Subcribe to our RSS feedsJoin Us on FacebookFollow us on TwitterAdd to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com

Tips Berwudhu Di Alam Bebas

Saat berada di tengah alam bebas sering kita tak ingin meninggalkan kewajiban bagi kaum Muslim, yakni Sholat. Tentu Sholat bertautan erat dengan berwudhu. Nah, bagaimana kita berwudhu saat berada di alam bebas? Agar tak asal - asalan atau bisa lebih berhati - hati agar Wudhu kita sah, berikut ini tips berwudhu di alam bebas bagi kamu para penggiat petualangan.

www.belantaraindonesia.org


1.  Sumber mata air atau aliran sungai yang mengalir.
2.  Air genangan yang memenuhi syarat volume 2 Qullah
3.  Berhati - hatilah disumber mata air. Karena binatang juga punya kepentingan mengunjunginya. Terutama diwaktu pagi ( Subuh ) dan sore hari.
4.  Cek kondisi permukaaan air. Lakukan dengan pengamatan visual, warna, konsentrasi. Tumbuhan dan dedaunan yang mengapung diatasnya.
5.  Sibak perlahan dengan kedua tangan. Cium, adakah aroma yang asing yang tercium.
6.  Jika permukaan kulit tangan tak gatal. Maka memenuhi syarat untuk membasuh muka dan lainnya.
7.  Niat dan mohon perlindungan pada - NYAZaeni Cantigi
Saat berada di tengah alam bebas sering kita tak ingin meninggalkan kewajiban bagi kaum Muslim, yakni Sholat. Tentu Sholat bertautan erat dengan berwudhu. Nah, bagaimana kita berwudhu saat berada di alam bebas? Agar tak asal - asalan atau bisa lebih berhati - hati agar Wudhu kita sah, berikut ini tips berwudhu di alam bebas bagi kamu para penggiat petualangan.

www.belantaraindonesia.org


1.  Sumber mata air atau aliran sungai yang mengalir.
2.  Air genangan yang memenuhi syarat volume 2 Qullah
3.  Berhati - hatilah disumber mata air. Karena binatang juga punya kepentingan mengunjunginya. Terutama diwaktu pagi ( Subuh ) dan sore hari.
4.  Cek kondisi permukaaan air. Lakukan dengan pengamatan visual, warna, konsentrasi. Tumbuhan dan dedaunan yang mengapung diatasnya.
5.  Sibak perlahan dengan kedua tangan. Cium, adakah aroma yang asing yang tercium.
6.  Jika permukaan kulit tangan tak gatal. Maka memenuhi syarat untuk membasuh muka dan lainnya.
7.  Niat dan mohon perlindungan pada - NYAZaeni Cantigi
Read More
29 comments

Inilah 6 Tempat Keren Untuk Berlibur Di Yogyakarta

Yogyakarta, rindu menebal untuk pulang ke kotamu. Kehangatan dan keramahan Yogyakarta seakan tak akan lekang oleh waktu. Selain kehangatan khas Kota Gudeg, di sekitar Yogyakarta juga banyak tempat liburan keren. Buat kamu yang hendak ke Yogyakarta coba mampir ke 6 tempat ini. Niscaya tak akan pernah kecewa!

1. Desa Wisata Kalibiru
Nama Kalibiru di Kulonprogo memang tidak kalah populer ketimbang Tebing Keraton di Bandung. Keindahan Desa Wisata Kalibiru dengan latar alamnya yang indah memang menjadi alasan banyak para pengunjung untuk datang dan berfoto di sana.

www.belantaraindonesia.org

Adapun yang menjadi tujuan utama wisatawan adalah berfoto di tempat flying fox di Desa Wisata Kalibiru. Karena letak flying fox yang berada di ketinggian, pemandangan Waduk Sermo yang tersaji pun luar biasa indah.

Desa Wisata Kalibiru juga punya trek cantik yang bisa dipilih panjangnya. Ada yang 1,5 km hingga 7 km, tergantung keinginan. Wisata ke Desa Wisata Kalibiru di Kulonprogo bareng keluarga pastinya asyik.

2. Blue Lagoon
Mendengar nama Blue Lagoon, mungkin kamu akan berasumsi tentang tempat liburan di Bali atau luar negeri sana. Namun tidak, Blue Lagoon atau yang dikenal juga dengan Pemandian Tirtabudi, adalah oase yang ada di Wedomartani, Ngemplak, Sleman.

www.belantaraindonesia.org

Pemandian dengan air jernih tersebut memang ramai didatangi masyarakat hingga wisatawan. Mitos bahwa airnya dapat menyembuhkan penyakit hingga mendatangkan jodoh juga menambah pesona Blue Lagoon sebagai tempat liburan asyik.

Suasananya pun boleh terbilang sejuk dan hijau karena dikelilingi oleh pepohonan. Tapi jika ingin datang ke Blue Lagoon, usahakan untuk datang lebih pagi. Soalnya semakin siang akan lebih banyak yang datang.

3. Sindu Kusuma Edupark
Selain alam indah, Yogyakarta juga punya taman rekreasi yang baru dibuka di akhir tahun 2014 lalu. Terletak di Jalan Magelang Km 2, tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman, hadir Sindu Kusuma Edupark.

www.belantaraindonesia.org

Tidak jauh berbeda dengan taman rekreasi pada umumnya, Sindu Kusuma Edupark juga memiliki berbagai variasi wahana hiburan sekaligus belajar. Beberapa contoh wahananya seperti bianglala, sepeda terbang dan segway, semacam kendaraan listrik beroda dua.

Untuk hari biasa, tiket masuknya adalah Rp 15 ribu, dan Rp 50 ribu untuk weekend. Selain tiket masuk, pengunjung juga harus membayar untuk mencoba setiap wahana yang ada.

4. Kebun Buah Mangunan
Bagi kamu yang bosan berkunjung ke tempat itu - itu saja di Yogyakarta, mungkin bisa mampir ke Kebun Buah Mangunan. Kebun yang tengah naik daun tersebut memang menyajikan pemandangan indah Sungai Oya dari ketinggian.

www.belantaraindonesia.org

Kebun Buah Mangunan terletak di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul, dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta. kamu dapat melihat keindahan alam Bantul yang masih hijau.

Selain itu, terdapat rekreasi keliling kebun buah hingga melihat pembibitan sapi. Sedangkan dari segi fasilitas, sudah ada penginapan ala homestay, gedung pertemuan, kolam renang, serta kantor manajemen.

5. Pantai Ngandong
Pesona pantai di Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Selain Pantai Indrayanti atau Sundak yang sudah terkenal, ada Pantai Ngandong yang indah namun belum terlalu populer. Ciri khas utama pantai ini terletak pada airnya yang sangat jernih.

www.belantaraindonesia.org

Saking jernihnya, kamu bisa melihat dasar laut di tepi pantai tanpa perlu menyelam. Ikan dan karang yang berada di dalam laut pun bisa terlihat dengan jelas oleh mata telanjang.

Secara letak, Pantai Ngandong berada di samping Pantai Sundak yang populer. Pasir di pantai ini juga putih dan tak kotor oleh sampah. Pastinya membuat kamu betah untuk berlama - lama santai di Pantai Ngandong.

6. Pantai Nglambor
Selain Pantai Ngandong yang masih belum populer, ada juga Pantai Nglambor yang tidak kalah indah. Berbeda dengan pantai selatan pada umumnya yang berombak, Pantai Nglambor memiliki ombak yang tenang dan berair dangkal. Sehingga cocok untuk berenang maupun snorkeling.

www.belantaraindonesia.org

Berbentuk seperti teluk dan diapit oleh dua bukit, pemandangan di Pantai Nglambor begitu indah dan mempesona. Letaknya yang terhimpit Pantai Siung dan Pantai Jogan, juga membuat Pantai Nglambor seakan tersembunyi.

Untuk mencapainya, Anda harus memarkirkan kendaraan sedikit jauh dari pantai. Dari tepi jalan, dilanjutkan dengan berjalan kaki meelewati ladang kacang dan deretan pepohonan sebelum sampai di Pantai Nglambor.
Yogyakarta, rindu menebal untuk pulang ke kotamu. Kehangatan dan keramahan Yogyakarta seakan tak akan lekang oleh waktu. Selain kehangatan khas Kota Gudeg, di sekitar Yogyakarta juga banyak tempat liburan keren. Buat kamu yang hendak ke Yogyakarta coba mampir ke 6 tempat ini. Niscaya tak akan pernah kecewa!

1. Desa Wisata Kalibiru
Nama Kalibiru di Kulonprogo memang tidak kalah populer ketimbang Tebing Keraton di Bandung. Keindahan Desa Wisata Kalibiru dengan latar alamnya yang indah memang menjadi alasan banyak para pengunjung untuk datang dan berfoto di sana.

www.belantaraindonesia.org

Adapun yang menjadi tujuan utama wisatawan adalah berfoto di tempat flying fox di Desa Wisata Kalibiru. Karena letak flying fox yang berada di ketinggian, pemandangan Waduk Sermo yang tersaji pun luar biasa indah.

Desa Wisata Kalibiru juga punya trek cantik yang bisa dipilih panjangnya. Ada yang 1,5 km hingga 7 km, tergantung keinginan. Wisata ke Desa Wisata Kalibiru di Kulonprogo bareng keluarga pastinya asyik.

2. Blue Lagoon
Mendengar nama Blue Lagoon, mungkin kamu akan berasumsi tentang tempat liburan di Bali atau luar negeri sana. Namun tidak, Blue Lagoon atau yang dikenal juga dengan Pemandian Tirtabudi, adalah oase yang ada di Wedomartani, Ngemplak, Sleman.

www.belantaraindonesia.org

Pemandian dengan air jernih tersebut memang ramai didatangi masyarakat hingga wisatawan. Mitos bahwa airnya dapat menyembuhkan penyakit hingga mendatangkan jodoh juga menambah pesona Blue Lagoon sebagai tempat liburan asyik.

Suasananya pun boleh terbilang sejuk dan hijau karena dikelilingi oleh pepohonan. Tapi jika ingin datang ke Blue Lagoon, usahakan untuk datang lebih pagi. Soalnya semakin siang akan lebih banyak yang datang.

3. Sindu Kusuma Edupark
Selain alam indah, Yogyakarta juga punya taman rekreasi yang baru dibuka di akhir tahun 2014 lalu. Terletak di Jalan Magelang Km 2, tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman, hadir Sindu Kusuma Edupark.

www.belantaraindonesia.org

Tidak jauh berbeda dengan taman rekreasi pada umumnya, Sindu Kusuma Edupark juga memiliki berbagai variasi wahana hiburan sekaligus belajar. Beberapa contoh wahananya seperti bianglala, sepeda terbang dan segway, semacam kendaraan listrik beroda dua.

Untuk hari biasa, tiket masuknya adalah Rp 15 ribu, dan Rp 50 ribu untuk weekend. Selain tiket masuk, pengunjung juga harus membayar untuk mencoba setiap wahana yang ada.

4. Kebun Buah Mangunan
Bagi kamu yang bosan berkunjung ke tempat itu - itu saja di Yogyakarta, mungkin bisa mampir ke Kebun Buah Mangunan. Kebun yang tengah naik daun tersebut memang menyajikan pemandangan indah Sungai Oya dari ketinggian.

www.belantaraindonesia.org

Kebun Buah Mangunan terletak di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul, dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta. kamu dapat melihat keindahan alam Bantul yang masih hijau.

Selain itu, terdapat rekreasi keliling kebun buah hingga melihat pembibitan sapi. Sedangkan dari segi fasilitas, sudah ada penginapan ala homestay, gedung pertemuan, kolam renang, serta kantor manajemen.

5. Pantai Ngandong
Pesona pantai di Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Selain Pantai Indrayanti atau Sundak yang sudah terkenal, ada Pantai Ngandong yang indah namun belum terlalu populer. Ciri khas utama pantai ini terletak pada airnya yang sangat jernih.

www.belantaraindonesia.org

Saking jernihnya, kamu bisa melihat dasar laut di tepi pantai tanpa perlu menyelam. Ikan dan karang yang berada di dalam laut pun bisa terlihat dengan jelas oleh mata telanjang.

Secara letak, Pantai Ngandong berada di samping Pantai Sundak yang populer. Pasir di pantai ini juga putih dan tak kotor oleh sampah. Pastinya membuat kamu betah untuk berlama - lama santai di Pantai Ngandong.

6. Pantai Nglambor
Selain Pantai Ngandong yang masih belum populer, ada juga Pantai Nglambor yang tidak kalah indah. Berbeda dengan pantai selatan pada umumnya yang berombak, Pantai Nglambor memiliki ombak yang tenang dan berair dangkal. Sehingga cocok untuk berenang maupun snorkeling.

www.belantaraindonesia.org

Berbentuk seperti teluk dan diapit oleh dua bukit, pemandangan di Pantai Nglambor begitu indah dan mempesona. Letaknya yang terhimpit Pantai Siung dan Pantai Jogan, juga membuat Pantai Nglambor seakan tersembunyi.

Untuk mencapainya, Anda harus memarkirkan kendaraan sedikit jauh dari pantai. Dari tepi jalan, dilanjutkan dengan berjalan kaki meelewati ladang kacang dan deretan pepohonan sebelum sampai di Pantai Nglambor.
Read More
26 comments

Mengapa Gili Trawangan Eksotis?

Siapa yang tidak terpukau dengan keindahan Gili Trawangan? Lanskap pulau yang masih alami, bersih, dan luar biasa elok membuat banyak wisatawan ingin merasakan sensasi liburan di pulau ini. Apalagi, menurut survei yang dihimpun oleh salah satu situs perjalanan terbesar di dunia, Gili Trawangan merupakan pulau wisata paling terjangkau dari segi biaya pengeluaran per harinya.

Lalu, apa daya tarik lain yang membuat Gili Trawangan hingga banyak wisatawan mulai beralih mengunjungi pulau ini? Simak saja ulasannya berikut ini:

Panorama Pantai Nan Menakjubkan
Pulau yang juga lazim disebut "Gili T" oleh para turis ini terkenal dengan panorama pantai yang eksotis dan menawan. Percayalah, sejauh mata memandang ke segala arah, Anda akan terpukau oleh perpaduan langit biru, air laut berwarna pirus berkilau, dan garis pantai berpasir putih tanpa batas! Bukan hanya itu, Anda juga dapat menikmati matahari terbit dan terbenam sekaligus dalam satu hari.

www.belantaraindonesia.org

Pasalnya, Gili Trawangan memiliki pantai yang menghadap ke barat maupun timur. Pantainya pun memiliki pesona yang berbeda di setiap sisinya. Pantai yang berada di timur lebih ramai oleh wisatawan dan penduduk lokal karena dekat dengan dermaga dan merupakan pusat aktivitas ekonomi di pulau tersebut. Berbeda dengan pantai di sisi barat yang lebih sepi.

Meski sepi, tapi bukan berarti Anda bakal kekurangan pilihan aktivitas. Apalagi yang lebih menggiurkan daripada bersantai di tempat tidur gantung tepi pantai sembari membaca buku atau sekadar menikmati suara ombak dan sayup angin? Sewaktu - waktu ingin berenang, Anda tinggal melangkah karena laut adalah pekarangan Anda! Kala sore tiba, silakan duduk manis menanti Matahari terbenam bersama orang tercinta.

Keindahan Bawah Laut Yang Memukau
Daya tarik lainnya yang dimiliki oleh Gili Trawangan adalah pesona laut yang sangat menakjubkan. Air lautnya yang jernih membuat berbagai biota yang hidup di dalamnya begitu mudah terlihat. Sayang sekali bila Anda ke Gili Trawangan tanpa mencoba sensasi snorkeling atau diving di sekitar pulau ini.

www.belantaraindonesia.org

Arus laut yang tenang akan menambah kenikmatan Anda saat menyelam. Di sini, Anda akan menemui kumpulan hewan laut yang cantik, seperti clown fish, atau biasa disebut ikan nemo. Tidak hanya itu, Anda juga dapat melihat terumbu karang aneka warna yang dapat menjadi obat penghilang stres selama menjalani kehidupan sehari - hari di tempat tinggal Anda.

Terbebas Dari Kemacetan Dan Polusi Udara
Sumpek dengan polusi kendaraan bermotor di kota tempat Anda tinggal? Mungkin sudah waktunya bagi Anda untuk mengunjungi Gili Trawangan. Dijamin, Anda tidak akan menemui kendaraan bermotor di seluruh sudut pulau, sebab kendaraan bermotor dilarang keras beroperasi di pulau ini. Sebagai gantinya, transportasi yang digunakan baik oleh penduduk lokal dan wisatawan untuk mengitari pulau adalah sepeda dan cidomo. Cidomo adalah kereta kuda khas Lombok, Nusa Tenggara Barat.

www.belantaraindonesia.org

Rata - rata, penginapan di Gili Trawangan menyediakan fasilitas rental sepeda dengan tarif beragam, mulai dari Rp 40.000 hingga Rp75.000 per hari. Sedangkan cidomo dipatok sekitar Rp75.000 sampai Rp100.000 untuk satu kali perjalanan, tergantung jarak yang hendak ditempuh. Kereta ini bisa memuat hingga enam penumpang dan mudah ditemukan di area pusat pulau, tepatnya sekitar pasar seberang dermaga.

Penduduk Yang Ramah
Selain pesona alamnya yang menakjubkan, Gili Trawangan juga dihuni oleh penduduk lokal yang ramah. Berbeda dengan kota besar di mana warganya terlalu individualis, penduduk Gili Trawangan siap menyapa dengan bersahabat ketika Anda mengelilingi pulau ini. Hal tersebut tentu membuat Anda semakin nyaman dan betah berada di Gili Trawangan meskipun tinggal berhari - hari.

www.belantaraindonesia.org

Bila Anda tak tahu arah menuju penginapan atau tempat tertentu, jangan segan untuk bertanya pada warga lokal yang Anda temui di sekitar. Tanpa ragu mereka akan membantu menunjukkan arah menuju destinasi Anda.

Hamparan Pasir Putih
Ingin menghabiskan waktu di penginapan? Maka Gili Trawangan adalah pilihan destinasi yang tepat untuk liburan Anda. Mengapa? Karena di sini banyak pilihan hotel, resor, maupun vila yang berlokasi di tepi pantai. Bahkan dari jendela kamar hotel, Anda sudah dapat menikmati indahnya sunset di kaki langit!

www.belantaraindonesia.org

Tidak salah jika Gili Trawangan menjadi tempat wisata terbaik bagi Anda yang ingin relaksasi dari rutinitas sehari - hari. Apalagi, pulau ini belum begitu ramai oleh wisatawan jika dibandingkan dengan Pulau Bali. Namun, nampaknya justru inilah yang bikin Gili Trawangan kini menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun asing. Ng
Siapa yang tidak terpukau dengan keindahan Gili Trawangan? Lanskap pulau yang masih alami, bersih, dan luar biasa elok membuat banyak wisatawan ingin merasakan sensasi liburan di pulau ini. Apalagi, menurut survei yang dihimpun oleh salah satu situs perjalanan terbesar di dunia, Gili Trawangan merupakan pulau wisata paling terjangkau dari segi biaya pengeluaran per harinya.

Lalu, apa daya tarik lain yang membuat Gili Trawangan hingga banyak wisatawan mulai beralih mengunjungi pulau ini? Simak saja ulasannya berikut ini:

Panorama Pantai Nan Menakjubkan
Pulau yang juga lazim disebut "Gili T" oleh para turis ini terkenal dengan panorama pantai yang eksotis dan menawan. Percayalah, sejauh mata memandang ke segala arah, Anda akan terpukau oleh perpaduan langit biru, air laut berwarna pirus berkilau, dan garis pantai berpasir putih tanpa batas! Bukan hanya itu, Anda juga dapat menikmati matahari terbit dan terbenam sekaligus dalam satu hari.

www.belantaraindonesia.org

Pasalnya, Gili Trawangan memiliki pantai yang menghadap ke barat maupun timur. Pantainya pun memiliki pesona yang berbeda di setiap sisinya. Pantai yang berada di timur lebih ramai oleh wisatawan dan penduduk lokal karena dekat dengan dermaga dan merupakan pusat aktivitas ekonomi di pulau tersebut. Berbeda dengan pantai di sisi barat yang lebih sepi.

Meski sepi, tapi bukan berarti Anda bakal kekurangan pilihan aktivitas. Apalagi yang lebih menggiurkan daripada bersantai di tempat tidur gantung tepi pantai sembari membaca buku atau sekadar menikmati suara ombak dan sayup angin? Sewaktu - waktu ingin berenang, Anda tinggal melangkah karena laut adalah pekarangan Anda! Kala sore tiba, silakan duduk manis menanti Matahari terbenam bersama orang tercinta.

Keindahan Bawah Laut Yang Memukau
Daya tarik lainnya yang dimiliki oleh Gili Trawangan adalah pesona laut yang sangat menakjubkan. Air lautnya yang jernih membuat berbagai biota yang hidup di dalamnya begitu mudah terlihat. Sayang sekali bila Anda ke Gili Trawangan tanpa mencoba sensasi snorkeling atau diving di sekitar pulau ini.

www.belantaraindonesia.org

Arus laut yang tenang akan menambah kenikmatan Anda saat menyelam. Di sini, Anda akan menemui kumpulan hewan laut yang cantik, seperti clown fish, atau biasa disebut ikan nemo. Tidak hanya itu, Anda juga dapat melihat terumbu karang aneka warna yang dapat menjadi obat penghilang stres selama menjalani kehidupan sehari - hari di tempat tinggal Anda.

Terbebas Dari Kemacetan Dan Polusi Udara
Sumpek dengan polusi kendaraan bermotor di kota tempat Anda tinggal? Mungkin sudah waktunya bagi Anda untuk mengunjungi Gili Trawangan. Dijamin, Anda tidak akan menemui kendaraan bermotor di seluruh sudut pulau, sebab kendaraan bermotor dilarang keras beroperasi di pulau ini. Sebagai gantinya, transportasi yang digunakan baik oleh penduduk lokal dan wisatawan untuk mengitari pulau adalah sepeda dan cidomo. Cidomo adalah kereta kuda khas Lombok, Nusa Tenggara Barat.

www.belantaraindonesia.org

Rata - rata, penginapan di Gili Trawangan menyediakan fasilitas rental sepeda dengan tarif beragam, mulai dari Rp 40.000 hingga Rp75.000 per hari. Sedangkan cidomo dipatok sekitar Rp75.000 sampai Rp100.000 untuk satu kali perjalanan, tergantung jarak yang hendak ditempuh. Kereta ini bisa memuat hingga enam penumpang dan mudah ditemukan di area pusat pulau, tepatnya sekitar pasar seberang dermaga.

Penduduk Yang Ramah
Selain pesona alamnya yang menakjubkan, Gili Trawangan juga dihuni oleh penduduk lokal yang ramah. Berbeda dengan kota besar di mana warganya terlalu individualis, penduduk Gili Trawangan siap menyapa dengan bersahabat ketika Anda mengelilingi pulau ini. Hal tersebut tentu membuat Anda semakin nyaman dan betah berada di Gili Trawangan meskipun tinggal berhari - hari.

www.belantaraindonesia.org

Bila Anda tak tahu arah menuju penginapan atau tempat tertentu, jangan segan untuk bertanya pada warga lokal yang Anda temui di sekitar. Tanpa ragu mereka akan membantu menunjukkan arah menuju destinasi Anda.

Hamparan Pasir Putih
Ingin menghabiskan waktu di penginapan? Maka Gili Trawangan adalah pilihan destinasi yang tepat untuk liburan Anda. Mengapa? Karena di sini banyak pilihan hotel, resor, maupun vila yang berlokasi di tepi pantai. Bahkan dari jendela kamar hotel, Anda sudah dapat menikmati indahnya sunset di kaki langit!

www.belantaraindonesia.org

Tidak salah jika Gili Trawangan menjadi tempat wisata terbaik bagi Anda yang ingin relaksasi dari rutinitas sehari - hari. Apalagi, pulau ini belum begitu ramai oleh wisatawan jika dibandingkan dengan Pulau Bali. Namun, nampaknya justru inilah yang bikin Gili Trawangan kini menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun asing. Ng
Read More
27 comments

Tips Packing Yang Tepat Untuk Mendaki Gunung

Mengisi tas Carrier dengan tepat akan melancarkan usaha pendakian gunungmu. Barang bawaan yang padat dan seimbang sangat memudahkan pendakian. Agar tidak sia - sia membawa barang ke puncak gunung, tentu ada cara tersendiri untuk packing Carrier alias ransel gunung. Berikut ini cara packing yang tepat untuk mendaki gunung. Yuk disimak bagaimana caranya!

www.belantaraindonesia.org

Buang Bungkus Yang Tak Penting
Biasanya, camilan dan makanan punya banyak bungkus yang dobel. Seperti wafer yang ada bungkus plastik dan kardusnya. Atau permen yang ada bungkus plastik besarnya. Untuk menghemat tempat dan memadatkan isi carrier, buang semua bungkus yang tak terpakai.

Nantinya, makanan atau barang tersebut bisa disatukan di satu tempat. Dengan begitu, bisa banyak ruang tersisa dan bisa dimasukkan benda yang memang dibutuhkan.

Bawa Barang Yang Multifungsi
Usahakan untuk membawa barang yang punya kegunaan lebih dari satu. Misal jaket yang bisa dilipat dan jadi bantal. Atau tempat makan yang bisa jadi wadah memasak. Hal ini bisa menghemat barang bawaan sehingga carrier tak terlalu berat.

Selain itu, pendaki juga harus bisa memaksimalkan kegunaan suatu barang. Jika bawa tempat makan yang kosong, bisa diisi dengan benda di bagian dalamnya. Begitu juga dengan tempat minum, panci, dan beragam benda yang bisa diisi.

Atur Susunan Isi Carrier
Barang ringan ada di bagian bawah tas, dan barang berat ada di bagian punggung. Tujuannya untuk memberi keseimbangan tubuh agar tidak terlalu terbebani dengan isi tas. Dengan menaruh barang seperti itu, beban tas jadi terbagi dengan sempurna.

Barang Penting Harus Mudah Dijangkau
Barang seperti jas hujan, jaket dan obat - obatan harus berada di area yang mudah dijangkau. Misalnya di bagian atas tas, atau di kantong kiri dan kanan.

Selain benda di atas, yang harus mudah dijangkau adalah camilan dan air minum. Jadi, selagi jalan pun masih bisa menjangkau tas area tersebut.

Bungkus Pakaian Yang Masih Bersih
Yang terakhir adalah selalu membungkus pakaian bersih. Jangan pernah mencampur dengan barang atau benda yang bisa membuatnya basah.  Untuk menjaga kesehatan, pastikan pakaian bersih selalu terbungkus rapi. Selamat mendaki gunung!
Mengisi tas Carrier dengan tepat akan melancarkan usaha pendakian gunungmu. Barang bawaan yang padat dan seimbang sangat memudahkan pendakian. Agar tidak sia - sia membawa barang ke puncak gunung, tentu ada cara tersendiri untuk packing Carrier alias ransel gunung. Berikut ini cara packing yang tepat untuk mendaki gunung. Yuk disimak bagaimana caranya!

www.belantaraindonesia.org

Buang Bungkus Yang Tak Penting
Biasanya, camilan dan makanan punya banyak bungkus yang dobel. Seperti wafer yang ada bungkus plastik dan kardusnya. Atau permen yang ada bungkus plastik besarnya. Untuk menghemat tempat dan memadatkan isi carrier, buang semua bungkus yang tak terpakai.

Nantinya, makanan atau barang tersebut bisa disatukan di satu tempat. Dengan begitu, bisa banyak ruang tersisa dan bisa dimasukkan benda yang memang dibutuhkan.

Bawa Barang Yang Multifungsi
Usahakan untuk membawa barang yang punya kegunaan lebih dari satu. Misal jaket yang bisa dilipat dan jadi bantal. Atau tempat makan yang bisa jadi wadah memasak. Hal ini bisa menghemat barang bawaan sehingga carrier tak terlalu berat.

Selain itu, pendaki juga harus bisa memaksimalkan kegunaan suatu barang. Jika bawa tempat makan yang kosong, bisa diisi dengan benda di bagian dalamnya. Begitu juga dengan tempat minum, panci, dan beragam benda yang bisa diisi.

Atur Susunan Isi Carrier
Barang ringan ada di bagian bawah tas, dan barang berat ada di bagian punggung. Tujuannya untuk memberi keseimbangan tubuh agar tidak terlalu terbebani dengan isi tas. Dengan menaruh barang seperti itu, beban tas jadi terbagi dengan sempurna.

Barang Penting Harus Mudah Dijangkau
Barang seperti jas hujan, jaket dan obat - obatan harus berada di area yang mudah dijangkau. Misalnya di bagian atas tas, atau di kantong kiri dan kanan.

Selain benda di atas, yang harus mudah dijangkau adalah camilan dan air minum. Jadi, selagi jalan pun masih bisa menjangkau tas area tersebut.

Bungkus Pakaian Yang Masih Bersih
Yang terakhir adalah selalu membungkus pakaian bersih. Jangan pernah mencampur dengan barang atau benda yang bisa membuatnya basah.  Untuk menjaga kesehatan, pastikan pakaian bersih selalu terbungkus rapi. Selamat mendaki gunung!
Read More
21 comments

Modal Utama Pendakian Gunung: Niat Belajar Dari Alam

Kegiatan mendaki gunung, tidak hanya sekedar naik turun gunung semata. Ada berbagai macam pelajaran yang diajarkan Tuhan melalui alam, untuk kita renungi dan selami makna - maknanya. banyak faktor dan pelajaran yang bisa kita raih, termasuk salah satunya adalah faktor religi. Sekarang, mulailah belajar dari alam agar pendakian lebih berarti.

www.belantaraindonesia.org

1. Mengetahui Batas Kemampuan
Setiap manusia memiliki kelemahan dan kekurangan, disadari atau tidak, diterima atau tidak. Mendaki gunung merupakan salah satu cara bagi kita untuk refleksi dan interopeksi diri, bahwa kita tidak memiliki kuasa apapun, ketika Tuhan memerintahkan alam untuk memberi kita pelajaran berupa cuaca ekstrem, kekurangan makanan dan minuman, dan perasaan - perasaan yang tidak menentu. Kita di ambang batas kemampuan.

2. Menguji Keteguhan Mental
Dihadapkan dengan berbagai macam keadaan alam ketika mendaki gunung, selain menguji fisik juga menguji mental kita untuk tetap tenang, berpikir matang, dan positive thinking. Belum lagi ketika melakukan pendakian secara bersama - sama, tentu satu dengan yang lain berbeda cara pandang, kepribadian, dan pertimbangan. Di saat seperti inilah, kedewasaan dan kematangan seseorang bakal diuji.

3. Mengenal Diri Sendiri 
Keadaan yang serba terbatas, sulit, dan cenderung ekstrem. Para pendaki dipaksa mengatur dirinya sendiri untuk menyesuaikan keadaan sekitar. Artinya, bahwa pendaki diajari oleh alam untuk memahami dirinya sendiri, karena dengan begitu pendaki akan mampu mengetahui kelemahan dan batas kemampuannya dalam melakukan pendakian.

Sebenarnya, ketiga poin di atas saling berhubungan dan berkaitan erat. Yang pada dasarnya, dalam mendaki, kita hanya membawa modal niat! Niat belajar dari alam. Adapun yang secara teknis biasa disiapkan, hanya sebatas sarana dan alat untuk mencapai tujuan dan niat utama tadi.

Budi Kusriyanto Mountain Guide Expert Belantara Indonesia
Kegiatan mendaki gunung, tidak hanya sekedar naik turun gunung semata. Ada berbagai macam pelajaran yang diajarkan Tuhan melalui alam, untuk kita renungi dan selami makna - maknanya. banyak faktor dan pelajaran yang bisa kita raih, termasuk salah satunya adalah faktor religi. Sekarang, mulailah belajar dari alam agar pendakian lebih berarti.

www.belantaraindonesia.org

1. Mengetahui Batas Kemampuan
Setiap manusia memiliki kelemahan dan kekurangan, disadari atau tidak, diterima atau tidak. Mendaki gunung merupakan salah satu cara bagi kita untuk refleksi dan interopeksi diri, bahwa kita tidak memiliki kuasa apapun, ketika Tuhan memerintahkan alam untuk memberi kita pelajaran berupa cuaca ekstrem, kekurangan makanan dan minuman, dan perasaan - perasaan yang tidak menentu. Kita di ambang batas kemampuan.

2. Menguji Keteguhan Mental
Dihadapkan dengan berbagai macam keadaan alam ketika mendaki gunung, selain menguji fisik juga menguji mental kita untuk tetap tenang, berpikir matang, dan positive thinking. Belum lagi ketika melakukan pendakian secara bersama - sama, tentu satu dengan yang lain berbeda cara pandang, kepribadian, dan pertimbangan. Di saat seperti inilah, kedewasaan dan kematangan seseorang bakal diuji.

3. Mengenal Diri Sendiri 
Keadaan yang serba terbatas, sulit, dan cenderung ekstrem. Para pendaki dipaksa mengatur dirinya sendiri untuk menyesuaikan keadaan sekitar. Artinya, bahwa pendaki diajari oleh alam untuk memahami dirinya sendiri, karena dengan begitu pendaki akan mampu mengetahui kelemahan dan batas kemampuannya dalam melakukan pendakian.

Sebenarnya, ketiga poin di atas saling berhubungan dan berkaitan erat. Yang pada dasarnya, dalam mendaki, kita hanya membawa modal niat! Niat belajar dari alam. Adapun yang secara teknis biasa disiapkan, hanya sebatas sarana dan alat untuk mencapai tujuan dan niat utama tadi.

Budi Kusriyanto Mountain Guide Expert Belantara Indonesia
Read More
40 comments

Merubah Cara Pandang Pendakian Merapi

Mendaki salah satu gunung teraktif di dunia, Gunung Merapi pada era sekarang sudah banyak berubah dari segi cara pandangnya. Jalur yang tidak begitu berat dinilai membuat para pendaki pemula berpandangan bahwa pendakian Gunung Merapi merupakan aktivitas "ngepop". Pemikiran inilah yang akan coba diubah oleh Taman Nasional Gunung Merapi ( TNGM ) melalui edukasi serta memperketat izin pendakian.

www.belantaraindonesia.org

Menurut TNGM berdasarkan data di basecamp, selama ini, sebagian besar pendaki yang melakukan pendakian ke Gunung Merapi adalah pemula. Bahkan, masih status pelajar. Kebanyakan para pendaki pemula ini mendaki hanya untuk gaya - gayaan.

Akhirnya, beberapa pendaki datang tanpa perlengkapan standar. Mereka hanya mengenakan sandal, celana jeans, bahkan dengan logistik yang pas - pasan. Mereka juga sebagian tidak memiliki skill atau pengetahuan tentang aktivitas mendaki gunung.

Karena dipandang 'ngepop', naik ya hanya sandal jepit, celana jeans, logistik juga pas - pasan lalu beranggapan berhasil mendaki Gunung Merapi dengan baik padahal anggapan itu tidaklah benar. Aktivitas pendakian, meski jalurnya tergolong tidak berat, tidak bertujuan untuk gaya - gayaan. Gunung itu adalah tempat belajar mencintai alam, belajar tentang alam, dan bukan justru ingin menaklukkan alam itu sendiri.

Kondisi alam tidak bisa ditebak jadi yang dibutuhkan bukan hanya kenekatan. Tapi butuh skill dan pengetahuan, baik tentang navigasi darat, survival, dan manajemen logistik. Bahkan perlu tahu juga karakteristik medan yang akan didaki.

Untuk mengubah mindset para pendaki, Taman Nasional Gunung Merapi ( TNGM ) akan memperketat izin pendakian. Hal tersebut sedang di godok, misalnya ketahuan naik pakai sandal jepit akan langsung disuruh pulang, logistik mereka juga akan dicek. Tidak standar tak diizinkan naik.

Selain itu juga, sedang direncanakan mengadakan seminar atau acara diskusi soal aktivitas pendakian. dan nantinya mulai dari basecamp akan di edukasi buat para pendaki Meraping
Mendaki salah satu gunung teraktif di dunia, Gunung Merapi pada era sekarang sudah banyak berubah dari segi cara pandangnya. Jalur yang tidak begitu berat dinilai membuat para pendaki pemula berpandangan bahwa pendakian Gunung Merapi merupakan aktivitas "ngepop". Pemikiran inilah yang akan coba diubah oleh Taman Nasional Gunung Merapi ( TNGM ) melalui edukasi serta memperketat izin pendakian.

www.belantaraindonesia.org

Menurut TNGM berdasarkan data di basecamp, selama ini, sebagian besar pendaki yang melakukan pendakian ke Gunung Merapi adalah pemula. Bahkan, masih status pelajar. Kebanyakan para pendaki pemula ini mendaki hanya untuk gaya - gayaan.

Akhirnya, beberapa pendaki datang tanpa perlengkapan standar. Mereka hanya mengenakan sandal, celana jeans, bahkan dengan logistik yang pas - pasan. Mereka juga sebagian tidak memiliki skill atau pengetahuan tentang aktivitas mendaki gunung.

Karena dipandang 'ngepop', naik ya hanya sandal jepit, celana jeans, logistik juga pas - pasan lalu beranggapan berhasil mendaki Gunung Merapi dengan baik padahal anggapan itu tidaklah benar. Aktivitas pendakian, meski jalurnya tergolong tidak berat, tidak bertujuan untuk gaya - gayaan. Gunung itu adalah tempat belajar mencintai alam, belajar tentang alam, dan bukan justru ingin menaklukkan alam itu sendiri.

Kondisi alam tidak bisa ditebak jadi yang dibutuhkan bukan hanya kenekatan. Tapi butuh skill dan pengetahuan, baik tentang navigasi darat, survival, dan manajemen logistik. Bahkan perlu tahu juga karakteristik medan yang akan didaki.

Untuk mengubah mindset para pendaki, Taman Nasional Gunung Merapi ( TNGM ) akan memperketat izin pendakian. Hal tersebut sedang di godok, misalnya ketahuan naik pakai sandal jepit akan langsung disuruh pulang, logistik mereka juga akan dicek. Tidak standar tak diizinkan naik.

Selain itu juga, sedang direncanakan mengadakan seminar atau acara diskusi soal aktivitas pendakian. dan nantinya mulai dari basecamp akan di edukasi buat para pendaki Meraping
Read More
53 comments