Memang kita jalur pendakiannya akan lewat Cemoro Kandang. Hari sudah malam saat kami tiba dan melapor ke petugas penjaga gunung ( kehutanan ).Mengurusi administrasi dan tanda pengenal.Setelah beres kami segera mulai mendaki takut jika malam segera menuju pagi. Kami menuju Pos 1 Taman Sari Bawah dengan melewati tangga berbatu melintasi Ngurang - urangan. Sesampai di Pos 1 yang ternyata ada warung kami putuskan istirahat sambil pesan teh panas dan gorengan untuk menghangatkan badan.He he he..ternyata di masing - masing pos di Lawu sudah didirikan bangunan permanen untuk istirahat para pendaki daripada harus mendirikan tenda. Lumayan hangat dan menentramkan.Setelah selesai,lalu segera meneruskan langkah menuju pos 2 Taman Sari Atas.
Tanpa mampir langsung berangkat menuju pos 3 Penggik, Nah sepanjang jalur ke pos 3 ini kita akan melewati jurang - jurang berkawah kecil yang nama jurangnya Parang Gupito dan Pangarip - arip. Segera setelah pos 3 kami berkehendak untuk ambil istirahat di Pos 4 Cokro Srengenge melewati jalur trakking yang memotong jalan daripada melewati jalur datar tetapi berkelok - kelok. Lumayan ngos - ngosan sebenarnya tetapi hasrat tidur mengalahkan rasa lelah. Pos 4 Cokro Srengenge merupakan tempat yang luas dan datar tempat pendaki membuka tenda dan membuka ransum perbekalan.
Dari pos 4 menuju pos 5 sekitar 1 jam, pos 5 juga tempat yang datar dan juga tempat untuk beristirahat pendaki, karena sebelumnya kita harus melewati jalan yang menanjak dan panas di siang hari, serta di lingkungan padang Edelweis. Setelah berfoto ria dan mengumpulkan tenaga segera menuju Puncak Lawu Hargo Dumilah, yang unik dan asyik, jalur menuju Hargo Dumilah cenderung lebih enak dengan jalan yang menanjak hanya sekitar 5 meter setelah itu mendatar bahkan ada yang menurun!..Puncak Lawu sekelilingnya adalah kawah mati yang tiap tanggal 17 agustus sering dipakai para pendaki Lawu untuk upacara kemerdekan, bagus lah..Hampir tak ada yang menarik di Hargo Dumilah, justru lebih menarik alam di bawah puncak yang cenderung masih hijau walaupun sampah tak dapat di elakkan..masih lumayan banyak.
Segera tak berlama - lama kami segera turun segera menuju pos - pos menuju Base Camp Lawu Di Cemoro Kandang. Tentu dengan rasa yang masih lelah setelah pendakian ke atas menuju Puncak Lawu. Tetapi kami putuskan sesampai di Pos 1 yang ada warungnya, kami bermalam menunggu pagi disana karena hujan sudah turun lumayan deras. Sempat kami ngobrol - ngobrol dengan penduduk Lawu tentang apa saja. Setelah hari mulai siang kami segera bersiap turun gunung pulang ke Jogja membawa kenangan Lawu.
Jika anda memiliki keinginan mencapai Puncak Lawu satu hal yang harus di ingat adalah jangan memetik Edelweis karena jika ketahuan petugas, maka anda wajib mengembalikan Edelweis nya ke tempat semula. Padahal bunga itu hanya tumbuh di Pos 5!..bayangkan betapa capai nya kan?.....dan jangan merusak alam serta membuang sampah di sepanjang gunung. Sayangi Hutan kita!
Terima kasih buat Joe Belantara dan Suci Belantara yang telah beriring bersamaku menapak Hargo Dumilah Gunung Lawu.
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan
klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit.
Belantara Indonesia
adalah Web Organisasi dan tidak ada jaminan bahwa tulisan di web ini akan adil, tidak bias dan seimbang. Bersikaplah dewasa dan jika anda membutuhkan opini dari pihak lain atau pihak yang berseberangan pendapat, anda dapat mencarinya dari sumber lain. Informasi yang disediakan oleh web ini bersifat apa adanya, tanpa jaminan dengan kepercayaan penuh pada kedewasaan para pembacanya. Dan opini didalam web ini adalah murni opini kami, tidak mewakili opini organisasi lain maupun institusi baik secara langsung maupun tidak langsung.














6 comments
ZPhotonya kren ni.....!!
Si Boz yg mn ni photonya....kiri pa kanan.heheeee
hehhe..yang kaos item juragan..:) pake topi dan jaket juga merah...
kereennn...ga ada yang 'nemeni' lagi ya mas...makanya kl pipis, minta ijin sm yang jaga hihihi....have a great day..^_^
hauahuahaua..ada2 aja ah..apa malah jeng diana mau nemenin?weks...
wah keren mas fotonya. Nggak jadi diusir mas.
kembalilah ke blogernas....
siap ndan!!
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!