Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com
Memuat...

Gunung Arjuno

Sharing Yaa
Puncak gunung Arjuna dan Gunung Welirang terletak pada satu gunung yang sama dan terdapat di daerah Cangar - Sumber Brantas, Batu Malang berupa Taman Hutan Raya R. Soeryo, Jawa Timur. Gunung Arjuna dapat didaki dari dua arah yaitu dari arah Utara ( Tretes ) melalui Gunung Welirang, dan dari arah Timur ( Lawang ).


Gunung ini memiliki pemandangan yang khas dari gunung - gunung di daerah Pulau Jawa. Di gunung ini juga terdapat berbagai ekosistem yang menambah indahnya perjalanan menuju puncak gunung. Berbagai satwa yang dapat di temui dalam perjalanan ke puncak seperti, rusa, burung, monyet. Sepanjang lereng pegunung ini juga titumbuhu bergbagai tumbuhan berupa, hutan cemara serta edelweis. Untuk rute pemberangkatan dari arah Surabaya, kita naik bus jurusan Malang, turun di Pandaan dan ganti kendaraan ( Colt ) ke jurusan Tretes.


Tretes merupakan tempat Wisata dan Hutan Wisata serta terdapat air terjun yang indah yaitu Air terjun Kakek Bodo. Di Tretes juga banyak tersedia berbagai penginapan, dengan hawa pegunungan yang sejuk sehingga tempat ini dapat dijadikan tempat istirahat yang nyaman. Dari Pos Tretes kita dapat langsung memulai pendakian Gunung Welirang dan juga Gunung Arjuno. Setelah berjalan antara 2 - 3 jam dari Tretes kita dapat berhenti untuk ataupun bermalam, disini kita dapat mengambil air dan memasak atau mandi, karena air cukup melimpah. Untuk mendaki ke puncak kita akan melewati hutan Cemara yang jalannya berbatu - batu. Setelah berjalan 5 jam kita akan sampai di persimpangan menuju arah puncak Gunung Arjuno dan Gunung Welirang. Persimpangan ini biasanya disebut Pos Pondo’an. Di puncak Gunung Welirang ada sebuah kawah penambangan belerang.

Bila kita akan melanjutkan penjalanan menuju Gunung Arjuno kita berjalan turun kembali kearah persimpangan tadi ± 10 menit. Perjalanan menuju puncak Gunung Arjuno kita akan melewati hutan cemara dengan melewati sebuah jurang dan pinggiran Gunung Kembar I dan Gunung Kembar II. Setelah berjalan 4 - 5 jam kita akan sampai di puncak Gunung Arjuno.

Tetapi sebelumnya kita akan melewati tempat yang dinamakan Pasar Dieng, ketinggiannya hampir sama dengan puncak Gunung Arjuno dan terdapat batu yang sebagian tersusun rapi seperti pagar dan tanahnya rata agak luas. Dari sini untuk ke puncak hanya memakan waktu ± 10 menit yang merupakan puncak Gunung Arjuno. Puncak Gunung Arjuno anginnya sangat kencang dan suhunya antara 5 - 10 derajat celcius. Disini kita dapat menikmati suatu panorama yang sangat indah terutama bila malam hari, kita dapat melihat ke bawah, kota - kota seperti Surabaya, Malang, Batu, Pasuruan. serta laut utara dengan kerlipan lampu - lampu kapal.


Puncak Gunung Arjuno disebut juga dengan Puncak Ogal - Agil atau Puncak Ringgit. Setelah berkemah di puncak, besok paginya kita dapat turun ke kota Lawang atau ke arah timur dengan melewati hutan cemara, hutan tropis dan perdu. Kita juga akan melewati perkebunan teh Wonosari bagian utara. Turun ke arah Lawang lebih dekat dan menyingkat waktu daripada kembali ke arah Tretes. Perjalanan turin ke arah Lawang kurang lebih 6 jam.

Bila kita menginginkan mendaki dari kota Lawang, dari arah Surabaya kita naik bus jurusan Malang dan turun di Lawang ( kira - kira 76 Km ) dan bila dari Malang, dari Terminal Arjosari kita naik bus menuju Lawang dengan jarak 18 Km. Dan Lawang kita naik kendaraan umum ( angkutan desa ) menuju desa Wonorejo sejauh 13 km. Pendakian ke puncak dimulai dari desa ini menuju ke Perkebunan Teh desa Wonosari sejauh 3 km. Di sini kita melapor pada petugas penjaga dan juga meminta ijin pendakian, persediaan air kita persiapkan juga di desa terakhir ini.

Dari desa Wonosari terus berjalan dan melewati kebun teh Wonosari serta terus naik selama 3  –  4 jam perjalanan kita akan sampai di Oro – Oro Ombo yang merupakan tempat berkemah. Dari Oro - oro Ombo menuju ke puncak dibutuhkan waktu 6 - 7 jam perjalanan dengan melewati hutan lebat yang disebut hutan LaliJiwo dan padang rumput serta jalananannya agak sedikit curam untuk menuju puncak terakhir ini. Mendekati puncak, kita akan berjalan melewati batu-batu yang sangat banyak dan menjumpai tanaman yang sangat indah.

Artikel terkait untuk dibaca



1 Belantara Indonesia Fans:

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Belantara Indonesia. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Sahabat alam Indonesia!