggring Saloka puncak Semeru dengan semangat walau tak bersemangat lagi kala makananan tak bersisa.

Niat yang utama. Sesampai di puncak pun tak bisa berlama - lama karena jam 10 pagi gas beracun dari kawah mulai muncul. Turun gunung yang pasti harus! Daripada celaka, sudah lapar, kena gas racun..tak lucu! ya bagi yang ingin menuju Semeru, waspadai gas beracun yang selalu keluar jika waktu mulai siang hari. Turun gunung lakukanlah, jangan nekad menerjang gas..Ada lagi yang ku kenang dalam pendakian, sewaktu mengantar bule dari Perancis naik ke Gunung Merapi. Segala persediaan tercukupi, apalagi makan dan minum. Bahkan aku baru tahu jika kentang yang memang ransum utama pendakian gunung bisa di rubah bentuk  menjadi kapsul!..Hebat dan bagus sangat efisien. Mengantar 3 orang turis asing waktu itu, yang menjadikanku sedih dan lelah tak kepalang tanggung adalah model pendakiannya. Mereka tak pernah berhenti lama dan terus berjalan seolah tak punya pusar!, tak punya rasa lelah. Sedangkan aku? Ampun kakak turis, aku sempoyongan karena lelah, walau Merapi terlampau sering kudaki, sampai saat ini ku hitung sudah sekitar 14 kali aku menuju Merapi. Tetapi jika metode pendakian tanpa istirahat di jalan ya ampun lah...capek! Bila aku duduk sebentar mereka bilang: " Come on..come on...try again...." sial!. Pada akhirnya akulah sang guide yang terakhir yang sampai Puncak Garuda Merapi setelah para tamuku. Akhirnya setelah itu jika hendak mengantar orang asing menuju gunung aku terapkan syarat: Jangan ngebut mendakinya!...hahahhaaha...Karena Merapi mulai pos 1 sampai pos 3 adalah tanjakan, dan di pos 2 menuju pos 3 tanjakan tanpa pohon yang berarti, hingga bebatuan membuat lelah dan sakit di kaki. Ya itulah di antara pendakianku menuju gunung, tentu masih ada yang membuat berpikir sedih dan susah, tetapi tak jadi masalah tatkala hingga sampai saat ini masih kurindukan gunung - gunung yang telah ku jamah. Ingin kudatangi lagi entah suatu waktu aku belum tahu.
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit.


lintasberita

Artikel Belantara Indonesia Lainnya Seputar:



Kaizar MahameruBelantara Indonesia adalah Web Organisasi dan tidak ada jaminan bahwa tulisan di web ini akan adil, tidak bias dan seimbang. Bersikaplah dewasa dan jika anda membutuhkan opini dari pihak lain atau pihak yang berseberangan pendapat, anda dapat mencarinya dari sumber lain. Informasi yang disediakan oleh web ini bersifat apa adanya, tanpa jaminan dengan kepercayaan penuh pada kedewasaan para pembacanya. Dan opini didalam web ini adalah murni opini kami, tidak mewakili opini organisasi lain maupun institusi baik secara langsung maupun tidak langsung.

11 comments

Jumat, 03 September 2010 17:20:00 WIB Reply To This Comment

Wah kalu urasan dan ilmu pendakian kayanya sobat satu ini bisa di acungi jempol....Banyak pengalamannya ternyata si brader ini sukses terus Brader.

Jumat, 03 September 2010 17:31:00 WIB Reply To This Comment

@cHugy - gOgOg hehehhe..thx u brader..wah jadi maluuuu...halah

Sabtu, 04 September 2010 05:25:00 WIB Reply To This Comment

kapan dong km bs membentuk nasi sepiring trus dijadiin satu kapsul...? hehehe...pissss aahh...
jam terbangmu wis luar biasa mas...hebat...:)

Sabtu, 04 September 2010 07:22:00 WIB Reply To This Comment

@windflowers bikinin ya jeng..asal jgn kapsul KB lho..behaahha..lele....dan thx pujiannya, bikin semangat!!

Sabtu, 04 September 2010 10:24:00 WIB Reply To This Comment

gak apa2 sengsara yang penting membawa nikmat hehhehhehe,....

apa kabar sobat....???

Sabtu, 04 September 2010 10:51:00 WIB Reply To This Comment

Wah... saya merasakan ini tulisan bagus sekali cara menyajikan kisahnya mas Adit. Lebih2 pada kisah roti yg dibagi 3 itu membuat saya terharu. Benar2 terbayang suasananya... Sdhlah kita letih, haus, dan tetap hrs berjuang, tapi makanan sdh habis...waduh.

Tapi lagi-lagi ciri khasmu ya, sedang "khusuknya" saya membaca kisahnya tiba-tiba muncul yang ini:
"Come on..come on...try again...." sial! hua hahahaha.... Ya suasana hati saya lgs berubah menjadi ngakak sampai akhir tulisan.

Tapi apik nih mas. Komposisi antara yg seirus, sedih dan humornya sangat klop. Dan penempatan humornya juga pas. Coba saja di paragraf "roti dibagi 3" itu mas sisip humor, wah ... itu akan mementahkan rasa sedih dan haru yg sdh terbangun di paragraf itu. Tapi kalau paragraf dg yg turis ini, klop benar dg momemnya "come on", padahal mas Adit lg capek.
Hmm .... jempol buatmu mas!

Sabtu, 04 September 2010 16:33:00 WIB Reply To This Comment

@Koko Bota kabar alhamdulillah baik brad...smoga begitu juga anda,...halah anda...

Sabtu, 04 September 2010 16:34:00 WIB Reply To This Comment

@Erianto Anas komentar ini yg menngenyangkan dan bisa buat orang lupa daratan...ehehehe...tapi ya ini yg trus kubangun, cuma ada satu orang yg selalu beri komen ttg gaya artikel..ya mas anas....makasih lho mas lele..eh mas anas...

Minggu, 05 September 2010 02:51:00 WIB Reply To This Comment

terima kasih banyak ea mas sudah dijawab...hehe...

walah...tak kira yang ada sponsornya malah paling enak...paling tidak kan tersedia bekal yang cukup...tapi kalau lihat menjelajahi 3 gunung ea berat juga...dan parahnya lagi ada gas beracun...tapi sangar ea Mas Adit sudah se senior itu...kapan-kapan gunung yang baru meledos kemarin mas...gunung Sinabung...serem tuh...

kalau bule jangan dikata...emang serem dan berstamina...ahahahah
kalau mereka yang penting puas dan kita lemas...hadududuh...

Minggu, 05 September 2010 04:15:00 WIB Reply To This Comment

@Ayub Adiputra ya pakai sponsor dan semua di tanggung, tapi ya itu..dokumentasi milik mereka total..payah ah....punya juga nyolong2 akirnya..asem..lele....ya jika bule lumayan paling gak biki aku mirip bule..ckakakakka..bule afrika...suit...

Kamis, 02 Desember 2010 15:20:00 WIB Reply To This Comment

kweren udh prnh ksna smpe 14x,ckckckck..
:thumbs up: ^^
wah,bule keren juga g ada matinya,,
hehehehe..
semangat terus dlm menjelajahi dunia!! =D

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!

Komentar via Mobile? Silahkan klik disini