Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Follow us on Twitter Add to Circles
+82221152857 wijayadie@yahoo.com

Tips Merawat Kaki Dan Sepatu Bagi Petualang

Petualangan di alam terbuka seperti hutan, gunung dan wilayah - wilayah yang masih asing adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan sekaligus memacu adrenalin. Kesiapan mental dan fisik sangat diperlukan. Demikian juga dengan peralatan dan perlengkapan, selain logistik yang mencukupi.

www.belantaraindonesia.org

Tentang perlengkapan, ada perlengkapan bagi petualang yang bernilai penting, yakni kaki dan sepatu. Kaki dan sepatu sebaiknya berbahan dasar kulit. ( ? ). Ada kalanya sepatu yang digunakan menyebabkan kaki mengalami luka lecet selama dalam perjalanan petualangan. Tentu ada cara untuk menghindari agar hal ini tidak terjadi karena kaki merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam suatu petualangan.

Berikut ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum atau selama melakukan perjalanan petualangan di alam bebas. Sebelum melakukan perjalanan ada baiknya Anda melakukan perawatan terhadap kaki terlebih dahulu dengan cara sebagai berikut:

1. Cucilah kaki Anda terlebih dahulu hingga bersih dan keringkan dengan cara di angin - anginkan atau di lap memakai handuk.

2. Lumuri kaki dengan minyak kelapa yang telah dicampur dengan tumbukan / irisan bawang merah hingga ke sela - sela jari kaki dan biarkan angin yang mengeringkannya. Minyak ini berfungsi membuat kaki tidak mudah terkena iritasi.

3. Rawatlah kaki 2 x dalam sehari menggunakan minyak ini selama melakukan perjalanan.

4. Selain menggunakan minyak, Anda juga bisa menggunakan bedak halus.

Setelah kaki Anda terawat dengan metode di atas, kemudian alat pengaman kaki yaitu sepatu dan kaos kaki juga perlu di rawat.

Perawatan Sepatu
1. Ada baiknya kaos kaki yang Anda pakai tidak diletakkan di dalam sepatu karena akan menyebabkan ruang dalam sepatu menjadi tidak sehat dan lembab.

2. Bawalah tali sepatu cadangan untuk berjaga - jaga jika tali sepatu Anda putus sewaktu - waktu. Tali sepatu cadangan juga bisa Anda pergunakan untuk hal lain seperti membuat tenda / bivak. Tali sepatu yang baik terbuat dari bahan nylon ( lebih bagus lagi jika dari bekas parasut ).

3. Jika Anda sudah berada di alam bebas dan sepatu sedang tidak dipakai, letakkanlah sepatu di ujung kayu dengan posisi mulut sepatu menghadap ke bawah. Hal ini bertujuan untuk menghindari masuknya binatang kecil dan air jika terjadi hujan.

4. Jemurlah sepatu di tempat yang teduh dan banyak angin. Untuk sepatu yang terbuat dari bahan kulit jangan dijemur di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dikeringkan dengan tungku api karena akan menyebabkan sepatu menjadi kaku dan keras.

5. Agar bagian di dalam sepatu cepat kering, masukkan kertas koran ke dalam sepatu. Apabila ada kesempatan, semirlah sepatu tersebut dengan demikian sepatu akan kering secara normal dan kulit sepatu tetap lunak.

Perawatan Kaos Kaki 
1. Pilihlah kaos kaki yang terbuat dari bahan campuran 80% wool dan 20% nylon karena kaos kaki dengan bahan tersebut tidak menjadikan kaki mudah lecet.

2. Sebelum memakai kaos kaki yang tebal, pakailah kaos kaki dengan bahan tipis sebagai pelapis selama perjalanan.

3. Usahakan panjang kaos kaki berukuran ¾ atau sama panjangnya dengan kaos kaki pemain bola basket.

4. Selalu bawa cadangan kaos kaki dan bungkus dengan kantong plastik meskipun tas yang Anda pakai terbuat dari bahan yang kedap air. Hal ini untuk berjaga - jaga mengingat selama perjalanan Anda memerlukan kaos kaki yang kering supaya kaki tetap aman dan nyaman.

5. Bila persediaan kaos kaki Anda terbatas dan sudah terlanjur basah, Anda bisa mengeringkannya di dekat api unggun atau lampu minyak, namun tetap dijaga jangan sampai panas dari api membakar kaos kaki.

6. Untuk lebih amannya Anda bisa memakai cara lain, yakni peras kaos kaki yang sudah terlanjur basah kemudian bungkus dengan kantong plastik. Letakkanlah kaos kaki yang sudah dibungkus di bawah badan saat akan tidur. Panas dari badan Anda akan mengeringkan kaos kaki tersebut tanpa membuat badan Anda terserang penyakit. src
Petualangan di alam terbuka seperti hutan, gunung dan wilayah - wilayah yang masih asing adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan sekaligus memacu adrenalin. Kesiapan mental dan fisik sangat diperlukan. Demikian juga dengan peralatan dan perlengkapan, selain logistik yang mencukupi.

www.belantaraindonesia.org

Tentang perlengkapan, ada perlengkapan bagi petualang yang bernilai penting, yakni kaki dan sepatu. Kaki dan sepatu sebaiknya berbahan dasar kulit. ( ? ). Ada kalanya sepatu yang digunakan menyebabkan kaki mengalami luka lecet selama dalam perjalanan petualangan. Tentu ada cara untuk menghindari agar hal ini tidak terjadi karena kaki merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam suatu petualangan.

Berikut ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum atau selama melakukan perjalanan petualangan di alam bebas. Sebelum melakukan perjalanan ada baiknya Anda melakukan perawatan terhadap kaki terlebih dahulu dengan cara sebagai berikut:

1. Cucilah kaki Anda terlebih dahulu hingga bersih dan keringkan dengan cara di angin - anginkan atau di lap memakai handuk.

2. Lumuri kaki dengan minyak kelapa yang telah dicampur dengan tumbukan / irisan bawang merah hingga ke sela - sela jari kaki dan biarkan angin yang mengeringkannya. Minyak ini berfungsi membuat kaki tidak mudah terkena iritasi.

3. Rawatlah kaki 2 x dalam sehari menggunakan minyak ini selama melakukan perjalanan.

4. Selain menggunakan minyak, Anda juga bisa menggunakan bedak halus.

Setelah kaki Anda terawat dengan metode di atas, kemudian alat pengaman kaki yaitu sepatu dan kaos kaki juga perlu di rawat.

Perawatan Sepatu
1. Ada baiknya kaos kaki yang Anda pakai tidak diletakkan di dalam sepatu karena akan menyebabkan ruang dalam sepatu menjadi tidak sehat dan lembab.

2. Bawalah tali sepatu cadangan untuk berjaga - jaga jika tali sepatu Anda putus sewaktu - waktu. Tali sepatu cadangan juga bisa Anda pergunakan untuk hal lain seperti membuat tenda / bivak. Tali sepatu yang baik terbuat dari bahan nylon ( lebih bagus lagi jika dari bekas parasut ).

3. Jika Anda sudah berada di alam bebas dan sepatu sedang tidak dipakai, letakkanlah sepatu di ujung kayu dengan posisi mulut sepatu menghadap ke bawah. Hal ini bertujuan untuk menghindari masuknya binatang kecil dan air jika terjadi hujan.

4. Jemurlah sepatu di tempat yang teduh dan banyak angin. Untuk sepatu yang terbuat dari bahan kulit jangan dijemur di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dikeringkan dengan tungku api karena akan menyebabkan sepatu menjadi kaku dan keras.

5. Agar bagian di dalam sepatu cepat kering, masukkan kertas koran ke dalam sepatu. Apabila ada kesempatan, semirlah sepatu tersebut dengan demikian sepatu akan kering secara normal dan kulit sepatu tetap lunak.

Perawatan Kaos Kaki 
1. Pilihlah kaos kaki yang terbuat dari bahan campuran 80% wool dan 20% nylon karena kaos kaki dengan bahan tersebut tidak menjadikan kaki mudah lecet.

2. Sebelum memakai kaos kaki yang tebal, pakailah kaos kaki dengan bahan tipis sebagai pelapis selama perjalanan.

3. Usahakan panjang kaos kaki berukuran ¾ atau sama panjangnya dengan kaos kaki pemain bola basket.

4. Selalu bawa cadangan kaos kaki dan bungkus dengan kantong plastik meskipun tas yang Anda pakai terbuat dari bahan yang kedap air. Hal ini untuk berjaga - jaga mengingat selama perjalanan Anda memerlukan kaos kaki yang kering supaya kaki tetap aman dan nyaman.

5. Bila persediaan kaos kaki Anda terbatas dan sudah terlanjur basah, Anda bisa mengeringkannya di dekat api unggun atau lampu minyak, namun tetap dijaga jangan sampai panas dari api membakar kaos kaki.

6. Untuk lebih amannya Anda bisa memakai cara lain, yakni peras kaos kaki yang sudah terlanjur basah kemudian bungkus dengan kantong plastik. Letakkanlah kaos kaki yang sudah dibungkus di bawah badan saat akan tidur. Panas dari badan Anda akan mengeringkan kaos kaki tersebut tanpa membuat badan Anda terserang penyakit. src
Read More
1 comment

Temukan Manfaat Saat Di Alam Bebas

Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan bahwa berada di alam bebas meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Di Jepang apabila mempunyai waktu senggang kebanyakan orang meninggalkan kota selama sehari untuk 'mandi di hutan'. Mereka menyebutnya Shinrinyoku yang berarti 'mandi hutan'.

www.belantaraindonesia.org

Dalam dua studi, yang satu meneliti 260 orang yang sehat, dan satunya lagi 12 orang, akhirnya peneliti menyimpulkan bahwa mandi hutan, yang harus berjalan melalui hutan dan ruang terbuka terlebih dahulu, dapat menurunkan denyut nadi dan tekanan darah. Efek ini bisa berlangsung selama sebulan. Tes air liur subjek menunjukkan adanya penurunan tingkat kortisol, yang berarti terjadi penurunan stres.

Pengujian subjek dibagi menjadi dua kelompok: pertama, mereka yang tinggal di lingkungan perkotaan, yang kedua mereka dikirim ke daerah berhutan. Kedua kelompok ini dilibatkan dalam kegiatan yang sama dan menu makanan yang sama. Para peneliti percaya bahwa zat kimia phytoncides, minyak yang menjaga pohon dari serangan serangga dan pembusukan, entah bagaimana bisa memengaruhi zat kimia dalam otak manusia.

Penelitian lain menunjukkan bahwa berada di alam bebas dapat meningkatkan jumlah sel - sel pembunuh alami yang melawan kanker, meningkatkan sel darah putih, dan mengurangi kadar glukosa bagi penderita diabetes.

Profesor Qing Li, Presiden Komunitas Terapi Hutan Jepang mengatakan, "Mandi hutan dapat memiliki efek pencegahan pada pembentukan dan perkembangan kanker."

Epoch Times melaporkan penelitian pada tahun 2010, yang menunjukkan bahwa, suasana yang tenteram dapat mengubah aliran darah sehingga menenangkan otak, memungkinkan membuat lebih banyak koneksi antara bagian - bagian otak yang berbeda.

Ilmuwan Jepang juga menyimpulkan bahwa merasakan sinar Matahari, aroma pohon, dan suara air dapat memiliki efek yang menenangkan.

Terapi Alam
Berhubungan dengan alam dapat digunakan sebagai terapi dan pendidikan di lain tempat. Eeva Karjalainen dari Institut Penelitian Hutan Finlandia, yang berkaitan dengan pengelolaan hutan secara sosial, mendukung temuan tersebut dan mengatakan bahwa berwisata ke hutan dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental dengan cara mengurangi stres.

Di Inggris dan Eropa, terapi depresi dilakukan dengan bekerja di pertanian dan pertamanan. Tak peduli apakah memilih merawat tanaman atau hewan, tindakan merawat sesuatu yang hidup di udara segar telah memberikan pengaruh positif pada pasien dengan depresi klinis.

Inggris memiliki lebih dari tiga lusin pertanian yang digunakan untuk terapi, Norwegia memiliki sekitar 400 buah, dan Belanda sekitar 600 buah. Pertanian merupakan bagian yang lebih luas dari pemikiran studi dalam Ecoterapi, bahkan berjalan di luar ruangan bisa menjadi terapi yang bermanfaat.

Studi Inggris menunjukkan, bahwa 71 persen orang yang mengambil 'jalan hijau' merasa berkurang depresinya.

Studi di Amerika Serikat, juga menunjukkan bahwa ruang hijau memiliki efek positif pada hiperaktif dan ADHD.

Jadi mungkin kita semua harus berhenti beraktivitas sejenak, untuk mencium bau bunga mawar dan pohon cemara lebih sering!  src
Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan bahwa berada di alam bebas meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Di Jepang apabila mempunyai waktu senggang kebanyakan orang meninggalkan kota selama sehari untuk 'mandi di hutan'. Mereka menyebutnya Shinrinyoku yang berarti 'mandi hutan'.

www.belantaraindonesia.org

Dalam dua studi, yang satu meneliti 260 orang yang sehat, dan satunya lagi 12 orang, akhirnya peneliti menyimpulkan bahwa mandi hutan, yang harus berjalan melalui hutan dan ruang terbuka terlebih dahulu, dapat menurunkan denyut nadi dan tekanan darah. Efek ini bisa berlangsung selama sebulan. Tes air liur subjek menunjukkan adanya penurunan tingkat kortisol, yang berarti terjadi penurunan stres.

Pengujian subjek dibagi menjadi dua kelompok: pertama, mereka yang tinggal di lingkungan perkotaan, yang kedua mereka dikirim ke daerah berhutan. Kedua kelompok ini dilibatkan dalam kegiatan yang sama dan menu makanan yang sama. Para peneliti percaya bahwa zat kimia phytoncides, minyak yang menjaga pohon dari serangan serangga dan pembusukan, entah bagaimana bisa memengaruhi zat kimia dalam otak manusia.

Penelitian lain menunjukkan bahwa berada di alam bebas dapat meningkatkan jumlah sel - sel pembunuh alami yang melawan kanker, meningkatkan sel darah putih, dan mengurangi kadar glukosa bagi penderita diabetes.

Profesor Qing Li, Presiden Komunitas Terapi Hutan Jepang mengatakan, "Mandi hutan dapat memiliki efek pencegahan pada pembentukan dan perkembangan kanker."

Epoch Times melaporkan penelitian pada tahun 2010, yang menunjukkan bahwa, suasana yang tenteram dapat mengubah aliran darah sehingga menenangkan otak, memungkinkan membuat lebih banyak koneksi antara bagian - bagian otak yang berbeda.

Ilmuwan Jepang juga menyimpulkan bahwa merasakan sinar Matahari, aroma pohon, dan suara air dapat memiliki efek yang menenangkan.

Terapi Alam
Berhubungan dengan alam dapat digunakan sebagai terapi dan pendidikan di lain tempat. Eeva Karjalainen dari Institut Penelitian Hutan Finlandia, yang berkaitan dengan pengelolaan hutan secara sosial, mendukung temuan tersebut dan mengatakan bahwa berwisata ke hutan dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental dengan cara mengurangi stres.

Di Inggris dan Eropa, terapi depresi dilakukan dengan bekerja di pertanian dan pertamanan. Tak peduli apakah memilih merawat tanaman atau hewan, tindakan merawat sesuatu yang hidup di udara segar telah memberikan pengaruh positif pada pasien dengan depresi klinis.

Inggris memiliki lebih dari tiga lusin pertanian yang digunakan untuk terapi, Norwegia memiliki sekitar 400 buah, dan Belanda sekitar 600 buah. Pertanian merupakan bagian yang lebih luas dari pemikiran studi dalam Ecoterapi, bahkan berjalan di luar ruangan bisa menjadi terapi yang bermanfaat.

Studi Inggris menunjukkan, bahwa 71 persen orang yang mengambil 'jalan hijau' merasa berkurang depresinya.

Studi di Amerika Serikat, juga menunjukkan bahwa ruang hijau memiliki efek positif pada hiperaktif dan ADHD.

Jadi mungkin kita semua harus berhenti beraktivitas sejenak, untuk mencium bau bunga mawar dan pohon cemara lebih sering!  src
Read More
No comments

10 Lokasi Eksotis Untuk Memanjakan Adrenalin

Mengunjungi lokasi wisata yang memiliki ketinggian tertentu memang memacu adrenalin. Apalagi bagi Anda yang menyukai pendakian di tempat - tempat tinggi. Mulia dari lokasi ber es, gurun pasir, kuil - kuil tinggi hingga pohon - pohon hutan hujan yang gagah.

Berikut ini 10 tempat eksotis yang memanjakan adrenalin versi Lonely Planet 1000 Ultimate Experiences. Dari tempat yang berkarakter lembut hingga yang benar - benar sulit. Kita lihat, semoga Anda bisa berjalan turun melewatinya.

1. Tikal, Guatemala
Tempat ini adalah kuil yang berumur 1.250 tahun dan berada di pusat kota suku Maya kuno: Tikal. Mendaki hutan Peten untuk mencapai kuil ini sepertinya pengalaman hebat di Amerika Tengah. Kuil ini adalah kota metropolis utama Maya, salah satu peradapan pra - Columbus yang terkuat.

www.belantaraindonesia.org

Sebagian telah runtuh tetapi yang paling tinggi dan menggoda adalah Candi IV yang berada di sebelah barat komplek. Terdapat tiga puncak candi yang menjulang keluar dari puncak pohon hutan yang mengelilinginya. Dan tentu, reruntuhan candi yang tersisa berada tersembunyi di dalam hutan.

2. Sossusvlei, Namibia
Inilah bukit pasir tertinggi dan tertua di dunia. Sossusvlei tentu membanggakan diantara bukit - bukit pasir yang paling memukau di dunia untuk didaki.

www.belantaraindonesia.org

Bukit pasir ini mencapai tinggi 325 meter. Pijakan berpasir membuat 2,5 kali lebih lama dibandingkan berjalan di permukaan normal. Tentu, mendaki adalah tindakan yang tak mudah.

3. Gletser Perito Moreno, Argentina
Masa pemanasan global seperti saat ini, gletser Perito Moreno adalah sedikit tempat yang tidak mengalami perubahan. Dinding es ini terbentuk sepanjang 30 km dengan tinggi 60 meter yang berbatasan langsung dengan danau.

www.belantaraindonesia.org

Selama 5 jam trekking di gletser ini membawa Anda lebih dekat pada tebing es ini. Jika anda beruntung, Anda akan menemukan gua es di cekungan danau di bagian bawah. Tantangan selebihnya adalah mencoba pendakian es pada sebuah dinding es tipis setinggi 20 meter. Tentu adrenalin Anda akan terpacu dengan sendirinya.

4. Old Man of Hoy, Pulau Orkney, Scotland
Kumpulkan kait panjat dan kencangkan crampons. Anda akan sangat membutuhkan peralatan teknis panjat yang tak sekedarnya. Tebing ini berdiri menjulang di pinggir pantai dari beberapa tebing tinggi di Inggris. Tebing - tebing di pulau Orkney ini kebanyakan tak bagus untuk panjat tebing, namun perkecualian untuk tebing Old Man of Hoy.

www.belantaraindonesia.org

Tebing batu setinggi 450 kaki ini selalu gagal untuk dipanjat sampai 1966 setelah Everest digapai. Informasi rinci tentang olahraga panjat tebing ini bisa didapatkan di www.ukclimbing.com. atau http://northernskies.webs.com.

5. Taman Nasional Volcanoes, Big Island, Hawaii
Pecandu wisata lava nampaknya harus menengok tempat ini. Gunung - gunung berapi memperlihatkan aktivitas vulkaniknya dalam hamparan lava dingin yang terlihat pecah - pecah.

www.belantaraindonesia.org

Taman Nasional di Big Island ini telah tercantum dari bagian warisan dunia. Lihat saja kawah yang mudah diakses, bahkan dengan berjalan kaki di putaran tepi Kilauea. Informasi lebih banyak dapat anda temukan di www.nps.gov/havo.

6. Crac des Chevaliers, Syria
Tak terlalu sulit bagi tentara salib pada abad ke 12 untuk mendaki puri yang dijuluki dengan 'kastil paling mengagumkan di seluruh dunia' oleh TE Lawrence ini.

www.belantaraindonesia.org

Sebuah benteng yang berdiri diatas bukit batuan setinggi 650 meter dengan rute menuju Pantai Mediterania. Krak des Chevaliers untuk membela Knights Hospitaller, membuat benteng markas mereka dalam Perang Salib pada 1142.

7. Canopy Walkway, dekat dengan Iquitos, Peru

Jembatan gantung sepanjang 500 meter yang disematkan pada pohon di kawasan hutan Peruvia ini susah untuk dikunjungi. Aksesnya hanya terbatas untuk para peneliti.

www.belantaraindonesia.org

Mereka membangun jembatan kecil ini untuk memantau burung hutan. Namun kini wisatawan juga bisa berjalan di atas kanopi hutan hujan ini tetapi dengan minat khusus untuk melihat aktivitas burung tropis.

8. Stok Kangri, India
Pendakian yang tak banyak membutuhkan aspek teknis yang lengkap dapat dilakukan di puncak Stok Kangri. Puncak dengan tinggi 6 ribu meter ini bahkan menawarkan pandangan yang tak kalah menarik dibandingkan dengan Himalaya.

www.belantaraindonesia.org

Para pendaki memungkinkan melakukan aklimatisasi dengan perjalanan selal 4 hingga 5 hari menuju puncak. Bagi pendaki non profesional sangat layak mencoba puncak yang dikelilingi pegunungan yang mengesankan. Tak perlu putus asa, jika anda ingin memanjakan diri disana terdapat penginapan mewah di Grand Dragon Ladakh yang bisa disinggahi.

9. Jembatan Sydney Harbour, Australia
Anda pernah membayangkan memanjat salah satu jembatan terbesar di dunia melewati balok penobang dan kerangka besinya? Jembatan Sydney Harbour akan membawa anda di atas ketinggian 134 meter di atas pelabuhan.

www.belantaraindonesia.org

Tiga jenis pemanjatan ditawarkan di jembatan lengkung baja terbesar ini. Bahkan upacara pernikahan pernah dilakukan di sana. Panjat jembatan adalah aktivitas populer di Sydney akhir - akhir ini. Anda bisa mengunjungi www.bridgeclimb.com untuk keterangan lengkapnya.

10. Gunung Kilimanjaro, Tanzania
Satu dari 7 puncak tertinggi di dunia ini menarik untuk dikunjungi. Gunung dengan tinggi 5.895 meter ini menawarkan rute perjalanan yang menakjubkan.

www.belantaraindonesia.org

Anda akan melewati gletser, berkemah semalam di dekat kawah gunung berapi hingga mencoba mendaki di atas padang rumput Serengeti tanpa mengenakan sepatu hiking untuk sementara waktu. Wow, sungguh menantang! src
Mengunjungi lokasi wisata yang memiliki ketinggian tertentu memang memacu adrenalin. Apalagi bagi Anda yang menyukai pendakian di tempat - tempat tinggi. Mulia dari lokasi ber es, gurun pasir, kuil - kuil tinggi hingga pohon - pohon hutan hujan yang gagah.

Berikut ini 10 tempat eksotis yang memanjakan adrenalin versi Lonely Planet 1000 Ultimate Experiences. Dari tempat yang berkarakter lembut hingga yang benar - benar sulit. Kita lihat, semoga Anda bisa berjalan turun melewatinya.

1. Tikal, Guatemala
Tempat ini adalah kuil yang berumur 1.250 tahun dan berada di pusat kota suku Maya kuno: Tikal. Mendaki hutan Peten untuk mencapai kuil ini sepertinya pengalaman hebat di Amerika Tengah. Kuil ini adalah kota metropolis utama Maya, salah satu peradapan pra - Columbus yang terkuat.

www.belantaraindonesia.org

Sebagian telah runtuh tetapi yang paling tinggi dan menggoda adalah Candi IV yang berada di sebelah barat komplek. Terdapat tiga puncak candi yang menjulang keluar dari puncak pohon hutan yang mengelilinginya. Dan tentu, reruntuhan candi yang tersisa berada tersembunyi di dalam hutan.

2. Sossusvlei, Namibia
Inilah bukit pasir tertinggi dan tertua di dunia. Sossusvlei tentu membanggakan diantara bukit - bukit pasir yang paling memukau di dunia untuk didaki.

www.belantaraindonesia.org

Bukit pasir ini mencapai tinggi 325 meter. Pijakan berpasir membuat 2,5 kali lebih lama dibandingkan berjalan di permukaan normal. Tentu, mendaki adalah tindakan yang tak mudah.

3. Gletser Perito Moreno, Argentina
Masa pemanasan global seperti saat ini, gletser Perito Moreno adalah sedikit tempat yang tidak mengalami perubahan. Dinding es ini terbentuk sepanjang 30 km dengan tinggi 60 meter yang berbatasan langsung dengan danau.

www.belantaraindonesia.org

Selama 5 jam trekking di gletser ini membawa Anda lebih dekat pada tebing es ini. Jika anda beruntung, Anda akan menemukan gua es di cekungan danau di bagian bawah. Tantangan selebihnya adalah mencoba pendakian es pada sebuah dinding es tipis setinggi 20 meter. Tentu adrenalin Anda akan terpacu dengan sendirinya.

4. Old Man of Hoy, Pulau Orkney, Scotland
Kumpulkan kait panjat dan kencangkan crampons. Anda akan sangat membutuhkan peralatan teknis panjat yang tak sekedarnya. Tebing ini berdiri menjulang di pinggir pantai dari beberapa tebing tinggi di Inggris. Tebing - tebing di pulau Orkney ini kebanyakan tak bagus untuk panjat tebing, namun perkecualian untuk tebing Old Man of Hoy.

www.belantaraindonesia.org

Tebing batu setinggi 450 kaki ini selalu gagal untuk dipanjat sampai 1966 setelah Everest digapai. Informasi rinci tentang olahraga panjat tebing ini bisa didapatkan di www.ukclimbing.com. atau http://northernskies.webs.com.

5. Taman Nasional Volcanoes, Big Island, Hawaii
Pecandu wisata lava nampaknya harus menengok tempat ini. Gunung - gunung berapi memperlihatkan aktivitas vulkaniknya dalam hamparan lava dingin yang terlihat pecah - pecah.

www.belantaraindonesia.org

Taman Nasional di Big Island ini telah tercantum dari bagian warisan dunia. Lihat saja kawah yang mudah diakses, bahkan dengan berjalan kaki di putaran tepi Kilauea. Informasi lebih banyak dapat anda temukan di www.nps.gov/havo.

6. Crac des Chevaliers, Syria
Tak terlalu sulit bagi tentara salib pada abad ke 12 untuk mendaki puri yang dijuluki dengan 'kastil paling mengagumkan di seluruh dunia' oleh TE Lawrence ini.

www.belantaraindonesia.org

Sebuah benteng yang berdiri diatas bukit batuan setinggi 650 meter dengan rute menuju Pantai Mediterania. Krak des Chevaliers untuk membela Knights Hospitaller, membuat benteng markas mereka dalam Perang Salib pada 1142.

7. Canopy Walkway, dekat dengan Iquitos, Peru

Jembatan gantung sepanjang 500 meter yang disematkan pada pohon di kawasan hutan Peruvia ini susah untuk dikunjungi. Aksesnya hanya terbatas untuk para peneliti.

www.belantaraindonesia.org

Mereka membangun jembatan kecil ini untuk memantau burung hutan. Namun kini wisatawan juga bisa berjalan di atas kanopi hutan hujan ini tetapi dengan minat khusus untuk melihat aktivitas burung tropis.

8. Stok Kangri, India
Pendakian yang tak banyak membutuhkan aspek teknis yang lengkap dapat dilakukan di puncak Stok Kangri. Puncak dengan tinggi 6 ribu meter ini bahkan menawarkan pandangan yang tak kalah menarik dibandingkan dengan Himalaya.

www.belantaraindonesia.org

Para pendaki memungkinkan melakukan aklimatisasi dengan perjalanan selal 4 hingga 5 hari menuju puncak. Bagi pendaki non profesional sangat layak mencoba puncak yang dikelilingi pegunungan yang mengesankan. Tak perlu putus asa, jika anda ingin memanjakan diri disana terdapat penginapan mewah di Grand Dragon Ladakh yang bisa disinggahi.

9. Jembatan Sydney Harbour, Australia
Anda pernah membayangkan memanjat salah satu jembatan terbesar di dunia melewati balok penobang dan kerangka besinya? Jembatan Sydney Harbour akan membawa anda di atas ketinggian 134 meter di atas pelabuhan.

www.belantaraindonesia.org

Tiga jenis pemanjatan ditawarkan di jembatan lengkung baja terbesar ini. Bahkan upacara pernikahan pernah dilakukan di sana. Panjat jembatan adalah aktivitas populer di Sydney akhir - akhir ini. Anda bisa mengunjungi www.bridgeclimb.com untuk keterangan lengkapnya.

10. Gunung Kilimanjaro, Tanzania
Satu dari 7 puncak tertinggi di dunia ini menarik untuk dikunjungi. Gunung dengan tinggi 5.895 meter ini menawarkan rute perjalanan yang menakjubkan.

www.belantaraindonesia.org

Anda akan melewati gletser, berkemah semalam di dekat kawah gunung berapi hingga mencoba mendaki di atas padang rumput Serengeti tanpa mengenakan sepatu hiking untuk sementara waktu. Wow, sungguh menantang! src
Read More
No comments

Megahnya Gunung Lawu, Pakunya Tanah Jawa

Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Magetan, Jawa Timur menyimpan berjuta misteri. Karena hal itu, tidak mengherankan banyak kisah misteri yang muncul ke permukaan. Termasuk lahirnya bendera merah putih yang hingga saat ini dipakai sebagai bendera kebangsaan Indonesia. Konon, tercetus pertama kali di puncak Gunung ini.

www.belantaraindonesia.org
Gunung Lawu
Gunung Lawu berdiri kokoh di daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat Jawa sangat percaya mitos bahwa puncak Lawu dahulu merupakan kerajaan pertama berdiri di pulau Jawa dan dipercaya memiliki dunia gaib yang misterius.

Tak heran, hingga saat ini, Gunung Lawu masih dianggap sebagai gunung keramat yang memiliki banyak keistimewaan. Bahkan karena keistimewaan yang dimiliki, gunung yang memiliki arti gunung pertama kali berdiri di pulau Jawa ini masih digunakan dan menjadi tempat lelaku spiritual. Bahkan bila ditarik secara garis lurus, Gunung Lawu sejajar tegak lulus tepat di Pura Mangkunegaran.

Bukan berada tepat di Keraton Kasunanan Surakarta. Seperti halnya Keraton Ngayogyokarto yang sejajar tepat dengan Gunung Merapi. Selain itu, Gunung Lawu ternyata berdiri persis di tengah perempatan empat penjuru mata angin.

Sudah sejak jaman dahulu Lawu menjadi tempat untuk laku spiritual para tokoh dan negarawan. Sejak Jaman Kraton sampai saat ini. Puncak Hargo Dumilah merupakan tempat sakral yang sering digunakan untuk semedi, meditasi atau mengolah kebathinan.

www.belantaraindonesia.org

Karena Gunung Lawu memiliki sejarah dan mistik tinggi. Dan dipercaya sejak turun temurun digunakan para raja dan pemipin sebagai tempat menyepi, mencari wangsit atau petunjuk dari Tuhan YME.

Tidak sembarang orang mampu mendaki Gunung Lawu. Semua harus berawal dari niat yang baik. Karena di sana banyak melewati tempat keramat. Banyak pantangan atau larangan yang harus diikuti. Hati, pikiran, ucapan  dan perbuatan harus bersih. Jadi jika niatnya sudah tidak benar jangan harap bisa mencapai puncak Lawu.

Sudah menjadi rahasia umum hampir semua petinggi negara sering menyepi dengan mendaki puncak Lawu. Sejak jaman era Bung Karno, presiden pertama Indonesia ini pun sudah sering melakukan tetirah atau menyepi di Lawu.

Begitu pula dengan Soeharto, sepanjang hidupnya kecintaan terhadap Gunung Lawu tak perlu diragukan. Terlahir sebagai orang Jawa yang sangat menjunjung tinggi nilai budaya jawa. Tak aneh jika kehidupan Soeharto selalu dikaitkan dengan hal mistis.

Dikenal sebagai orang yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi budaya leluhurnya, Soeharto sering melakukan lelaku tirakat di puncak Lawu. Dengan bersemedi atau bertapa di tempat keramat di salah satu pusat kekuatan mistis tanah Jawa. Gunung Lawu jadi tempat favorit Soeharto.

www.belantaraindonesia.org

Bahkan sampai beliau menutup mata, Lawu adalah tempat yang sangat di sukai Pak Harto. Terbukti beliau lebih memilih untuk di makamkan di lereng sebelah barat kaki gunung Lawu.

Bahkan tidak hanya dua Presiden di atas saja yang begitu suka dengan Gunung Lawu, almarhum Presiden ke IV, Abdurahman Wahid atau Gus Dur pun jatuh cinta dengan Gunung Lawu. Bahkan Gus Dur ternyata sudah berulang kali pernah mendaki hingga puncak Lawu.

Gus Dur naik ke puncak Gunung Lawu tidak melalui jalur umum seperti Cemoro Sewu Magetan, ataupun Cemoro Kandang di Karanganyar. Gus Dur ke puncak bukan untuk melakukan ritual atau bertapa. Namun sekedar mencari inspirasi untuk menyatu dengan alam.

Gus Dur naik ke puncak Lawu melewati jalur khusus. Yakni melewati Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar. Dari jalur itu, langsung menuju pintu masuk Pringgondani.

Kalau naik ke puncak Gus Dur ditandu. Bahkan kalau mau melihat tandu yang biasa di gunakan Gus Dur, hingga saat ini masih tersimpan di pintu masuk Pringgondani. Karena Gus Dur sering naik lewat jalur ini makanya jalannya di buat blok, biar mudah.

Bahkan, menurut salah satu sumber yang enggan disebut namanya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) juga sering mendaki Gunung Lawu untuk menyepi. Terakhir, SBY naik ke puncak Lawu sekira akhir Januari 2013 yang lalu.

Betapa megahnya Gunung Lawu yang merupakan gunung tertua di Pulau Jawa. Gunung Lawu bisa dikatakan sebagai pakunya Pulau Jawa.
Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Magetan, Jawa Timur menyimpan berjuta misteri. Karena hal itu, tidak mengherankan banyak kisah misteri yang muncul ke permukaan. Termasuk lahirnya bendera merah putih yang hingga saat ini dipakai sebagai bendera kebangsaan Indonesia. Konon, tercetus pertama kali di puncak Gunung ini.

www.belantaraindonesia.org
Gunung Lawu
Gunung Lawu berdiri kokoh di daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat Jawa sangat percaya mitos bahwa puncak Lawu dahulu merupakan kerajaan pertama berdiri di pulau Jawa dan dipercaya memiliki dunia gaib yang misterius.

Tak heran, hingga saat ini, Gunung Lawu masih dianggap sebagai gunung keramat yang memiliki banyak keistimewaan. Bahkan karena keistimewaan yang dimiliki, gunung yang memiliki arti gunung pertama kali berdiri di pulau Jawa ini masih digunakan dan menjadi tempat lelaku spiritual. Bahkan bila ditarik secara garis lurus, Gunung Lawu sejajar tegak lulus tepat di Pura Mangkunegaran.

Bukan berada tepat di Keraton Kasunanan Surakarta. Seperti halnya Keraton Ngayogyokarto yang sejajar tepat dengan Gunung Merapi. Selain itu, Gunung Lawu ternyata berdiri persis di tengah perempatan empat penjuru mata angin.

Sudah sejak jaman dahulu Lawu menjadi tempat untuk laku spiritual para tokoh dan negarawan. Sejak Jaman Kraton sampai saat ini. Puncak Hargo Dumilah merupakan tempat sakral yang sering digunakan untuk semedi, meditasi atau mengolah kebathinan.

www.belantaraindonesia.org

Karena Gunung Lawu memiliki sejarah dan mistik tinggi. Dan dipercaya sejak turun temurun digunakan para raja dan pemipin sebagai tempat menyepi, mencari wangsit atau petunjuk dari Tuhan YME.

Tidak sembarang orang mampu mendaki Gunung Lawu. Semua harus berawal dari niat yang baik. Karena di sana banyak melewati tempat keramat. Banyak pantangan atau larangan yang harus diikuti. Hati, pikiran, ucapan  dan perbuatan harus bersih. Jadi jika niatnya sudah tidak benar jangan harap bisa mencapai puncak Lawu.

Sudah menjadi rahasia umum hampir semua petinggi negara sering menyepi dengan mendaki puncak Lawu. Sejak jaman era Bung Karno, presiden pertama Indonesia ini pun sudah sering melakukan tetirah atau menyepi di Lawu.

Begitu pula dengan Soeharto, sepanjang hidupnya kecintaan terhadap Gunung Lawu tak perlu diragukan. Terlahir sebagai orang Jawa yang sangat menjunjung tinggi nilai budaya jawa. Tak aneh jika kehidupan Soeharto selalu dikaitkan dengan hal mistis.

Dikenal sebagai orang yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi budaya leluhurnya, Soeharto sering melakukan lelaku tirakat di puncak Lawu. Dengan bersemedi atau bertapa di tempat keramat di salah satu pusat kekuatan mistis tanah Jawa. Gunung Lawu jadi tempat favorit Soeharto.

www.belantaraindonesia.org

Bahkan sampai beliau menutup mata, Lawu adalah tempat yang sangat di sukai Pak Harto. Terbukti beliau lebih memilih untuk di makamkan di lereng sebelah barat kaki gunung Lawu.

Bahkan tidak hanya dua Presiden di atas saja yang begitu suka dengan Gunung Lawu, almarhum Presiden ke IV, Abdurahman Wahid atau Gus Dur pun jatuh cinta dengan Gunung Lawu. Bahkan Gus Dur ternyata sudah berulang kali pernah mendaki hingga puncak Lawu.

Gus Dur naik ke puncak Gunung Lawu tidak melalui jalur umum seperti Cemoro Sewu Magetan, ataupun Cemoro Kandang di Karanganyar. Gus Dur ke puncak bukan untuk melakukan ritual atau bertapa. Namun sekedar mencari inspirasi untuk menyatu dengan alam.

Gus Dur naik ke puncak Lawu melewati jalur khusus. Yakni melewati Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar. Dari jalur itu, langsung menuju pintu masuk Pringgondani.

Kalau naik ke puncak Gus Dur ditandu. Bahkan kalau mau melihat tandu yang biasa di gunakan Gus Dur, hingga saat ini masih tersimpan di pintu masuk Pringgondani. Karena Gus Dur sering naik lewat jalur ini makanya jalannya di buat blok, biar mudah.

Bahkan, menurut salah satu sumber yang enggan disebut namanya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) juga sering mendaki Gunung Lawu untuk menyepi. Terakhir, SBY naik ke puncak Lawu sekira akhir Januari 2013 yang lalu.

Betapa megahnya Gunung Lawu yang merupakan gunung tertua di Pulau Jawa. Gunung Lawu bisa dikatakan sebagai pakunya Pulau Jawa.
Read More
2 comments

Mistisnya Kabut Di Gunung Lawu

Kisah mistis dan aneh banyak kita temukan dan hal itu menyelimuti Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah dan Magetan Jawa Timur. Tetapi keindahan Gunung Lawu terus mempesona para pendaki gunung. Hampir setiap waktu Gunung Lawu tak pernah sepi dari pendaki.

www.belantaraindonesia.org

Gunung yang terletak pada ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut ( Mdpl ) menjadi salah satu gunung favorit yang wajib dikunjungi. Karena fenomena alam dan mistisnya mengundang sejuta tanya.

Bagi pendaki, kemistisan itu sudah menjadi hal biasa dan tidak mengherankan lagi. Misalnya di puncak ada pasar setan, yakni pasar makhluk gaib tak terlihat yang mana pada malam tertentu ramai seperti pasar nyata. Aura gaib yang angker mulai lereng, lembah, Pos peristirahatan sampai puncaknya sangat terasa.

Dibandingkan gunung lainnya, Gunung Lawu sering terjadi badai kabut atau orang Jawa menyebut ampak - ampak ( pedut ). Menurut kepercayaan masyarakat setempat kabut tersebut sangat berbahaya karena bisa membuat orang jadi tersesat jalan jika nekat menembusnya.

Biasanya jika nanti dalam perjalanan menemui ampak - ampak ( kabut ) jangan meneruskan jalan. Berhenti dan bertiarap di tanah cara menghindarinya adalah dengan bertiarap sampai kabut menghilang.

Jika ada yang pendaki yang tersesat, tapi memiliki niat baik, pasti penunggu gunung Lawu yang berupa  burung Jalak Lawu berwarna kuning gading akan keluar dan menuntun pendaki untuk mencari jalan keluar yang benar.

Tak hanya itu saja, keanehan lainnya juga terasa di Gunung Lawu. Apabila terjadi sesuatu misalnya ada yang  meninggal di gunung tersebut, maka tanda - tanda aneh akan muncul, berupa kabut tebal di sekitar tempat mayat tersebut berada.

www.belantaraindonesia.org

Ada sebuah kisah unik, Tim SAR bermaksud untuk melakukan evakuasi korban meninggal di Gunung Lawu. Awalnya tim SAR belum mengetahui di mana posisi korban itu berasal. Dan kejadiannya di saat itulah muncul kabut misterius berkumpul di satu titik.

Saat terlihat adanya kabut, tim SAR langsung mengetahuinya kalau korban ada di daerah yang ditutupi kabut. Dan memang benar, di lokasi yang tertutup kabut itulah, korban ada di situ.

Selain itu ada larangan agar tidak mengenakan baju, celana, atau jaket berwarna hijau daun dan masih banyak pantangan yang lainnya.

Keanehan lainnya itu bagi orang yang pertama kali mendaki puncak Lawu pasti bingung, di mana puncak Lawu yang sesungguhnya. Puncak Lawu juga penuh mistis, karena letak puncak Lawu justru berada di tengah dan seolah ditutupi.

Bahkan jika kita membuka Google Map di Lawu sebelah barat tertutup cahaya warna kebiruan. Kalau tidak percaya, silakan buka Google Map untuk mengetahui di mana Lawu berada. Walauhualam....
Kisah mistis dan aneh banyak kita temukan dan hal itu menyelimuti Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah dan Magetan Jawa Timur. Tetapi keindahan Gunung Lawu terus mempesona para pendaki gunung. Hampir setiap waktu Gunung Lawu tak pernah sepi dari pendaki.

www.belantaraindonesia.org

Gunung yang terletak pada ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut ( Mdpl ) menjadi salah satu gunung favorit yang wajib dikunjungi. Karena fenomena alam dan mistisnya mengundang sejuta tanya.

Bagi pendaki, kemistisan itu sudah menjadi hal biasa dan tidak mengherankan lagi. Misalnya di puncak ada pasar setan, yakni pasar makhluk gaib tak terlihat yang mana pada malam tertentu ramai seperti pasar nyata. Aura gaib yang angker mulai lereng, lembah, Pos peristirahatan sampai puncaknya sangat terasa.

Dibandingkan gunung lainnya, Gunung Lawu sering terjadi badai kabut atau orang Jawa menyebut ampak - ampak ( pedut ). Menurut kepercayaan masyarakat setempat kabut tersebut sangat berbahaya karena bisa membuat orang jadi tersesat jalan jika nekat menembusnya.

Biasanya jika nanti dalam perjalanan menemui ampak - ampak ( kabut ) jangan meneruskan jalan. Berhenti dan bertiarap di tanah cara menghindarinya adalah dengan bertiarap sampai kabut menghilang.

Jika ada yang pendaki yang tersesat, tapi memiliki niat baik, pasti penunggu gunung Lawu yang berupa  burung Jalak Lawu berwarna kuning gading akan keluar dan menuntun pendaki untuk mencari jalan keluar yang benar.

Tak hanya itu saja, keanehan lainnya juga terasa di Gunung Lawu. Apabila terjadi sesuatu misalnya ada yang  meninggal di gunung tersebut, maka tanda - tanda aneh akan muncul, berupa kabut tebal di sekitar tempat mayat tersebut berada.

www.belantaraindonesia.org

Ada sebuah kisah unik, Tim SAR bermaksud untuk melakukan evakuasi korban meninggal di Gunung Lawu. Awalnya tim SAR belum mengetahui di mana posisi korban itu berasal. Dan kejadiannya di saat itulah muncul kabut misterius berkumpul di satu titik.

Saat terlihat adanya kabut, tim SAR langsung mengetahuinya kalau korban ada di daerah yang ditutupi kabut. Dan memang benar, di lokasi yang tertutup kabut itulah, korban ada di situ.

Selain itu ada larangan agar tidak mengenakan baju, celana, atau jaket berwarna hijau daun dan masih banyak pantangan yang lainnya.

Keanehan lainnya itu bagi orang yang pertama kali mendaki puncak Lawu pasti bingung, di mana puncak Lawu yang sesungguhnya. Puncak Lawu juga penuh mistis, karena letak puncak Lawu justru berada di tengah dan seolah ditutupi.

Bahkan jika kita membuka Google Map di Lawu sebelah barat tertutup cahaya warna kebiruan. Kalau tidak percaya, silakan buka Google Map untuk mengetahui di mana Lawu berada. Walauhualam....
Read More
No comments

Mendaki Atapnya Yogyakarta

Mendaki Atapnya Yogyakarta - Gunung Merapi yang berada dalam satu garis lurus dengan Keraton Yogyakarta dan Laut Selatan memiliki peranan penting dalam masyarakat Yogyakarta khususnya dan Jawa pada umumnya. Hal ini diyakini sebagai sebuah trinitas kosmologi yang memiliki hubungan erat satu sama lain. Merapi sebagai api, Laut Selatan perlambang air, sementara Keraton adalah penyeimbangnya.

www.belantaraindonesia.org

Pendakian ke puncak Merapi saat itu kami lalui lewat rute pendakian jalur sisi Utara, yaitu via Dusun Plalangan, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Plalangan adalah dusun terakhir bila kita akan melakukan pendakian melalui jalur Selo.

Untuk mencapai Base camp Barameru kediaman pak Min, kita harus berjalan kaki melewati jalan aspal menanjak karena tak ada angkutan umum yang lewat kampung ini. Bila ingin lebih mudah kita bisa menggunakan kendaraan sendiri atau menyewa.

Sebenarnya masih ada jalur lain seperti jalur Deles ataupun Babadan. Namun, rutenya relatif lebih sulit sehingga jalur Selo menjadi favorit para pendaki hingga kini. Sementara itu, jalur Selatan via Dusun Kaliadem sudah tidak bisa dilalui pasca erupsi besar tahun 2010 silam.

www.belantaraindonesia.org

Di Base camp Barameru kita bisa beristirahat dan bermalam, tak ada tarif baku, sepantasnya saja. Pendakian kali ini di temani Pemandu dari Belantara Indonesia. Bila ada pendaki yang memerlukan bantuan, pemandu tersebut bisa menjadi porter atau juga guide.

Tarif untuk porter berkisar Rp 130.000 sementara untuk guide Rp 350.000. Siapkan air secukupnya karena kita tak akan menemui mata air selama perjalanan hingga ke puncak. Jangan lupa membawa jaket bila tak ingin membeku disergap dingin udara gunung.

Lama perjalanan normal mendaki Merapi hingga puncak sekitar 5 - 6 jam. Empat hingga lima jam pertama dihabiskan melewati Base camp hingga pos 3 atau Pasar Bubrah, selanjutnya perjalanan selama sekitar satu jam dari Pasar Bubrah ke puncak.

www.belantaraindonesia.org

Perjalanan dimulai dengan tanjakan aspal hingga New Selo, selanjutnya berganti dengan jalan setapak melewati ladang tembakau dan kubis milik penduduk. Setelah berjalan selama kurang lebih 1 jam, gapura selamat datang akan menyambut.

Sekitar sejam perjalanan dari gapura melewati hutan pinus, kita akan sampai di Pos 1 Selokopo Bawah. Dari Pos 1 menuju Pos 2 Selokopo Atas memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan medan terjal yang menguras tenaga.

Rute Pos 2 ke Pos 3 atau Pasar Bubrah relatif lebih mudah meskipun tetap dipenuhi batu. Tak ada penerangan selama perjalanan, jadi pastikan headlamp dalam kondisi prima.

www.belantaraindonesia.org

Dalam gelap, bukan berarti tak ada pemandangan yang tak bisa dinikmati. Suasana damai begitu terasa; sayup - sayup terdengar bunyi gamelan yang digelar warga, mengiringi setiap langkah menapaki kerasnya batu sisa - sisa muntahan kawah.

Angin pun tak mau ketinggalan dalam pertunjukan, disapanya pohon - pohon agar ikut bersuara, semakin menambah hawa magis Merapi. Saat berhenti sejenak untuk melepas lelah, terlihat di bawah ribuan lampu bagaikan kerajaan kunang - kunang. Cobalah menengadah ke atas, jutaan bintang memenuhi langit kelam, seperti taburan serbuk peri yang berkilauan.

Sebelum sampai di Pasar Bubrah kami berniat mendirikan tenda untuk istirahat sejenak. Dari tempat menggelar tenda ini, pemandangan rupawan yang telah kami cicipi tadi bisa lebih puas dinikmati. Seolah berada di dunia lain ketika di bawah kaki terlihat ribuan lampu kota, sedangkan mendongak ke atas para penghuni galaksi Bima Sakti tampak jelas.

www.belantaraindonesia.org

Saat mentari datang esok paginya, semua berubah. Gemerlap bintang digantikan cahaya keemasan muncul dari balik Gunung Lawu di sisi Timur, membuat tanah yang kami pijak bak permadani bersulam benang emas dari Persia. Gunung Merbabu dengan tenang duduk di sisi Utara, sementara tiga bersaudara Gunung SlametSumbing dan Sindoro masih sedikit tertutup kabut di sebelah Barat bagaikan komplek piramida Giza di Mesir.

Menikmati suasana Merapi seperti ini seolah mempertanyakan keganasannya yang legendaris, sejenak lupa bahwa gunung ini pernah menelan ribuan nyawa, mengubur peradaban, mengusir Kerajaan Mataram Kuno hingga ke Timur Pulau Jawa.

Bergegas setalah cukup istirahat dan menikmati alam di lereng Merapi, kami segera menuju Pasar Bubrah. Berada di Pasar Bubrah yang 8000 tahun silam adalah kawah Merapi. Rute penuh pasir dan batu menjadi pilihan satu - satunya, tak ada jalan lain.

www.belantaraindonesia.org

Pasir dan kerikil tak cukup kuat menahan pijakan, menarik kaki untuk terus - terusan merosot. Magma beku dari erupsi terakhir juga masih terlalu labil hingga harus ekstra hati - hati memilih batu yang tepat, memaksa kita harus merangkak untuk bisa maju selangkah demi selangkah.

Setelah sekitar 1 jam, bau belerang menghampiri hidung kami. Berdiri di bibir kawah dari gunung paling aktif di negeri ini tentu sebuah pengalaman tak terlupa, 2914 meter tingginya dari permukaan laut. Pemandangan dari sini tak kalah spektakuler, sehingga perjalanan penuh perjuangan serasa tak berbekas, hilang entah ditelan siapa. Kami sudah di Puncak Kandang Geni Gunung Merapi.

Puncak Merapi ini juga merupakan spot favorit para pendaki untuk menikmati sunrise. Hanya saja, tempat yang sempit dan curam menyulitkan para pemburu gambar untuk bisa berpindah - pindah mencari sudut terbaik, apalagi untuk meletakkan tripod.

www.belantaraindonesia.org

Sebelum siang datang, kami segera turun. Perjalanan pulang ke base camp memakan waktu sekitar 4 jam. Disinari cahaya Matahari, terlihat lahan penduduk di lereng gunung. Kawasan ini adalah daerah subur berkat abu vulkanik yang rutin dikeluarkan kawah Merapi.

Sesungguhnya Merapi tak pernah marah; dia hanya menyeimbangkan diri, membagi apa yang dimilikinya untuk alam di sekitarnya.
Mendaki Atapnya Yogyakarta - Gunung Merapi yang berada dalam satu garis lurus dengan Keraton Yogyakarta dan Laut Selatan memiliki peranan penting dalam masyarakat Yogyakarta khususnya dan Jawa pada umumnya. Hal ini diyakini sebagai sebuah trinitas kosmologi yang memiliki hubungan erat satu sama lain. Merapi sebagai api, Laut Selatan perlambang air, sementara Keraton adalah penyeimbangnya.

www.belantaraindonesia.org

Pendakian ke puncak Merapi saat itu kami lalui lewat rute pendakian jalur sisi Utara, yaitu via Dusun Plalangan, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Plalangan adalah dusun terakhir bila kita akan melakukan pendakian melalui jalur Selo.

Untuk mencapai Base camp Barameru kediaman pak Min, kita harus berjalan kaki melewati jalan aspal menanjak karena tak ada angkutan umum yang lewat kampung ini. Bila ingin lebih mudah kita bisa menggunakan kendaraan sendiri atau menyewa.

Sebenarnya masih ada jalur lain seperti jalur Deles ataupun Babadan. Namun, rutenya relatif lebih sulit sehingga jalur Selo menjadi favorit para pendaki hingga kini. Sementara itu, jalur Selatan via Dusun Kaliadem sudah tidak bisa dilalui pasca erupsi besar tahun 2010 silam.

www.belantaraindonesia.org

Di Base camp Barameru kita bisa beristirahat dan bermalam, tak ada tarif baku, sepantasnya saja. Pendakian kali ini di temani Pemandu dari Belantara Indonesia. Bila ada pendaki yang memerlukan bantuan, pemandu tersebut bisa menjadi porter atau juga guide.

Tarif untuk porter berkisar Rp 130.000 sementara untuk guide Rp 350.000. Siapkan air secukupnya karena kita tak akan menemui mata air selama perjalanan hingga ke puncak. Jangan lupa membawa jaket bila tak ingin membeku disergap dingin udara gunung.

Lama perjalanan normal mendaki Merapi hingga puncak sekitar 5 - 6 jam. Empat hingga lima jam pertama dihabiskan melewati Base camp hingga pos 3 atau Pasar Bubrah, selanjutnya perjalanan selama sekitar satu jam dari Pasar Bubrah ke puncak.

www.belantaraindonesia.org

Perjalanan dimulai dengan tanjakan aspal hingga New Selo, selanjutnya berganti dengan jalan setapak melewati ladang tembakau dan kubis milik penduduk. Setelah berjalan selama kurang lebih 1 jam, gapura selamat datang akan menyambut.

Sekitar sejam perjalanan dari gapura melewati hutan pinus, kita akan sampai di Pos 1 Selokopo Bawah. Dari Pos 1 menuju Pos 2 Selokopo Atas memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan medan terjal yang menguras tenaga.

Rute Pos 2 ke Pos 3 atau Pasar Bubrah relatif lebih mudah meskipun tetap dipenuhi batu. Tak ada penerangan selama perjalanan, jadi pastikan headlamp dalam kondisi prima.

www.belantaraindonesia.org

Dalam gelap, bukan berarti tak ada pemandangan yang tak bisa dinikmati. Suasana damai begitu terasa; sayup - sayup terdengar bunyi gamelan yang digelar warga, mengiringi setiap langkah menapaki kerasnya batu sisa - sisa muntahan kawah.

Angin pun tak mau ketinggalan dalam pertunjukan, disapanya pohon - pohon agar ikut bersuara, semakin menambah hawa magis Merapi. Saat berhenti sejenak untuk melepas lelah, terlihat di bawah ribuan lampu bagaikan kerajaan kunang - kunang. Cobalah menengadah ke atas, jutaan bintang memenuhi langit kelam, seperti taburan serbuk peri yang berkilauan.

Sebelum sampai di Pasar Bubrah kami berniat mendirikan tenda untuk istirahat sejenak. Dari tempat menggelar tenda ini, pemandangan rupawan yang telah kami cicipi tadi bisa lebih puas dinikmati. Seolah berada di dunia lain ketika di bawah kaki terlihat ribuan lampu kota, sedangkan mendongak ke atas para penghuni galaksi Bima Sakti tampak jelas.

www.belantaraindonesia.org

Saat mentari datang esok paginya, semua berubah. Gemerlap bintang digantikan cahaya keemasan muncul dari balik Gunung Lawu di sisi Timur, membuat tanah yang kami pijak bak permadani bersulam benang emas dari Persia. Gunung Merbabu dengan tenang duduk di sisi Utara, sementara tiga bersaudara Gunung SlametSumbing dan Sindoro masih sedikit tertutup kabut di sebelah Barat bagaikan komplek piramida Giza di Mesir.

Menikmati suasana Merapi seperti ini seolah mempertanyakan keganasannya yang legendaris, sejenak lupa bahwa gunung ini pernah menelan ribuan nyawa, mengubur peradaban, mengusir Kerajaan Mataram Kuno hingga ke Timur Pulau Jawa.

Bergegas setalah cukup istirahat dan menikmati alam di lereng Merapi, kami segera menuju Pasar Bubrah. Berada di Pasar Bubrah yang 8000 tahun silam adalah kawah Merapi. Rute penuh pasir dan batu menjadi pilihan satu - satunya, tak ada jalan lain.

www.belantaraindonesia.org

Pasir dan kerikil tak cukup kuat menahan pijakan, menarik kaki untuk terus - terusan merosot. Magma beku dari erupsi terakhir juga masih terlalu labil hingga harus ekstra hati - hati memilih batu yang tepat, memaksa kita harus merangkak untuk bisa maju selangkah demi selangkah.

Setelah sekitar 1 jam, bau belerang menghampiri hidung kami. Berdiri di bibir kawah dari gunung paling aktif di negeri ini tentu sebuah pengalaman tak terlupa, 2914 meter tingginya dari permukaan laut. Pemandangan dari sini tak kalah spektakuler, sehingga perjalanan penuh perjuangan serasa tak berbekas, hilang entah ditelan siapa. Kami sudah di Puncak Kandang Geni Gunung Merapi.

Puncak Merapi ini juga merupakan spot favorit para pendaki untuk menikmati sunrise. Hanya saja, tempat yang sempit dan curam menyulitkan para pemburu gambar untuk bisa berpindah - pindah mencari sudut terbaik, apalagi untuk meletakkan tripod.

www.belantaraindonesia.org

Sebelum siang datang, kami segera turun. Perjalanan pulang ke base camp memakan waktu sekitar 4 jam. Disinari cahaya Matahari, terlihat lahan penduduk di lereng gunung. Kawasan ini adalah daerah subur berkat abu vulkanik yang rutin dikeluarkan kawah Merapi.

Sesungguhnya Merapi tak pernah marah; dia hanya menyeimbangkan diri, membagi apa yang dimilikinya untuk alam di sekitarnya.
Read More
2 comments

Sukseskan Pendakianmu

Sukseskan Pendakianmu dan jangan sia - siakan waktu yang telah Anda berikan untuk alam. Untuk itu, ada beberapa tips agar pendakian gunung akan sukses, selamat hingga pulang kembali. Salah satu cara agar sukses dalam mendaki gunung adalah perencanaan yang matang tentang rute pendakian. Karena rute pendakian di gunung berbeda dengan hanya jalan- jalan semata.

www.belantaraindonesia.org

Siapkan fisik Dan Mental
Rata - rata pendaki bisa berjalan kira - kira 8 -16 Km per harinya dengan membawa ransel yang penuh. Itu butuh ketahanan fisik dan mental yang kuat. Bila Anda belum pernah melakukan kegiatan ini sebelumnya, ada baiknya untuk mempersiapkan fisik dan mental minimum satu minggu sebelum pendakian.

Medan
Medan dan kondisi dari jalan setapak akan mempengaruhi fisik seorang pendaki. Tambahkan atau lebihkan perencanaan waktu pendakian. Jangan dibuat waktu yang pas - pasan.

Jangan Memaksa 
Hari pertama di alam bebas merupakan hari penyesuaian diri dengan ransel, sepatu, dan gerakan fisik. Jika sudah lama tidak melakukan pendakian, sebaiknya melakukan latihan fisik sebelumnya. Anda diharuskan untuk beristirahat sekitar 5 sampai 10 menit setelah menempuh 1,5 sampai 2 jam pendakian. Hal ini penting untuk dilakukan bila ingin tetap selamat sampai ke puncak gunung.

Istirahat
Pada gunung yang memiliki jalur pendakian yang cukup panjang, ada baiknya menambahkan satu hari untuk bersantai agar tubuh tidak terlalu letih. Contohnya, jika mendaki Gunung Rinjani atau Semeru, ada baiknya menyisakan satu hari penuh untuk bersantai di Danau Segara Anak atau Danau Ranu Kumbolo.

Sadar Diri
Hindari membuat rencana pendakian melebihi kemampuan fisik dan pengetahuan tentang pendakian gunung yang dimiliki agar target pendakian bisa tercapai.

Alternatif
Pada saat merencanakan pendakian, ada baiknya juga menambah rute cadangan sebagai alternatif jika jalur utama tidak bisa digunakan karena suatu hal.

Buang Rasa Ego
Gunung - gunung di Indonesia memiliki mitos - mitos tersendiri yang harus dicermati. Jadi, jika pemandu jalan melarang kita untuk tidak buang air kecil dan buang sampah sembarangan maka ikutilah perintahnya.

Maka dari itu, rencanakanlah setiap perjalanan Anda dengan matang. Hal tersebut dapat mengurangi resiko serta membuat perjalanan Anda mengesankan.
Sukseskan Pendakianmu dan jangan sia - siakan waktu yang telah Anda berikan untuk alam. Untuk itu, ada beberapa tips agar pendakian gunung akan sukses, selamat hingga pulang kembali. Salah satu cara agar sukses dalam mendaki gunung adalah perencanaan yang matang tentang rute pendakian. Karena rute pendakian di gunung berbeda dengan hanya jalan- jalan semata.

www.belantaraindonesia.org

Siapkan fisik Dan Mental
Rata - rata pendaki bisa berjalan kira - kira 8 -16 Km per harinya dengan membawa ransel yang penuh. Itu butuh ketahanan fisik dan mental yang kuat. Bila Anda belum pernah melakukan kegiatan ini sebelumnya, ada baiknya untuk mempersiapkan fisik dan mental minimum satu minggu sebelum pendakian.

Medan
Medan dan kondisi dari jalan setapak akan mempengaruhi fisik seorang pendaki. Tambahkan atau lebihkan perencanaan waktu pendakian. Jangan dibuat waktu yang pas - pasan.

Jangan Memaksa 
Hari pertama di alam bebas merupakan hari penyesuaian diri dengan ransel, sepatu, dan gerakan fisik. Jika sudah lama tidak melakukan pendakian, sebaiknya melakukan latihan fisik sebelumnya. Anda diharuskan untuk beristirahat sekitar 5 sampai 10 menit setelah menempuh 1,5 sampai 2 jam pendakian. Hal ini penting untuk dilakukan bila ingin tetap selamat sampai ke puncak gunung.

Istirahat
Pada gunung yang memiliki jalur pendakian yang cukup panjang, ada baiknya menambahkan satu hari untuk bersantai agar tubuh tidak terlalu letih. Contohnya, jika mendaki Gunung Rinjani atau Semeru, ada baiknya menyisakan satu hari penuh untuk bersantai di Danau Segara Anak atau Danau Ranu Kumbolo.

Sadar Diri
Hindari membuat rencana pendakian melebihi kemampuan fisik dan pengetahuan tentang pendakian gunung yang dimiliki agar target pendakian bisa tercapai.

Alternatif
Pada saat merencanakan pendakian, ada baiknya juga menambah rute cadangan sebagai alternatif jika jalur utama tidak bisa digunakan karena suatu hal.

Buang Rasa Ego
Gunung - gunung di Indonesia memiliki mitos - mitos tersendiri yang harus dicermati. Jadi, jika pemandu jalan melarang kita untuk tidak buang air kecil dan buang sampah sembarangan maka ikutilah perintahnya.

Maka dari itu, rencanakanlah setiap perjalanan Anda dengan matang. Hal tersebut dapat mengurangi resiko serta membuat perjalanan Anda mengesankan.
Read More
5 comments

Mengapa Gagal Mendaki Gunung?

Mengapa Gagal Mendaki Gunung? Pertanyaan yang sering kita dengar atau justru kita ungkapkan. Tentu hal itu bisa terjadi pada siapapun, pada pendaki dimanapun. Pada intinya, ada dua faktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya sebuah pendakian gunung. Apa sajakah itu?

www.belantaraindonesia.org
Property Fitri
1. Faktor Intern
Seperti kondisi fisik, pengetahuan dan persiapan. Bila pendaki tidak mempersiapkan pendakian, maka dia hanya memperbesar bahaya subyektif ( subjective danger ). Misalnya, bahaya kedinginan karena pendaki tidak membawa jaket tebal atau tenda untuk melawan dinginnya udara dan kencangnya angin.

2. Faktor Ekstern
Cuaca, kondisi alam, gas beracun yang dikandung gunung dan sebagainya yang merupakan sifat dan bagian alam. Karena itu, bahaya yang mungkin timbul seperti angin badai, pohon tumbang, letusan gunung atau meruapnya gas beracun dikategorikan sebagai bahaya objektif ( objective danger ). Seringkali faktor itu berubah dengan cepat di luar dugaan manusia.

Tidak lagi bisa ditawar, mendaki gunung adalah kegiatan fisik berat. Karena itu, kebugaran fisik adalah hal mutlak. Untuk berjalan dan menarik badan dari rintangan dahan atau batu, otot tungkai dan tangan harus kuat. Untuk menahan beban ransel, otot bahu harus kuat.

Daya tahan ( endurance ) amat diperlukan karena dibutuhkan perjalanan berjam - jam hingga hitungan hari untuk bisa tiba di puncak. Bila tidak biasa berolahraga, calon pendaki sebaiknya melakukan jogging dua atau tiga kali seminggu, dilakukan dua hingga tiga minggu sebelum pendakian. Mulailah jogging tanpa memaksa diri, misalnya cukup 30 menit dengan lari - lari santai.

Tingkatkan waktu dan kecepatan jogging secara bertahap pada kesempatan berikutnya. Bila kegiatan itu terasa membosankan, dapat diselingi dengan berenang.

Dua olahraga itu sangat bermanfaat meningkatkan endurance dan kapasitas maksimum paru - paru menyedot oksigen ( Volume O2 maximum / VO2 max ). Latihan push up, sit up, pull up sebaiknya juga dilakukan untuk memperkuat otot - otot.

Mendaki gunung yang baik dengan melangkah perlahan dalam langkah - langkah kecil dan dalam irama tetap. Dengan berjalan seperti itu, pendaki dapat mengatur napas, dan menggunakan tenaga se - efisien mungkin. 
Mengapa Gagal Mendaki Gunung? Pertanyaan yang sering kita dengar atau justru kita ungkapkan. Tentu hal itu bisa terjadi pada siapapun, pada pendaki dimanapun. Pada intinya, ada dua faktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya sebuah pendakian gunung. Apa sajakah itu?

www.belantaraindonesia.org
Property Fitri
1. Faktor Intern
Seperti kondisi fisik, pengetahuan dan persiapan. Bila pendaki tidak mempersiapkan pendakian, maka dia hanya memperbesar bahaya subyektif ( subjective danger ). Misalnya, bahaya kedinginan karena pendaki tidak membawa jaket tebal atau tenda untuk melawan dinginnya udara dan kencangnya angin.

2. Faktor Ekstern
Cuaca, kondisi alam, gas beracun yang dikandung gunung dan sebagainya yang merupakan sifat dan bagian alam. Karena itu, bahaya yang mungkin timbul seperti angin badai, pohon tumbang, letusan gunung atau meruapnya gas beracun dikategorikan sebagai bahaya objektif ( objective danger ). Seringkali faktor itu berubah dengan cepat di luar dugaan manusia.

Tidak lagi bisa ditawar, mendaki gunung adalah kegiatan fisik berat. Karena itu, kebugaran fisik adalah hal mutlak. Untuk berjalan dan menarik badan dari rintangan dahan atau batu, otot tungkai dan tangan harus kuat. Untuk menahan beban ransel, otot bahu harus kuat.

Daya tahan ( endurance ) amat diperlukan karena dibutuhkan perjalanan berjam - jam hingga hitungan hari untuk bisa tiba di puncak. Bila tidak biasa berolahraga, calon pendaki sebaiknya melakukan jogging dua atau tiga kali seminggu, dilakukan dua hingga tiga minggu sebelum pendakian. Mulailah jogging tanpa memaksa diri, misalnya cukup 30 menit dengan lari - lari santai.

Tingkatkan waktu dan kecepatan jogging secara bertahap pada kesempatan berikutnya. Bila kegiatan itu terasa membosankan, dapat diselingi dengan berenang.

Dua olahraga itu sangat bermanfaat meningkatkan endurance dan kapasitas maksimum paru - paru menyedot oksigen ( Volume O2 maximum / VO2 max ). Latihan push up, sit up, pull up sebaiknya juga dilakukan untuk memperkuat otot - otot.

Mendaki gunung yang baik dengan melangkah perlahan dalam langkah - langkah kecil dan dalam irama tetap. Dengan berjalan seperti itu, pendaki dapat mengatur napas, dan menggunakan tenaga se - efisien mungkin. 
Read More
7 comments